Penyelenggaraan Pelayanan Yang Benar (MP3)
Hal utama yang harus kita terima dan yakini segenap hati yaitu Tuhan adalah pribadi yang memiliki pikiran, perasaan dan kehendak. Kita harus memahami bahwa Allah memiliki kehendak yang harus dilakukan setiap saat dan dalam segala hal. Selain itu, Allah juga memiliki rencana. Rencana itu bisa meliputi dua area. Pertama rencana Allah secara umum, yaitu rencana Allah sejak semula membangun Kerajaan dan keluarga Allah. Setiap anak Allah harus terlibat di dalam rencana besar Allah ini. Kedua, rencana Allah secara khusus, yaitu rencana atas setiap individu anak Allah yang sangat spesifik. Dalam hal ini setiap orang percaya menanggung rencana Allah yang khusus dan istimewa bagi dirinya sendiri. Masing-masing orang memiliki rencana khusus yang tidak sama dengan orang lain. Tidak ada orang yang memiliki rencana yang sama dari Allah.
Terkait dengan kehidupan orang percaya sebagai anak-anak Bapa yang dipanggil untuk menghadirkan Kerajaan Allah dan mewujudkan kehendak-Nya dalam hidup ini, Tuhan sangat reaktif dan responsif terhadap segala sesuatu yang kita lakukan. Segala sesuatu yang kita lakukan artinya semua yang kita pikirkan, ucapkan dan lakukan. Reaksi dan respon Tuhan terhadap kehidupan umat pilihan berbeda dengan kehidupan mereka yang bukan umat pilihan. Hal ini disebabkan oleh dua faktor: Pertama, karena kita anak-anak Allah, kedua karena kita harus menghadirkan Kerajaan Allah dan mewujudkan kehendak-Nya. Di dalam kehendak-Nya, juga terdapat rencana-rencana Allah yang harus dilakukan, dalam hal ini kehidupan orang percaya. Hal ini tidaklah diatur oleh hukum-hukum yang tertulis seperti agama pada umumnya. Tetapi diatur oleh kehendak Allah melalui
Roh-Nya.
Memperlakukan Allah sebagai Pribadi yang hidup dan berperasaan sekilas kelihatannya sederhana, tetapi sebenarnya sangat kompleks, sebab orang percaya tidak boleh memiliki area atau wilayah sendiri. Semua wilayah adalah wilayah di mana umat pilihan Allah berurusan dengan Allah. Roma 8:28 mengindikasikan hal ini dengan sangat jelas, bahwa Allah berurusan dengan orang percaya secara pribadi dalam segala hal.
Kenyataan yang tidak bisa dibantah adalah bahwa Tuhan tidak kelihatan, sering seperti tidak ada, seakan-akan Ia ada di tempat yang tidak dapat disentuh dan dijangkau. Mengapa banyak orang tidak menangkap reaksi dan respon Tuhan atas segala sesuatu yang kita lakukan? Karena tidak memiliki kepekaan menangkapnya. Hal ini disebabkan ketertarikan seseorang dengan sesuatu atau seseorang lebih besar dari ketertarikan terhadap Tuhan dan Kerajaan-Nya. Untuk bisa menangkap kehadiran Allah secara maksimal seseorang harus hanya memiliki satu dunia. Dunia itu adalah Tuhan saja atau tidak usah sama sekali. Tuhan absolut, kita tidak dapat mengabdi kepada dua tuan.
Sesungguhnya, mengakui bahwa Tuhan itu ada dan hidup serta memperlakukan Dia sebagai Pribadi yang hidup, yang berperasaan, reaktif dan responsif bukan sesuatu yang mudah. Pada kenyataannya banyak orang yang tidak memperlakukan Dia secara benar. Banyak orang menggerakkan hidupnya, dari apa yang dipikirkan, diucapkan dan dilakukan seakan-akan Tuhan tidak ada. Hal ini disebabkan seseorang tidak mengerti maksud mendahulukan Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya.
Banyak orang-orang Kristen yang aktif bergereja, aktivis bahkan pendeta, menganggap Tuhan hanya sekadar wacana percakapan, tetapi tidak menjadi Pribadi yang hidup dan yang mencengkeram hidupnya. Tanpa disadari Tuhan sering dianggap seperti sebuah sistim yang hanya dipercakapkan, tetapi tidak dihadapi dan diperlakukan secara riil. Kalau orang beragama, sistim yang dimaksud adalah hukum-hukum-Nya. Bagi mereka yang penting sudah melakukan hukum-hukum Tuhan. Di luar melakukan hukum-hukum-Nya, maka mereka tidak berurusan dengan Tuhan lagi. Berbeda dengan orang percaya yang harus berurusan dengan Tuhan dalam segala hal. Jika tidak demikian, berarti memperlakukan Tuhan secara tidak pantas. Ini juga berarti, tidak memperlakukan Tuhan sebagai Pribadi yang hidup karena tidak membiasakan diri setiap hari. Sebagai akibatnya mereka tidak mampu memperlakukan Tuhan secara benar. Jika hal ini terjadi berlarut-larut, maka seseorang tidak akan pernah bisa memperlakukan Tuhan secara benar. Orang seperti ini hanya bisa melayani diri sendiri, artinya mencari kepuasan bagi diri sendiri. Ia tidak berusaha untuk dengan sungguh-sungguh menyenangkan perasaan Tuhan.
Sumber Truth
Baca Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label Pengajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengajaran. Tampilkan semua postingan
Selasa, 02 Mei 2017
Jumat, 17 Oktober 2014
PENGUDUSAN HIDUP
Roh Kudus yg ditaruh-Nya dalam diri kita sudah pasti setiap hari akan mendesak, menegor dan memberi kemampuan kita untuk hidup kudus sesuai standar kekudusan Sang Anak. Namun kalo kita sering tidak menggubris Roh Kudus maka lama-lama Beliau akan berduka dan akhirnya padam atau undur. Kalo diterusin bisa-bisa kita binasa dehh...
Alkitab menakdirkan kita bukan hanya supaya disebut dengan predikat kudus (pengudusan secara kedudukan) melainkan benar-benar menjadi kudus dalam realita seluruh aspek hidup kita (pengudusan melalui proses). Melakukan langkah pertama tanpa sungguh-sungguh melakukan langkah kedua sama saja dengan menghina dan menolak Roh Kudus.
1. Pengudusan dalam seluruh aspek-realita hidup merupakan tujuan mengapa Roh tersebut ditaruh Bapa di dalam hidup kita :
Rom_6:19 Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.
2. Kalau kita tidak bertekun di dalam pengejaran akan kekudusan maka tidak mungkin kita sampai kepada hidup kekal :
Rom_6:22 Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.
3. Pengudusan dalam area percabulan, yaitu supaya jangankan melakukan beneran, hanya berpikir untuk melakukan pun sudah mendukakan Roh Kudus !
1Th 4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
4. Kekudusan bukan sesuatu yg statis namun harus progresif sampai....sampai mencapai kesempurnaan sebagaimana teladan kehidupan kekudusan Kristus :
2Co_7:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.
5. Kekudusan adalah suatu target yang hanya dapat dicapai jika kita MAU DIHAJAR oleh Roh-Nya :
Heb_12:10 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.
6. Kekudusan adalah sesuatu yang harus dikejar sampai kita mati atau sampai gambar dan rupa Sang Anak terlihat jelas :
Heb_12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
7. Orang yang mau bertekun dihajar Roh Kudus dan Firman Allah supaya makin kudus dan berkenan akan menjadi orang-orang paling berbahagia di dunia dan akhirat karena akan diperkenankan melihat, menemukan, memahami dan bersahabat dengan Allah dalam dimensi rohani yang tak terbatas :
Mat 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
8. Bahkan Sang Anak sendiri harus membuktikan kesalehan dan kekudusan hidupNya agar semakin berkenan kepada Bapa-Nya dan agar doa dan ratap tangis-Nya di dengar oleh Bapa :
Heb_5:7 Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.
Kalau kita tidak mau meneladani dan mengikuti jejak kehidupan Sang Anak sudah pasti secara langsung atau tidak langsung kita sudah mengikuti Iblis.
Baca Selengkapnya...
Kamis, 16 Oktober 2014
YANG KACUNG SIAPA COBA: KITA ATAU TUHAN ?
Ada seorang majikan yang kaya mencari pembantu rumah tangga di pelosok desa. Akhirnya ia mendapatkannya dengan membayar sejumlah uang kompensasi kepada keluarga besarnya yang lumayan besar dengan maksud agar setelah bekerja pembantu tersebut sanggup melakukan semua yang majikan kehendaki. Tiba saatnya pembantu tersebut mulai bekerja namun belum mulai bekerja ternyata ia malah menuntut haknya sedemikian rupa terhadap majikannya :
"Nyah...tolong bon dulu separo gaji buat beli perlengkapan kosmetik",
"Nyah...tolong kasur di tempat tidur saya diganti yang lebih besar...",
"Nyah...tolong makanan saya diganti ya karena tidak cocok dengan selera saya...",
"Nyah...tolong kamar tidur saya dipindah ya karena yang ini terlalu sempit..."
"Nyah...tolong ini....tolong itu...."
Kita mungkin menertawakan kelakuan PRT tersebut, namun sudah lupakah kita bahwa sering tanpa sadar itulah cerminan sikap kita terhadap Tuhan Yesus yang telah menebus dan membeli hidup kita lunas dari hukum dosa dan hukum maut. Ia menebus dengan maksud supaya kita bisa dimiliki oleh-Nya sepenuhnya agar bisa diubah sesuai kehendak-Nya.
Jangankan melakukan kehendak Yang Menebus hidup kita, jika mengerti kehendak-Nya saja tidak. Jangankan mengerti, jika membaca dan menggali Alkitab saja tidak serius dilakukan. Sikap kekurangajaran terhadap Tuhan sesungguhnya tidak bisa ditolerir. Apabila sekarang kita anggap zaman anugerah merupakan zaman dimana anugerah Tuhan melimpah-limpah sehingga kita asumsikan bahwa Tuhan terlihat seperti diam saja atau seolah-olah mentolerir semua tindakan manusia maka hal itu sebenarnya tidaklah demikian.
Zaman anugerah malahan mengerikan sebenarnya karena Tuhan akan sering terlihat seperti diam seribu bahasa. Orang berkelakuan moral bejat bisa tetap eksis dalam pelayanan, semuanya berjalan dengan baik tanpa seorang pun tahu, dan ybs tetap kelihatannya diberkati dan dipakai Tuhan secara luar biasa pula, bahkan dalam nubuat, mujizat dan mengusir roh-roh jahat. Hal ini sangat mengerikan. Sebab itu Tuhan Yesus baru berterus terang ketika Ia datang sebagai hakim yang adil (Mat 7:21-23). Meski demikian bukan berarti sekarang 100% Tuhan bungkam karena kalau kita mau kita bisa mengintip Rapor bayangan kita apakah merah atau tidak?
Dengan menggali dan mengerti firman Kebenaran kita diijinkan mengintip rapor kita. Tuhan mengijinkan meminjamkan kacamata-Nya untuk meneropong hidup kita. Masalahnya hal ini tidak bisa dilakukan sambil lalu atau sebagai suplemen hidup saja. Kekristenan bukan suplemen atau sampingan, melainkan harus menyita seluruh aspek hidup kita. Usaha untuk mengerti kebenaran harus menyita seluruh hidup kita, jika tidak, kita takkan pernah bisa mengintip rapor bayangan Tuhan atas hidup kita. Jangan salahkan Tuhan jika nanti kita berakhir di kegelapan yang paling gelap dimana hanya dapat digambarkan dengan ratapan dan kertak gigi.
2Pet 2:9 maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang-orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman,
Jadi yang penting adalah melakukan tanggung jawab kita untuk mengerti dan melakukan kehendak Sang Tuan Pemilik hidup kita. Bukan minta tolong ini dan tolong itu yang menjadi fokus hidup karena kalau minta tolong tanpa landasan pikiran yang benar malah berpotensi meledek dan melecehkan Sang Tuan karena tanpa sadar kita menyamakannya sebagai "tukang ini dan tukang itu", tukang menolong atau tukang menjaga...atau kita sejajarkan Tuhan atau perlakukan Tuhan dengan mekanisme seperti orang berurusan dengan dukun.
Tidak usah diminta pun Tuhan akan menolong dan menjaga hidup kita, bahkan lebih dari yang kita minta dan pikirkan, asalkan hidup kita berkenan kepada Majikan kita. Jadi hal ini tidak perlu dipersoalkan. Yang benar-benar perlu dipersoalkan adalah : Apakah kita mengerti dan melakukan kehendak Majikan Agung kita? Itu saja.
Baca Selengkapnya...
Selasa, 14 Oktober 2014
PAKAIAN PESTA
Mat 22:1 Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:
Mat 22:2 "Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.
Mat 22:3 Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang.
Mat 22:4 Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.
Mat 22:5 Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya,
Mat 22:6 dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya.
Mat 22:7 Maka murkalah raja itu, lalu menyuruh pasukannya ke sana untuk membinasakan pembunuh-pembunuh itu dan membakar kota mereka.
Mat 22:8 Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.
Mat 22:9 Sebab itu pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan dan undanglah setiap orang yang kamu jumpai di sana ke perjamuan kawin itu.
Mat 22:10 Maka pergilah hamba-hamba itu dan mereka mengumpulkan semua orang yang dijumpainya di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perjamuan kawin itu dengan tamu.
Mat 22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
Mat 22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
Mat 22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
Mat 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
DALAM Perjanjian Baru Tuhan mengemukakan kisah mengenai seorang raja yang mengadakan pesta perjamuan (Mat. 22:1-14). Hal ini merupakan ilustrasi yang memuat pelajaran rohani yang sangat berharga. Raja tersebut mengundang tamu-tamu khususnya, tetapi tamu-tamu khususnya tidak menghargainya, bahkan membunuh dan menyiksa utusan-utusannya. Kemudian Raja tersebut memerintahkan hamba-hambanya mengundang siapa saja yang ditemui di jalan-jalan untuk datang ke pestanya.
Ketika Raja yang mengadakan pesta melihat ada tamu yang tidak memakai pakaian pesta, Raja itu mengusirnya dengan tegas. Orang yang tidak mengenakan pakaian pesta bukanlah termasuk orang-orang jahat yang membunuh dan menyiksa utusan-utusan Raja, tamu tersebut juga sudah menghargai undangan Raja dengan datang ke pesta itu. Tetapi ternyata untuk memenuhi undangan tersebut bersyarat.
Barangkali tamu yang tidak memakai pakaian pesta berpikir bahwa Raja itu sangat baik dan pemurah, lagi pula ia sudah memenuhi undangan, pasti dirinya diterima. Tetapi ternyata tidak. Ia salah duga, karena tidak mengerti “aturan mainnya”. Aturan mainnya bukan dibuat oleh si tamu tetapi yang mengundang. Berarti tamu tersebut tidak mengenal Raja yang sangat memperhatikan tata krama atau kesantunan. Karena kebodohan ini tamu tersebut ditolak.
Di akhir perumpamaan ini Tuhan Yesus tegas sekali menyatakan bahwa banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih (Mat. 22:14). Pemilihan ini bukan berdasarkan kedaulatan Sang Raja, tetapi berdasarkan aturan yang sudah ada, bahwa tamu yang hadir dalam pesta haruslah mengenakan pakaian pesta yang pantas. Untuk ini masing-masing tamu undangan harus mempersiapkan diri. Ternyata untuk bisa masuk ke dalam pesta diperlukan respon yang sungguh-sungguh dan kontinyu dari para tamu undangan, sampai mereka mendapatkan dan mengenakan baju pesta mereka sendiri.
Raja tersebut tidak menyediakan pakaian pesta untuk tamu undangannya. Kalau Raja itu menyediakan pakaian pesta untuk tamu undangannya betapa jahatnya dia, ia tidak menyediakan pakaian pesta untuk tamu-tamu tertentu lalu ia mengusir orang yang tidak diberi pakaian pesta. Tentu Tuhan tidak demikian. Masing-masing orang percaya yang mendapat panggilan untuk menghadiri “pesta Anak Domba Allah”, yaitu pertemuan dengan Tuhan di Kerajaan-Nya.
Setiap orang percaya harus mengusahakan kesucian hidup sebagai pakaian pesta di Kerajaan Sorga. Hal ini adalah sesuatu yang sangat mutlak yang harus diusahakan lebih dari mengusahakan segala sesuatu. Usaha ini harus dilakukan terus menerus tak kenal siang dan malam sampai seseorang menutup mata.
Apabila kita tidak mengenakan pakaian pesta, yaitu kesucian hidup atau komitmen serius untuk menjadi serupa dengan Yesus Kristus maka kita sudah pasti akan dibuang ke kegelapan paling dalam, dimana yang ada hanyalah ratap penyesalan dan kertak gigi.
Mat 22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
Hal ini paralel atau sejajar dengan kebenaran yang diungkapkan Tuhan Yesus di dalam Matius 7:21-23 :
Mat 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Mat 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Mat 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Kalau kita tidak merasa takut dan gentar dengan kebenaran yang dikumandangkan Tuhan Yesus ini, maka ada kemungkinan kita selama ini telah mendengar Injil yang tidak orisinil, yang hanya menyebabkan bertambahnya kebebalan dan ketulian rohani kita. Injil yang orisinil (utuh/asli) bukan saja memberi kita fasilitas-anugerah (Penebusan, Roh Kudus, Injil dan penggarapan Bapa), namun Injil yang orisinil pasti akan berdampak menarik, menyandra, menantang dan menawan kita untuk berkomitmen mengerjakan fasilitas-anugerah tersebut sampai tuntas, yaitu sampai gambar dan rupa Allah Anak menjadi nyata di dalam kita.
1Co 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri DITOLAK. (Paulus takut ditolak atau dianggap tidak berguna sehingga akhirnya dibuang / dicampakkan oleh Tuhan)
Php_2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa TAAT; karena itu TETAPLAH KERJAKAN keselamatanmu dengan TAKUT dan GENTAR, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir.
1Pe 1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu SAMA SEPERTI Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
1Pe 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
1Pe 1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu HIDUP DALAM KETAKUTAN selama kamu menumpang di dunia ini.
Tuhan memberkati !
Baca Selengkapnya...
Senin, 30 September 2013
Apakah Kerajaan Allah?
Milt Rodriguez, salah seorang rekan dari pelayanan The Rebuilders – Amerika Serikat menggambarkan Kerajaan Allah sebagai berikut:
"Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan AnakNya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa." Kol. 1:13, 14
The Power of the Filter (Kuasa dari filter/penyaring)
Kita semua memiliki pola pikir. Ini merupakan sistem atau cara berpikir kita dalam topik-topik tertentu. Tiap topik memiliki suatu set tersendiri dalam hal pemikiran dan “prinsip-prinsip” yang berhubungan dengan pola pikir tersebut. Sebagai contoh, bila Anda seorang perenang Olimpiade maka Anda akan memiliki sebuah “pikiran” yang tertuju pada suatu olahraga tertentu secara spesifik. Seorang atlit renang dlam benaknya akan senantiasa dipenuhi oleh kata-kata air, bagaimana meluncur dengan cepat melalui air, pakaian renang, tutup kepala, kacamata renang, teknik renang, dan sebagainya. Pemusatan pikiran ini akan menjadi sebuah filter dalam pikiran atlit renang tersebut. Hingga ketika ia melihat air maka pikirannya secara otomatis akan tertuju pada berenang, berlomba, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kejuaraan renang. Saat ia sampai di kolam renang secara otomatis pula ia “melihat” sebuah kejuaraan yang harus dilakoni di depan matanya.
Kita juga melakukan hal yang sama saat membaca firman Tuhan mengenai Kerajaan Tuhan. Orang Kristen memandang topik ini dari berbagai sudut pandangan. Seperti perenang tadi, dalam benak kita sudah ada alur tersendiri mengenai apa itu Kerajaan Tuhan sebagai suatu filter.
Beberapa orang akan berpendapat bahwa Kerajaan Tuhan berbicara mengenai kekuasaan politik dan bagaimana Tuhan Yesus dapat berkuasa melalui anak-anak Tuhan yang menguasai ranah politik suatu negeri. Saudara yang lain melihat Kerajaan Tuhan sebagai pemulihan karunia-karunia rohani seperti kesembuhan, mujizat, kelepasan dari roh jahat, membangkitkan orang mati dll. Ada pula yang memiliki sudut pandang melihat Kerajaan melalui filter penginjilan, kebangunan rohani dan pertumbuhan gereja. Bagi mereka perihal Kerajaan Tuhan berbicara mengenai keselamatan umat manusia melalui pengenalan akan berita Injil. Pandangan lain umpamanya ada pula yang melihat perspektif Kerajaan Tuhan dengan penggenapan dari nubuatan akhir zaman mengenai kedatangan Kristus untuk kedua kalinya. Dan masih banyak lagi pandangan lainnya mengenai Kerajaan Tuhan yang berkembang dalam gereja kita.
Satu Pemikiran Yang Sangat Kita Perlukan
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita, kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, Kol. 3:1 - 4
Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya; dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Kol. 3:9 - 11
Saudara dan saudariku, kita sangat memerlukan pembaharuan budi pekerti kita sebagai ciptaan yang baru. Pembaharuan pikiran ciptaan baru “di dalam Kristus”. Pola pikir Ciptaan Baru!
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 2 Kor. 5:17
Dalam pola pikir baru ini kita dapat melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang baru. Ini merupakan perspektif dari Allah sendiri. IA memandang dari perspektif “di dalam Kristus!” Bapa hanya melihat dari sudut ini saja. Kita dapat menyatakan ini sebagai pola pikir Allah. DIA melihat segala sesuatu dari “filter” Anak Yang IA kasihi.
"Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan," Kol. 2:9
Kita tahu bahwa Allah melakukan segala sesuatu di dalam dan melalui Kristus. Sayangnya, kita kita tidak berpikir dengan pola pikirNya tersebut. Sebab itu kita sangat perlu untuk memperbaharui pikiran kita dengan pola pikir Kristus sebagaimana yang dituliskan Rasul Paulus.
Memandang Kerajaan Tuhan Melalui Pikiran Baru
Kita perlu untuk memeriksa kembali pola pikir kita, apakah pemikiran kita mengenai definisi dan pengertian mengenai Kerajaan Tuhan itu benar atau tidak? Milt Rodriguez menyatakan bahwa selama bertahun-tahun ia hanya melihat Alkitab sebagai buku yang penuh prinsip dan topik rohani. Di dalam topik-topik ini memuat “prinsip-prinsip” yang perlu dipelajari oleh setiap orang percaya. Saya bukan saja diajarkan seperti itu, saya pun mengajarkan orang lain hal yang sama. Saya mengucap syukur terhadap Tuhan pada akhirnya saya menyadari Alkitab bukan mengenai topik dan prinsip tetapi buku mengenai Seorang Pribadi. Pribadi tersebut adalah Yesus Kristus, Putra Allah! Kita dapat melihat, Pribadi inilah pusat pemikiran dan tulisan dari Allah. Alkitab bukanlah buku yang sekedar membahas keselamatan, doa, kesembuhan, kebenaran, kekudusan, kasih, pelayanan, gereja, Kerajaan Tuhan dll. Semua ayat firman Tuhan hanya berbicara mengenai satu Pribadi dan menyatakan Pribadi ini saja. (Yohanes 5:39, 40; Lukas 24:27; Wahyu. 1:1; Wahyu 19:13).
Sekarang mari kita lihat “topik” mengenai Kerajaan Tuhan.
Misteri
" Jawab-Nya: "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan." Mrk 4:11
"Karena aku mau, supaya kamu tahu, betapa beratnya perjuangan yang kulakukan untuk kamu, dan untuk mereka yang di Laodikia dan untuk semuanya, yang belum mengenal aku pribadi, supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus." Kol. 2:1 - 2
Benih
"Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya." Mat 13:24
"Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus." Gal. 3:16
Pertama
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Mat 6:33
"Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. " Kol. 1:18
Harta
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. " Mat. 13:44
"Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. " 2 Kor. 4:7
Pernikahan
"Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.” Mat 22:2
"Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah anggota tubuh-Nya. " Ef. 5:28b - 30
Kebun Anggur
"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya." Mat 20:1
“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." Yohanes 15:5
Ini seharusnya kini menjadi definisi kita mengenai Kerajaan Tuhan. Kerajaan bukanlah sebuah topik pembahasan lainnya yang perlu kita taati. Kerajaan Tuhan adalah seorang Pribadi dan kita dipanggil untuk mengenal dan hidup sepenuhnya dengan Pribadi yang luar biasa ini.
"Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." Lukas 17:20, 21
Tuhan berbicara mengenai diriNya sendiri. IA ada dalam pola pikir mereka. Kerajaan ada diantara mereka sebab IA ada diantara mereka! IA ADALAH Kerajaan. Kerajaan Allah adalah tempat Allah merupakan yang terutama, Allah berkuasa dan Allah adalah segalanya. Tempat itu berada di dalam Pribadi Kristus.
Sangat menarik bahwa Paulus tidak banyak menggunakan istilah “Kerajaan” namun Tuhan Yesus secara konstan membicarakannya. Milt Rodriguez percaya bahwa alasan Tuhan Yesus menggunakan istilah “Kerajaan” sebab IA pada umumnya berbicara terhadap bangsa Yahudi, yang pada saat itu berpikir (memiliki filter dalam pikirannya) bahwa ketika Yesus berbicara mengenai kerajaan maka yang akan dipulihkan adalah kekuasaan Israel secara politik. Tuhan Yesus ingin menekankan pada mereka bahwa yang DIA maksudkan dengan Kerajaan Tuhan adalah DIRINYA. Bila kita tilik Paulus berbicara pada bangsa non Yahudi, ia lebih sering menggunakan frase “di dalam Kristus”. Ia menggunakan frase tersebut lebih dari duaratus kali dalam surat-suratnya. Baik Tuhan Yesus maupun Paulus berbicara mengenai sebuah “lokasi”, Lokasi tersebut merupakan Pribadi Yang Mulia.
Warisan
Dalam Perjanjian Lama kerajaan dan tanah Kanaan merupakan sinonim. Tentu kita semua tahu bahwa kerajaan Israel dan tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian hanyalah bayangan dari janji yang sebenarnya. Janji sebenarnya adalah Yesus Kristus. Paulus menggunakan gambaran tanah Kanaan sebagai penggambaran betapa kaya dan dalamnya kekayaan di dalam Kristus. (Kis 20:32; Kol. 1:12).
"dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. " Kol. 1:12 - 14
Kita dapat melihat disini bagaimana Paulus menyatukan gambaran dari tanah Kanaan (Yos 14:1) dan Kerajaan AnakNya Yang Kekasih. Kerajaan ini, warisan ini, tanah perjanjian ini tidak lain tidak bukan adalah Tuhan Yesus Kristus yang menjadi bagian setiap orang kudus!
Sumber : simplechurch Baca Selengkapnya...
"Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan AnakNya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa." Kol. 1:13, 14
The Power of the Filter (Kuasa dari filter/penyaring)
Kita semua memiliki pola pikir. Ini merupakan sistem atau cara berpikir kita dalam topik-topik tertentu. Tiap topik memiliki suatu set tersendiri dalam hal pemikiran dan “prinsip-prinsip” yang berhubungan dengan pola pikir tersebut. Sebagai contoh, bila Anda seorang perenang Olimpiade maka Anda akan memiliki sebuah “pikiran” yang tertuju pada suatu olahraga tertentu secara spesifik. Seorang atlit renang dlam benaknya akan senantiasa dipenuhi oleh kata-kata air, bagaimana meluncur dengan cepat melalui air, pakaian renang, tutup kepala, kacamata renang, teknik renang, dan sebagainya. Pemusatan pikiran ini akan menjadi sebuah filter dalam pikiran atlit renang tersebut. Hingga ketika ia melihat air maka pikirannya secara otomatis akan tertuju pada berenang, berlomba, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kejuaraan renang. Saat ia sampai di kolam renang secara otomatis pula ia “melihat” sebuah kejuaraan yang harus dilakoni di depan matanya.
Kita juga melakukan hal yang sama saat membaca firman Tuhan mengenai Kerajaan Tuhan. Orang Kristen memandang topik ini dari berbagai sudut pandangan. Seperti perenang tadi, dalam benak kita sudah ada alur tersendiri mengenai apa itu Kerajaan Tuhan sebagai suatu filter.
Beberapa orang akan berpendapat bahwa Kerajaan Tuhan berbicara mengenai kekuasaan politik dan bagaimana Tuhan Yesus dapat berkuasa melalui anak-anak Tuhan yang menguasai ranah politik suatu negeri. Saudara yang lain melihat Kerajaan Tuhan sebagai pemulihan karunia-karunia rohani seperti kesembuhan, mujizat, kelepasan dari roh jahat, membangkitkan orang mati dll. Ada pula yang memiliki sudut pandang melihat Kerajaan melalui filter penginjilan, kebangunan rohani dan pertumbuhan gereja. Bagi mereka perihal Kerajaan Tuhan berbicara mengenai keselamatan umat manusia melalui pengenalan akan berita Injil. Pandangan lain umpamanya ada pula yang melihat perspektif Kerajaan Tuhan dengan penggenapan dari nubuatan akhir zaman mengenai kedatangan Kristus untuk kedua kalinya. Dan masih banyak lagi pandangan lainnya mengenai Kerajaan Tuhan yang berkembang dalam gereja kita.
Satu Pemikiran Yang Sangat Kita Perlukan
Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita, kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, Kol. 3:1 - 4
Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya; dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Kol. 3:9 - 11
Saudara dan saudariku, kita sangat memerlukan pembaharuan budi pekerti kita sebagai ciptaan yang baru. Pembaharuan pikiran ciptaan baru “di dalam Kristus”. Pola pikir Ciptaan Baru!
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. 2 Kor. 5:17
Dalam pola pikir baru ini kita dapat melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang baru. Ini merupakan perspektif dari Allah sendiri. IA memandang dari perspektif “di dalam Kristus!” Bapa hanya melihat dari sudut ini saja. Kita dapat menyatakan ini sebagai pola pikir Allah. DIA melihat segala sesuatu dari “filter” Anak Yang IA kasihi.
"Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan," Kol. 2:9
Kita tahu bahwa Allah melakukan segala sesuatu di dalam dan melalui Kristus. Sayangnya, kita kita tidak berpikir dengan pola pikirNya tersebut. Sebab itu kita sangat perlu untuk memperbaharui pikiran kita dengan pola pikir Kristus sebagaimana yang dituliskan Rasul Paulus.
Memandang Kerajaan Tuhan Melalui Pikiran Baru
Kita perlu untuk memeriksa kembali pola pikir kita, apakah pemikiran kita mengenai definisi dan pengertian mengenai Kerajaan Tuhan itu benar atau tidak? Milt Rodriguez menyatakan bahwa selama bertahun-tahun ia hanya melihat Alkitab sebagai buku yang penuh prinsip dan topik rohani. Di dalam topik-topik ini memuat “prinsip-prinsip” yang perlu dipelajari oleh setiap orang percaya. Saya bukan saja diajarkan seperti itu, saya pun mengajarkan orang lain hal yang sama. Saya mengucap syukur terhadap Tuhan pada akhirnya saya menyadari Alkitab bukan mengenai topik dan prinsip tetapi buku mengenai Seorang Pribadi. Pribadi tersebut adalah Yesus Kristus, Putra Allah! Kita dapat melihat, Pribadi inilah pusat pemikiran dan tulisan dari Allah. Alkitab bukanlah buku yang sekedar membahas keselamatan, doa, kesembuhan, kebenaran, kekudusan, kasih, pelayanan, gereja, Kerajaan Tuhan dll. Semua ayat firman Tuhan hanya berbicara mengenai satu Pribadi dan menyatakan Pribadi ini saja. (Yohanes 5:39, 40; Lukas 24:27; Wahyu. 1:1; Wahyu 19:13).
Sekarang mari kita lihat “topik” mengenai Kerajaan Tuhan.
Misteri
" Jawab-Nya: "Kepadamu telah diberikan rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang luar segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan." Mrk 4:11
"Karena aku mau, supaya kamu tahu, betapa beratnya perjuangan yang kulakukan untuk kamu, dan untuk mereka yang di Laodikia dan untuk semuanya, yang belum mengenal aku pribadi, supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus." Kol. 2:1 - 2
Benih
"Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan benih yang baik di ladangnya." Mat 13:24
"Adapun kepada Abraham diucapkan segala janji itu dan kepada keturunannya. Tidak dikatakan "kepada keturunan-keturunannya" seolah-olah dimaksud banyak orang, tetapi hanya satu orang: "dan kepada keturunanmu", yaitu Kristus." Gal. 3:16
Pertama
"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Mat 6:33
"Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. " Kol. 1:18
Harta
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. " Mat. 13:44
"Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. " 2 Kor. 4:7
Pernikahan
"Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.” Mat 22:2
"Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya, sama seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah anggota tubuh-Nya. " Ef. 5:28b - 30
Kebun Anggur
"Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya." Mat 20:1
“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." Yohanes 15:5
Ini seharusnya kini menjadi definisi kita mengenai Kerajaan Tuhan. Kerajaan bukanlah sebuah topik pembahasan lainnya yang perlu kita taati. Kerajaan Tuhan adalah seorang Pribadi dan kita dipanggil untuk mengenal dan hidup sepenuhnya dengan Pribadi yang luar biasa ini.
"Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." Lukas 17:20, 21
Tuhan berbicara mengenai diriNya sendiri. IA ada dalam pola pikir mereka. Kerajaan ada diantara mereka sebab IA ada diantara mereka! IA ADALAH Kerajaan. Kerajaan Allah adalah tempat Allah merupakan yang terutama, Allah berkuasa dan Allah adalah segalanya. Tempat itu berada di dalam Pribadi Kristus.
Sangat menarik bahwa Paulus tidak banyak menggunakan istilah “Kerajaan” namun Tuhan Yesus secara konstan membicarakannya. Milt Rodriguez percaya bahwa alasan Tuhan Yesus menggunakan istilah “Kerajaan” sebab IA pada umumnya berbicara terhadap bangsa Yahudi, yang pada saat itu berpikir (memiliki filter dalam pikirannya) bahwa ketika Yesus berbicara mengenai kerajaan maka yang akan dipulihkan adalah kekuasaan Israel secara politik. Tuhan Yesus ingin menekankan pada mereka bahwa yang DIA maksudkan dengan Kerajaan Tuhan adalah DIRINYA. Bila kita tilik Paulus berbicara pada bangsa non Yahudi, ia lebih sering menggunakan frase “di dalam Kristus”. Ia menggunakan frase tersebut lebih dari duaratus kali dalam surat-suratnya. Baik Tuhan Yesus maupun Paulus berbicara mengenai sebuah “lokasi”, Lokasi tersebut merupakan Pribadi Yang Mulia.
Warisan
Dalam Perjanjian Lama kerajaan dan tanah Kanaan merupakan sinonim. Tentu kita semua tahu bahwa kerajaan Israel dan tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian hanyalah bayangan dari janji yang sebenarnya. Janji sebenarnya adalah Yesus Kristus. Paulus menggunakan gambaran tanah Kanaan sebagai penggambaran betapa kaya dan dalamnya kekayaan di dalam Kristus. (Kis 20:32; Kol. 1:12).
"dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. " Kol. 1:12 - 14
Kita dapat melihat disini bagaimana Paulus menyatukan gambaran dari tanah Kanaan (Yos 14:1) dan Kerajaan AnakNya Yang Kekasih. Kerajaan ini, warisan ini, tanah perjanjian ini tidak lain tidak bukan adalah Tuhan Yesus Kristus yang menjadi bagian setiap orang kudus!
Sumber : simplechurch Baca Selengkapnya...
Selasa, 24 September 2013
Bau tak sedap otoritarianisme dalam gereja
Kepemimpinan pada strata "puncak piramida" dalam kehidupan bergereja sering mengidap ‘penyakit kekuasaan’. Dunia juga tahu bahwa pusat kekuasaan selalu rentan dan tidak imun terhadap korup ; makin melimpahnya kekuasaan maka makin terbuka lebar kemungkinan penyalahgunaannya. Praktek manipulasi, dominasi bahkan intimidasi makin tumbuh subur. Entah pada ujung-ujungnya berhubungan dengan keuangan, moralitas atau arogansi. Sering para elite rohani menegaskan bahwa otoritas mereka diperlukan untuk mengontrol dan menjaga kawanan. (Meski disisi lain juga mengundang pertanyaan tentang siapa yang mengontrol mereka? Apakah mereka kebal dosa? Bisa meng"excuse" kesalahan sendiri karena statusnya adalah mandataris Tuhan dan cenderung "tidak bisa salah" ? Kepada siapa secara pribadi mereka memberikan pertanggungjawaban atas keuangan dan moralitas? ). Perlu terus menjadi kritis mengenai seberapa jauh implikasi dan aplikasi soal topik bahasan tersebut supaya kebenaran tentang otoritas tidak diserongkan dan proses pembodohan terus terjadi.
Jika ketidak-seimbangan mengenai hal tersebut tidak terkoreksi maka pada akhirnya otoritarianisme akan tumbuh subur dalam gereja. Proses memberdaya(kan) sering melenceng menjadi proses memperdaya. Apa akarnya? Meski tidak semua akar permasalahannya bisa diungkapkan dalam coretan singkat ini tetapi pada hemat penulis salah satu akar masalahnya adalah pemahaman yang tidak seimbang tentang prinsip penundukan diri dalam Ibrani 13:17 di kalangan pemimpin rohani. Ungkapan ‘tunduk dan taatilah pemimpinmu’ pada ayat tersebut telah dipahami bahkan diterapkan pada konteks yang kurang tepat, sekaligus menjadi senjata ampuh yang digunakan dalam proses manipulasi dan intimidasi terhadap jemaat/pengikut demi kepentingan sepihak, sang pemimpin.
Ada baiknya menjadi jujur tentang situasi tersebut dan melakukan studi serta kajian lebih mendalam lagi. Karena perilaku dibentuk oleh apa yang kita tahu, maka salah pengetahuan berarti salah kelakuan. Hidup kita dibentuk oleh berita yang kita dengar dan hayati. Kebenaran soal kepemimpinan dan penundukan diri pun harus dilihat pada sudut pandang yang seimbang. Kalau kita melihat kata Yunani yang relevan dengan kekuasaan/otoritas rohani maka kata tersebut adalah: exousia. Kata ini biasanya diterjemahkan sebagai 'kekuatan (power)' atau pun 'kekuasaan (otoritas)', dalam bahasa Inggrisnya adalah 'authority'.
Yang menarik adalah bahwa pada Perjanjian Baru, tidak disebutkan bahwa seorang percaya mempunyai 'kekuasaan/otoritas/exousia' seorang terhadap yang lainnya (sekalipun memiliki otoritas atas banyak hal yang lain). Kita punya otoritas/kekuasaan terhadap hal-hal, dan bahkan roh- roh di udara, tetapi tidak pernah terhadap orang Kristen lainnya. Hal ini menimbulkan debat yang mengejutkan mengenai kepemimpinan dan otoritas/kekuasaan rohani. Raja-raja mempunyai otoritas/kekuasaan terhadap subjek mereka; Paulus mempunyai otoritas/kekuasaan dari para imam untuk menganiaya gereja (Kisah 9:14, 26:10-12). Tetapi semua itu dari luar gereja. Di dalam gereja, seorang percaya tidak pernah dikatakan mempunyai exousia terhadap yang lainnya, tanpa memperhatikan posisi atau pun wibawa mereka.
Siapakah yang harus seseorang patuhi? Di sini, jawabannya menarik juga. Jika kita mengamati penggunaan kata “hupakouo”, yang merupakan bahasa Yunani yang berarti 'obey/patuh/taat' maka kita akan menemukan bahwa kita harus mentaati Tuhan, Injil (Roma 10:16) dan pengajaran para rasul (Filipi 2:12, II Tesalonika 3:14). Anak-anak mentaati orang tua mereka, dan hamba kepada tuannya (Efesus 6:1, 5) Apakah hubungan antara orang percaya terhadap para pemimpin jemaat ada dalam konteks "ketaatan" tersebut ? Jika seperti itu, maka hal tersebut tidak dikatakan dalam Perjanjian Baru.
Bagaimana dengan teks dalam Ibrani 13:17, yang berkata: 'taatilah pemimpinmu?' Teks ini menarik, karena memberikan pengertian yang dalam mengenai pengertian kepemimpinan dalam Perjanjian Baru. Keterangan sebelum ini sudah menekankan sisi negatifnya -- bahwa mereka tidak punya otoritas/kekuasaan rohani dalam arti yang biasanya, dan bahwa orang percaya tidak dikatakan harus mentaati mereka, dalam kerangka pengertian "exousia". Bagaimanapun juga, Perjanjian Baru bersikeras bahwa ada pemimpin-pemimpin dalam jemaat lokal dan kehadiran serta pelayanan mereka penting bagi kesehatan dari jemaat. Masalahnya adalah pada konsep kepemimpinan itu sendiri; bersumber dari kebenaran rohani atau konsep kepemimpinan yang dari duniawi? Ada petunjuk dalam Ibrani 13:17. Jika Anda mengamati kata kerja yang diterjemahkan menjadi 'obey/mentaati', Anda akan menemukan kata 'peitho' yang berarti 'membujuk'/persuasi. Dalam bentuk kata yang dipakai di sini (middle-pasif) berarti sesuatu seperti 'biarkan dirimu dibujuk oleh' atau 'mempunyai kepercayaan dalam'.
Sekarang ini sangat membantu. Orang-orang percaya harus membiarkan diri mereka untuk dibujuk oleh para pemimpin mereka. Pemimpin diberi kehormatan tertentu yang membuat kata-kata mereka lebih berbobot dari yang sebenarnya mereka punyai dalam dan dari diri mereka sendiri. Memiliki kemampuan persuasif. Dan para jemaat yang lain harus condong untuk mendengarkan apa yang mereka katakan. Kita harus membiarkan diri kita untuk dibujuk oleh para pemimpin -- tidak untuk mentaati mereka membabi buta/tanpa berpikir, tapi berdiskusi dengan mereka sementara kita condong untuk mendengarkan apa yang mereka katakan. .
Kata kerja lain yang digunakan dalam Ibrani 13:17 menguatkan kesimpulan ini. Ketika teks ini mendesak orang-orang untuk tunduk pada pemimpin, ini tidak menggunakan jenis kata dalam Perjanjian Baru untuk kata 'submit / tunduk' yang kata aslinya adalah “hupotassomai”, yang bermakna konotasi: sesuatu seperti menaruh diri sendiri dalam suatu organisasi di bawah pimpinan orang lain. Kata itu berbeda. Ini adalah “hupeiko”, bukan hupotassomai dan ini hanya muncul sekali dalam Perjanjian Baru. Ini berkonotasi bukan suatu struktur di mana kita tunduk, tetapi suatu peperangan dimana setelah itu orang menyerah/mengalah. Gambarannya (bila dalam kemiliteran) adalah suatu diskusi yang serius, suatu pertukaran tempat ketika suatu partai menyerah. Ini lebih kepada membiarkan diri kita dibujuk oleh pemimpin-pemimpin jemaat, daripada tunduk tanpa perlawanan pada mereka seperti yang kita lakukan pada kekuasaan dan struktur kehidupan yang ada.
Hal ini menjadikan masuk akal dengan kriteria pemimpin dalam surat-surat pastoral. Karakter adalah hal terpenting bagi pemimpin -- mereka harus 'dapat-dihormati’. Jika mereka seharusnya menjadi 'pembujuk', itu berarti mereka harus dengan sangat unggul dapat dihormati, karena orang jenis inilah yang cenderung kata-katanya dapat dianggap serius/penting. Jenis dari 'kemampuan untuk dapat dihormati' yang diuraikan di sana meminjam arti kata kredibilitas dari pemimpin, karena itu memberi kita kepercayaan untuk membuat kita membuka diri sebagai jemaat untuk dibujuk oleh mereka. Bukannya menuntut penghormatan berlebihan atas otoritasnya sementara kehidupannya tidak berkarakter dan kredibel.
Kita harus mengambil ide tentang kepemimpinan dari Perjanjian Baru, bukan dari dunia. Maka, kita harus memulai bukan dengan konsep duniawi dari kepemimpinan, tetapi dengan ide alkitabiah dari kata 'pembujuk' dan mencoba untuk menerapkannya dalam situasi sehari-hari kita. Benar bahwa orang yang olehnya jemaat dibujuk, menerima sejenis penghormatan dan kekuasaan/ otoritas. Tetapi ini bukan kekuasaan yang membabi buta seperti praktek dari banyak otoritas/ kekuasaan rohani dewasa ini.
Kita sudah melihat bahwa otoritas rohani itu berdasarkan kepercayaan yang sungguh-sungguh pada pemimpin. Tapi pemimpin juga berdasar pada kebenaran. Pemimpin jemaat harus mencintai kebenaran dan benci untuk didengarkan ketika mereka tidak menunjukkan integritas dan kredibilitas sejati. Lebih lagi, kebenaran itu penting sekali dalam ke-persuasif-an pemimpin. Tapi persuasif menuntut adanya dialog; dan dialog membutuhkan keaktifan partisipasi dari semua jemaat. Seorang pemimpin yang punya karisma untuk membujuk orang untuk melakukan yang tidak benar, dan melakukannya, itu jahat/sihir. Dan buruk juga, jemaat yang mengikuti secara membabi buta.
Terbujuk pada suatu kebohongan adalah bentuk terburuk dari perbudakan. Pemimpin-pemimpin dalam jemaat terikat dengan kebenaran dan melayaninya jauh di atas pelayanan mereka terhadap yang lain. Dan jemaat terikat dengan tanggung jawab untuk berdialog mengenai kebenaran. Kepercayaan yang ditimbulkan oleh pelayanan itu berbahaya jika tidak dikoordinasi dengan ketundukan pada kebenaran Injil. Jika kebenaran dan kepercayaan tidak berjalan bersama-sama dalam dasar kepemimpinan dalam jemaat, maka kepercayaan yang diciptakan dalam pelayanan ini akan menjadi suatu bentuk yang jelas dari kekuatan-kekuatan yang kita sebut manipulasi.
Kepemimpinan Kristen yang murni, berdasarkan pada kebenaran dan kepercayaan, tidak pada kepemimpinan gaya dunia. Kepemimpinan dalam jemaat disebut sebagai kehidupan pelayanan yang dapat-dihormati. Kehidupan yang kredibel dan berintegritas seperti itu menimbulkan kepercayaan dari orang lain. Pemimpin, seperti semua anggota Tubuh Kristus, tunduk pada kebenaran dan hidup dalam kebenaran yang adalah Kristus sendiri. Seharusnya otoritarianisme kepemimpinan dan pasifnya kepengikutan tidak ada dalam kehidupan bergereja kita. - Cornelius Wing -
Sumber: gerejaperjanjianbaru.blogspot.com Baca Selengkapnya...
Jika ketidak-seimbangan mengenai hal tersebut tidak terkoreksi maka pada akhirnya otoritarianisme akan tumbuh subur dalam gereja. Proses memberdaya(kan) sering melenceng menjadi proses memperdaya. Apa akarnya? Meski tidak semua akar permasalahannya bisa diungkapkan dalam coretan singkat ini tetapi pada hemat penulis salah satu akar masalahnya adalah pemahaman yang tidak seimbang tentang prinsip penundukan diri dalam Ibrani 13:17 di kalangan pemimpin rohani. Ungkapan ‘tunduk dan taatilah pemimpinmu’ pada ayat tersebut telah dipahami bahkan diterapkan pada konteks yang kurang tepat, sekaligus menjadi senjata ampuh yang digunakan dalam proses manipulasi dan intimidasi terhadap jemaat/pengikut demi kepentingan sepihak, sang pemimpin.
Ada baiknya menjadi jujur tentang situasi tersebut dan melakukan studi serta kajian lebih mendalam lagi. Karena perilaku dibentuk oleh apa yang kita tahu, maka salah pengetahuan berarti salah kelakuan. Hidup kita dibentuk oleh berita yang kita dengar dan hayati. Kebenaran soal kepemimpinan dan penundukan diri pun harus dilihat pada sudut pandang yang seimbang. Kalau kita melihat kata Yunani yang relevan dengan kekuasaan/otoritas rohani maka kata tersebut adalah: exousia. Kata ini biasanya diterjemahkan sebagai 'kekuatan (power)' atau pun 'kekuasaan (otoritas)', dalam bahasa Inggrisnya adalah 'authority'.
Yang menarik adalah bahwa pada Perjanjian Baru, tidak disebutkan bahwa seorang percaya mempunyai 'kekuasaan/otoritas/exousia' seorang terhadap yang lainnya (sekalipun memiliki otoritas atas banyak hal yang lain). Kita punya otoritas/kekuasaan terhadap hal-hal, dan bahkan roh- roh di udara, tetapi tidak pernah terhadap orang Kristen lainnya. Hal ini menimbulkan debat yang mengejutkan mengenai kepemimpinan dan otoritas/kekuasaan rohani. Raja-raja mempunyai otoritas/kekuasaan terhadap subjek mereka; Paulus mempunyai otoritas/kekuasaan dari para imam untuk menganiaya gereja (Kisah 9:14, 26:10-12). Tetapi semua itu dari luar gereja. Di dalam gereja, seorang percaya tidak pernah dikatakan mempunyai exousia terhadap yang lainnya, tanpa memperhatikan posisi atau pun wibawa mereka.
Siapakah yang harus seseorang patuhi? Di sini, jawabannya menarik juga. Jika kita mengamati penggunaan kata “hupakouo”, yang merupakan bahasa Yunani yang berarti 'obey/patuh/taat' maka kita akan menemukan bahwa kita harus mentaati Tuhan, Injil (Roma 10:16) dan pengajaran para rasul (Filipi 2:12, II Tesalonika 3:14). Anak-anak mentaati orang tua mereka, dan hamba kepada tuannya (Efesus 6:1, 5) Apakah hubungan antara orang percaya terhadap para pemimpin jemaat ada dalam konteks "ketaatan" tersebut ? Jika seperti itu, maka hal tersebut tidak dikatakan dalam Perjanjian Baru.
Bagaimana dengan teks dalam Ibrani 13:17, yang berkata: 'taatilah pemimpinmu?' Teks ini menarik, karena memberikan pengertian yang dalam mengenai pengertian kepemimpinan dalam Perjanjian Baru. Keterangan sebelum ini sudah menekankan sisi negatifnya -- bahwa mereka tidak punya otoritas/kekuasaan rohani dalam arti yang biasanya, dan bahwa orang percaya tidak dikatakan harus mentaati mereka, dalam kerangka pengertian "exousia". Bagaimanapun juga, Perjanjian Baru bersikeras bahwa ada pemimpin-pemimpin dalam jemaat lokal dan kehadiran serta pelayanan mereka penting bagi kesehatan dari jemaat. Masalahnya adalah pada konsep kepemimpinan itu sendiri; bersumber dari kebenaran rohani atau konsep kepemimpinan yang dari duniawi? Ada petunjuk dalam Ibrani 13:17. Jika Anda mengamati kata kerja yang diterjemahkan menjadi 'obey/mentaati', Anda akan menemukan kata 'peitho' yang berarti 'membujuk'/persuasi. Dalam bentuk kata yang dipakai di sini (middle-pasif) berarti sesuatu seperti 'biarkan dirimu dibujuk oleh' atau 'mempunyai kepercayaan dalam'.
Sekarang ini sangat membantu. Orang-orang percaya harus membiarkan diri mereka untuk dibujuk oleh para pemimpin mereka. Pemimpin diberi kehormatan tertentu yang membuat kata-kata mereka lebih berbobot dari yang sebenarnya mereka punyai dalam dan dari diri mereka sendiri. Memiliki kemampuan persuasif. Dan para jemaat yang lain harus condong untuk mendengarkan apa yang mereka katakan. Kita harus membiarkan diri kita untuk dibujuk oleh para pemimpin -- tidak untuk mentaati mereka membabi buta/tanpa berpikir, tapi berdiskusi dengan mereka sementara kita condong untuk mendengarkan apa yang mereka katakan. .
Kata kerja lain yang digunakan dalam Ibrani 13:17 menguatkan kesimpulan ini. Ketika teks ini mendesak orang-orang untuk tunduk pada pemimpin, ini tidak menggunakan jenis kata dalam Perjanjian Baru untuk kata 'submit / tunduk' yang kata aslinya adalah “hupotassomai”, yang bermakna konotasi: sesuatu seperti menaruh diri sendiri dalam suatu organisasi di bawah pimpinan orang lain. Kata itu berbeda. Ini adalah “hupeiko”, bukan hupotassomai dan ini hanya muncul sekali dalam Perjanjian Baru. Ini berkonotasi bukan suatu struktur di mana kita tunduk, tetapi suatu peperangan dimana setelah itu orang menyerah/mengalah. Gambarannya (bila dalam kemiliteran) adalah suatu diskusi yang serius, suatu pertukaran tempat ketika suatu partai menyerah. Ini lebih kepada membiarkan diri kita dibujuk oleh pemimpin-pemimpin jemaat, daripada tunduk tanpa perlawanan pada mereka seperti yang kita lakukan pada kekuasaan dan struktur kehidupan yang ada.
Hal ini menjadikan masuk akal dengan kriteria pemimpin dalam surat-surat pastoral. Karakter adalah hal terpenting bagi pemimpin -- mereka harus 'dapat-dihormati’. Jika mereka seharusnya menjadi 'pembujuk', itu berarti mereka harus dengan sangat unggul dapat dihormati, karena orang jenis inilah yang cenderung kata-katanya dapat dianggap serius/penting. Jenis dari 'kemampuan untuk dapat dihormati' yang diuraikan di sana meminjam arti kata kredibilitas dari pemimpin, karena itu memberi kita kepercayaan untuk membuat kita membuka diri sebagai jemaat untuk dibujuk oleh mereka. Bukannya menuntut penghormatan berlebihan atas otoritasnya sementara kehidupannya tidak berkarakter dan kredibel.
Kita harus mengambil ide tentang kepemimpinan dari Perjanjian Baru, bukan dari dunia. Maka, kita harus memulai bukan dengan konsep duniawi dari kepemimpinan, tetapi dengan ide alkitabiah dari kata 'pembujuk' dan mencoba untuk menerapkannya dalam situasi sehari-hari kita. Benar bahwa orang yang olehnya jemaat dibujuk, menerima sejenis penghormatan dan kekuasaan/ otoritas. Tetapi ini bukan kekuasaan yang membabi buta seperti praktek dari banyak otoritas/ kekuasaan rohani dewasa ini.
Kita sudah melihat bahwa otoritas rohani itu berdasarkan kepercayaan yang sungguh-sungguh pada pemimpin. Tapi pemimpin juga berdasar pada kebenaran. Pemimpin jemaat harus mencintai kebenaran dan benci untuk didengarkan ketika mereka tidak menunjukkan integritas dan kredibilitas sejati. Lebih lagi, kebenaran itu penting sekali dalam ke-persuasif-an pemimpin. Tapi persuasif menuntut adanya dialog; dan dialog membutuhkan keaktifan partisipasi dari semua jemaat. Seorang pemimpin yang punya karisma untuk membujuk orang untuk melakukan yang tidak benar, dan melakukannya, itu jahat/sihir. Dan buruk juga, jemaat yang mengikuti secara membabi buta.
Terbujuk pada suatu kebohongan adalah bentuk terburuk dari perbudakan. Pemimpin-pemimpin dalam jemaat terikat dengan kebenaran dan melayaninya jauh di atas pelayanan mereka terhadap yang lain. Dan jemaat terikat dengan tanggung jawab untuk berdialog mengenai kebenaran. Kepercayaan yang ditimbulkan oleh pelayanan itu berbahaya jika tidak dikoordinasi dengan ketundukan pada kebenaran Injil. Jika kebenaran dan kepercayaan tidak berjalan bersama-sama dalam dasar kepemimpinan dalam jemaat, maka kepercayaan yang diciptakan dalam pelayanan ini akan menjadi suatu bentuk yang jelas dari kekuatan-kekuatan yang kita sebut manipulasi.
Kepemimpinan Kristen yang murni, berdasarkan pada kebenaran dan kepercayaan, tidak pada kepemimpinan gaya dunia. Kepemimpinan dalam jemaat disebut sebagai kehidupan pelayanan yang dapat-dihormati. Kehidupan yang kredibel dan berintegritas seperti itu menimbulkan kepercayaan dari orang lain. Pemimpin, seperti semua anggota Tubuh Kristus, tunduk pada kebenaran dan hidup dalam kebenaran yang adalah Kristus sendiri. Seharusnya otoritarianisme kepemimpinan dan pasifnya kepengikutan tidak ada dalam kehidupan bergereja kita. - Cornelius Wing -
Sumber: gerejaperjanjianbaru.blogspot.com Baca Selengkapnya...
Kamis, 15 November 2012
Siapakah 144.000 orang dalam Wahyu ?? Apakah Anda seorang murid kristus?
Manusia cenderung menginginkan yang terbaik dalam segala hal, segala sesuatu menurut ukuran dirinya sendiri (bukan ukuran Tuhan). Kita sering melihat orang yang tidak pernah puas dengan apa yang telah dicapainya; yang kaya terus mencari bisnis tambahan, buka cabang, join, melirik bisnis org lain cenderung serakah... tidak kehabisan ide dalam berbisnis.
Yang cantik, pesohor, para flamboyan terus menggali keinginan tubuhnya untuk memperindah dirinya, selain perawatan rutin tiap minggunya, barang-barang mahal yang dipakai untuk memenuhi hasrat dari keinginan mata. Olahragawan menginginkan menjadi yang tercepat, terkuat dan tertinggi pencapaian rekornya. Para Ilmuwan dengan teknologinya dengan cepat berkembang, selalu ada inovasi baru setiap saat, yang lebih tipis, kecil, cepat, lebih canggih, lebih sempurna. Hasil dari otak manusia yang cerdas.
Negara-negara sesudah menaklukkan bulan, berlomba lomba mencapai planet Mars.
Di bidang Science manusia telah melampaui kemampuan dengan menciptakan mahluk hidup cloning(ingat pengetahuan yang baik dan jahat). Banyak seminar pengembangan pribadi yang memotivasi manusia untuk menjadi super, tidak mudah menyerah, kamu bisa..!! kamu mampu..!! kamu bisa kaya..!!
Manusia menjadikan dirinya popular dengan berbagai cara. Bangunanpun menjadi gambaran citra diri manusia yang berhasil dan ambisius, seluruh dunia berlomba-lomba mempunyai gedung pencakar langit tertinggi (termasuk bangunan Babel yang didirikan raja Nimrod). Ilmu pengetahuan yang terus-menerus bertambah...pengetahuan yg baik menurut manusia tetapi jahat dimata Tuhan.
Kalau direnungkan untuk apa semuanya itu dicapai ???? Satu kata bangga (pride) (kebanggaan) = (kesombongan) manusia sedang menuju utopia menurut pandangannya. Memang yang manusia ciptakan itu kelihatannya baik...ada rumah sakit, ada kantor polisi, ada departemen ini itu, ada pusat pemerintahan, ada angkatan bersenjata, ada stasion transportasi udara,laut, darat...tapi perlu diingat semuanya itu untuk menunjang manusia betah di dunia ini...
Terlebih lagi hal-hal seperti diatas itu hinggap pada anak-anak Tuhan...bersaing dengan orang dunia, merasa lebih diberkati hartanya dibanding orang dunia, ada rasa sombong yang menonjol. Rasa sombong...sombong adalah bagian dari daging...roh itu penurut (kalau dibawa sombong ngikut...kalo dibawa rendah hati juga ngikut)...
Kita merasa bangga kalau rumah kita lebih besar dari tetangga kita...kekayaan kita lebih banyak dari orang yang kita kenal, saudara kita, orang lain, ini akan membuat kita menjadi lebih bossy (suka ngatur, seperti orang-orang kaya di pelayanan kita pada umumnya, pada zaman Yesus juga - mereka yg melayani Allah 2000 tahun lalu, sampai datanglah yang lebih muda (Yesus) dan langsung dianggap sesat)...cenderung berkompetisi tidak mau dikalahkan...(kata lain dari keangkuhan hidup)... dosa yang paling Tuhan benci adalah tinggi hati
Dalam hal makanan saja manusia selalu mencari yang enak dan nikmat untuk memenuhi keinginan dari dagingnya (hawa nafsu). Daging cenderung mencari kenikmatan...massage, lulur, therapy, fasilitas VIP, memanjakan dagingnya.
Manusia dengan berbagai macam cara telah bisa mengobati orang lain dan dirinya sendiri, melalui pengobatan alternatif dimana terdapat hal-hal yang berbau esex-esex sehingga manusia tertarik jauh kedalamnya. Dalam hal hiburan manusia menjadi nomor satu untuk segala jenis hiburan, gambling, berburu apa saja, showbiz, entertainment....mobil, rumah, fasilitas yg tambah hari tambah nyaman, segala sesuatu kelihatannya tambah baik menurut ukuran manusia, a better life katanya. Kalau anak Tuhan berkata "diberkati", apa salahnya ???....Well, kalau dilihat dari kaca mata Firman Tuhan banyak salahnya. Roh atau daging kah yang diberi makan? Manusia telah terhilang sejak zaman hawa memakan buah pengetahuan baik dan jahat (bukan buah apel, lebih ke harafiah).
Tetapi apakah yang terbaik menurut Tuhan ???
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. (1 Yohanes 2:15)
Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. (Yohanes 15:19).
Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon. (Matius 6:24) (mengabdi kepada Allah dan mengabdi kepada Setan), sumber malapetaka di dunia ini adalah menjadi hamba uang.
(666 = ROH6 JIWA6 DAGING6) bukan tanda chip yg ada ditangan atau di dahi.....terlalu daging itu interpretasi.
Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya (Wahyu 13:16).
Tanda binatang yang dulu menggoda hawa yang telah menyebabkan manusia roh menjadi daging dan Roh Tuhan pergi dari manusia (Yesus pernah berfirman janganlah khawatir dg apa yg akan kamu makan apa yg kamu pakai, juallah seluruh hartamu, berikan kepada yg miskin, cukupkanlah dengan yang ada padamu....(semua pencari uang adalah tidak mengenal Allahnya )...carilah dahulu kerajaan Allah dan segala kebenarannya...semuanya itu akan ditambahkan..(secukupnya oleh Tuhan...). Saya mengerti sekarang kenapa Doa Bapa kami tidak relevan dengan orang kristen duniawi tapi untuk Murid tepat sekali...! Murid tidak mencari duit...dia makan seadanya.... makanannya ialah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikannya....
Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang (dunia) durhaka (Efesus 2:2).
Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar (Yohanes 12:31)(Yesus telah mengalahkan dunia), siapakah penguasa dunia ini ? Dia adalah Setan (sebuah pribadi). Siapakah Setan itu? Dialah binatang yang telah merayu perempuan di taman eden. Kenapa Setan menggoda Hawa bukan Adam? Siapakah perempuan itu? Dialah gambaran mempelai perempuan di akhir zaman...lalu siapakah Adam? Gambaran Kristus sebagai mempelai laki2...yg harus kena kutuk, ditinggalkan Allah, disiksa, disalib dan mati. Gambaran Adam yg rusak digantikan oleh Yesus yang sempurna, jadi Yesus memperbaiki hubungan antara Adam dan Hawa sebagai gambaran memperbaiki hubungan Tuhan dan manusia...thanks to GOD!!
Apa yang Yesus kalahkan dari dunia ini ?? (bukan mahluk yg bertanduk 2 seperti di film-film, bukan genderuwo atau kuntilanak) sekarang binatang ular itu sudah menjadi Naga tua di zaman akhir ini (suatu pengaruh, filsafat, aliran, agama, kekuasaan ekonomi, politik yang tidak bisa ditolak oleh umat manusia), di Wahyu seluruh dunia yang menyembahnya, mempunyai tanda binatang (tanda duniawi) tersebut. Termasuk para pengikut Yesus, yang bukan murid.
Yang Yesus kalahkan dari dunia ini adalah bahwa DIA tidak dikuasai oleh dunia ini. Dalam Yohanes 14:30, Yesus telah menolak 4 tawaran dunia ini (tawaran perut, tawaran untuk mencobai Tuhan, tawaran kekuasaan untuk dunia ini, kekayaan dunia ini, takluk kpd dunia ini dan tawaran untuk menyembah allah lain), Well... menyembah dunia ini sudah termasuk menyembah mamon ilah zaman ini.
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku (Yohanes 14:30).
Kita harus seperti Yesus ...dunia ini tidak berkuasa atas kita...kita tidak membutuhkan duit ratusan juta hanya untuk makan, tidak perlu bisnis besar-besaran hanya untuk sesuatu untuk kita pakai...duit milyaran untuk mendirikan gereja. Tidak ada korelasi yang tepat jika setelah ikut Tuhan kita jadi kaya harta...kalau kaya Roh tepat sekali...! Kita tidak menemukan di Firman Tuhan utk mendirikan gereja besar, Mega church...jemaat yang besar,...karena setelah kita mendirikan gereja...kita menjadikan domba milik Tuhan itu menjadi masuk denominasi kita (agama kita, aturan kita, dan kita menjadikan mereka 2x lebih jahat dari sebelumnya!), itu yg terjadi pada orang-orang farisi...pada waktu Zaman Yesus datang 2000 tahun lalu.
Jadi manusia yang mencintai dunia adalah manusia yg telah makan pohon pengetahuan yang baik dan jahat, itu adalah anak setan. (kalau mencari setan di kuburan adalah salah alamat, setan adalah pribadi yang mencintai dunia ini) yang telah memakan buah yg menurut mereka baik tapi jahat dimata Tuhan.
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis." Yohanes 6:70 (Yudas mencintai uang sehingga menjual Yesus), padahal Yudas sudah beribadah dan mengecap Firman yang baik selama 3,5 tahun bersama-sama murid murid-NYA yang lain. Tidak menjadi jaminan sudah menjadi Kristen tahunan...tapi masih seorang iblis.
Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku. (Iblis tdk mengerti Firman Tuhan yg sesungguhnya) yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu (Yohanes 8:43).
Itulah yg dikatakan Yesus kepada orang-orang farisi dan ahli taurat...mereka mempelajari firman tuhan lho...setelah direnungkan iblis pun pribadi yg menguasai firman Tuhan, tapi tidak hidup didalamnya.(masih ingat tentang tawaran iblis kepada Yesus dimana Iblis berkata semua kekayaan ini aku serahkan kepadamu kalau engkau sujud menyembahku? Iblis sangat menguasai Firman Tuhan).
Kalau engkau sudah memilih dunia...engkau telah sujud kepada iblis...Ia adalah pembunuh manusia (termasuk pembunuh rohani dengan tipu daya dunia ini) sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri (seenak perutnya sendiri)...(banyak pengkhotbah yang berkotbah dengan type kotbah seenak perutnya sendiri ), sebab iblis adalah pendusta dan bapa segala dusta. (daging itu pendusta... dengan perut engkau akan menjalar - itulah kutukan sedang berjalan...kepada ular).
Dalam Kitab Wahyu, di akhir zaman ada binatang yang diduduki oleh perempuan sundal,(suatu gambaran organisasi umat allah yg besar duduk dan dibawa arus oleh binatang dunia ini. Banyak ahli-ahli Taurat pada zaman Yesus (yg sesungguhnya mereka mempelajari Firman Allah) dianggap Iblis oleh Yesus...mereka menginterprestasikan dan mempelajari Firman Tuhan dengan daging, contoh.. kedatangan Mesias menurut cara pandang mereka...harus gagah, tidak boleh Mesias itu lahir di kandang domba..harus hingar-bingar megah (Mesias harus gagah perkasa) dan sekarang banyak yang salah dengan tata cara ibadah orang Kristen... banyak yang diinterpretasikan oleh otak (daging) manusia seenak perut gembalanya...bukan oleh Roh...makanya doktrin, tafsir di seluruh dunia tidak ada yang sama... tata cara ibadah di ribuan denominasi gereja berbeda-beda ditentukan oleh gembala sidangnya dengan seenak perutnya dan berkata Roh Kudus berbicara kepada saya...karena sama mereka seperti zamannya Yesus, ada selubung yang tidak diangkat. Mereka mendengar tapi tidak mendengar, mereka melihat tapi tidak melihat, mereka tersesat..lagi (seperti orang-orang yahudi yang keukeuh teguh dg interpretasi, tafsiran sendiri...sehingga menolak Yesus).
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku" (Lukas 14:26). Banyak yang menjadi pengikut Yesus tetapi mereka tidak menjadi murid. Gambarannya adalah kalau pengikut jumlahnya 5000 orang belum termasuk anak-anak dan istri akan tetapi murid hanya 12 orang...setelah mereka mendapat berkat jasmani roti ...kemudian mereka menyalibkan Yesus.
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal (Matius 19:29 (meninggalkan segala tawaran dunia ini).
Apa saja tawaran dunia ini??? Ada 1001 macam tawaran dari dunia yang hilang ini. Yang mau dibicarakan disini adalah salah satu pelayanan daging dimana terdapat nama Yesus disana...saya mau sedikit membuka selubung...yg mungkin selama ini menyelimuti mata rohani kita sehingga buta...
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga (Matius 7:21).
Ada ribuan denominasi yg berseru kepada nama Yesus. Namun didalamnya mengajarkan ajaran dunia ini, pola dunia ini....kemakmuran dunia...memandang alkitab dengan daging dan bukan Roh. Contoh ayat Aku datang untuk mempunyai hidup yang berkelimpahan menurut perkataan Yesus...manusia daging menangkapnya sebagai berkelimpahan harta, berkat jasmani (kita semua harus menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran) bukan dalam daging.... ibadah daging {worship yg dibawakan (hanya) dengan emosi}, penyembahan yg benar adalah persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yg harum dan berkenan kpd Allah.
Apakah kehendak Bapa itu?
Luk. 12:47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.
Yoh. 4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya."
Rm. 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (kehendak Allah adalah kamu tidak serupa dengan dunia ini )
Ef. 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
1 Tes. 4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
1 Ptr. 2:15 Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
1 Ptr. 2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.
1 Ptr. 4:19 Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
1 Ptr. 5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan tetapi dengan pengabdian diri. (bayar gedung di mall tempat dimana sekelompok domba-domba minta diberkati dan ditumpangi tangan minta disembuhkan lebih banyak dibebankan kepada domba, sehingga dombanya kurus) ...(termasuk pelayanan kesembuhan daging...jauh lebih penting penyembuhan orang yang buta rohani, lumpuh rohani, sakit rohani) karena setelah KKR Benny hinn ....banyak orang sembuh dagingnya tapi masih buta rohnya waktu pulang.
1 Yoh. 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. (Rasa aman karena uang adalah pasir yang tenggelam...kita harus berdiri diatas Batu karang, inilah kehendak Allah).
Matius 7:24-27, "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya." (orang-orang kaya tidak akan siap kalau kesusahan besar itu datang, merekalah yang akan mencari maut...tapi maut itu lari dari padanya ) Kita pernah mendengar Yesus berkata kpd seorang kaya, juallah seluruh hartamu, berikan kepada yg miskin dan ikutlah aku...kita tahu sekarang...bahwa murid sejati tidak boleh mencintai harta atau dunia ini (mammon), menjadi hamba uang atau mau menjadi hamba Tuhan. Menjadi hamba Tuhan harus mau meninggalkan segalanya...dan siap menderita!!
Filipi 1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia.
Kol. 1:24 Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat.
2 Tes. 1:5 suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu. seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
2 Tim. 1:8 Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
2 Tim. 1:12 Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada
2 Tim. 2:3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
2 Tim. 2:9 Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.
2 Tim. 3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.
2 Tim. 3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,
2 Tim. 4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
Ibr. 2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
Ibr. 9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
Ibr. 10:32 Ingatlah akan masa yang lalu. Sesudah kamu menerima terang, kamu banyak mederita oleh karena kamu bertahan dalam perjuangan yang berat,(umat pilihan Allah lebih suka menderita dari Zaman nabi2)
Ibr. 11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara bersama umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.( DUNIA )mencintai dunia pasti melakukan dosa
Ibr. 11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
Ibr. 13:12 Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.
Yak. 5:13 Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!
1 Ptr. 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
1 Ptr. 2:20 Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.
1 Ptr. 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. (GURU MENDERITA DIKAYU SALIB....MURID BERSENANG SENANG MENGGUNAKAN MOBIL MEWAH, RUMAH MEWAH, MERAMPOK PERSEPULUHAN JEMAAT, MENIKMATI BERKAT DARI TUHAN KATANYA... diberkati harta belimpah-limpah - ajaran NABI PALSU !)
1 Ptr. 2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
1 Ptr. 3:14 Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.
1 Ptr. 3:17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.
1 Ptr. 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
1 Ptr. 4:15 Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.
1 Ptr. 4:16 Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.
1 Ptr. 4:19 Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
1 Ptr. 5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
2 Ptr. 2:7 tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, --
1 Yoh. 3:17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?
Why. 2:3 Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Why. 2:11 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.
Why. 7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.
Mat. 10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya.
Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.(kita harus bertanya kepada diri sendiri....hamba Tuhankah kita, murid Kristuskah kita ??) ada dua macam dasar Tuhan berFirman yg mendirikan Rumah diatas pasir dan diatas batu karang.....pengikut Yesus yg hanya mencari Roti jasmani...dan pengikut Yesus yang mencari roti surgawi....yang mencari roti jasmani jumlahnya 5000 orang...belum termasuk wanita dan anak-anak, namun yang mencari Roti Surgawi dan dipilih hanya 12 orang...sedikit sekali...di wahyu Tuhan memeteraikan lagi (memilih) 144.000 orang lagi dari milyaran manusia sblm bumi dihancurkan...sedikit memang selain dipilih Tuhan mengisyaratkan harus menemukan harta yang terpendam...(144.000 adalah gambaran rohani mengenai jumlah murid Kristus di akhir zaman dan hal ini tidak berarti literal bahwa murid sejati Yesus Kristus berjumlah 144.000 orang).
Mat. 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. ( menemukannya )
Mat. 9:37 Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit."
Mat. 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.
Wah 2:16-17 Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini(Firman Tuhan), Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; (rahasia roti dari surga yaitu pengertian firman Tuhan yang tidak bisa dilihat oleh kekristenan dunia) dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya. Ada suatu nyanyian baru yang hanya bisa dimengerti oleh jumlah 144.000 orang (Gambaran murid Yesus yang sejati) pergi kemana saja Roh Kudus yang menuntun...Amin!
Dikutip dengan beberapa penyesuaian dari sumbernya : Sarapanpagi.org Baca Selengkapnya...
Yang cantik, pesohor, para flamboyan terus menggali keinginan tubuhnya untuk memperindah dirinya, selain perawatan rutin tiap minggunya, barang-barang mahal yang dipakai untuk memenuhi hasrat dari keinginan mata. Olahragawan menginginkan menjadi yang tercepat, terkuat dan tertinggi pencapaian rekornya. Para Ilmuwan dengan teknologinya dengan cepat berkembang, selalu ada inovasi baru setiap saat, yang lebih tipis, kecil, cepat, lebih canggih, lebih sempurna. Hasil dari otak manusia yang cerdas.
Negara-negara sesudah menaklukkan bulan, berlomba lomba mencapai planet Mars.
Di bidang Science manusia telah melampaui kemampuan dengan menciptakan mahluk hidup cloning(ingat pengetahuan yang baik dan jahat). Banyak seminar pengembangan pribadi yang memotivasi manusia untuk menjadi super, tidak mudah menyerah, kamu bisa..!! kamu mampu..!! kamu bisa kaya..!!
Manusia menjadikan dirinya popular dengan berbagai cara. Bangunanpun menjadi gambaran citra diri manusia yang berhasil dan ambisius, seluruh dunia berlomba-lomba mempunyai gedung pencakar langit tertinggi (termasuk bangunan Babel yang didirikan raja Nimrod). Ilmu pengetahuan yang terus-menerus bertambah...pengetahuan yg baik menurut manusia tetapi jahat dimata Tuhan.
Kalau direnungkan untuk apa semuanya itu dicapai ???? Satu kata bangga (pride) (kebanggaan) = (kesombongan) manusia sedang menuju utopia menurut pandangannya. Memang yang manusia ciptakan itu kelihatannya baik...ada rumah sakit, ada kantor polisi, ada departemen ini itu, ada pusat pemerintahan, ada angkatan bersenjata, ada stasion transportasi udara,laut, darat...tapi perlu diingat semuanya itu untuk menunjang manusia betah di dunia ini...
Terlebih lagi hal-hal seperti diatas itu hinggap pada anak-anak Tuhan...bersaing dengan orang dunia, merasa lebih diberkati hartanya dibanding orang dunia, ada rasa sombong yang menonjol. Rasa sombong...sombong adalah bagian dari daging...roh itu penurut (kalau dibawa sombong ngikut...kalo dibawa rendah hati juga ngikut)...
Kita merasa bangga kalau rumah kita lebih besar dari tetangga kita...kekayaan kita lebih banyak dari orang yang kita kenal, saudara kita, orang lain, ini akan membuat kita menjadi lebih bossy (suka ngatur, seperti orang-orang kaya di pelayanan kita pada umumnya, pada zaman Yesus juga - mereka yg melayani Allah 2000 tahun lalu, sampai datanglah yang lebih muda (Yesus) dan langsung dianggap sesat)...cenderung berkompetisi tidak mau dikalahkan...(kata lain dari keangkuhan hidup)... dosa yang paling Tuhan benci adalah tinggi hati
Dalam hal makanan saja manusia selalu mencari yang enak dan nikmat untuk memenuhi keinginan dari dagingnya (hawa nafsu). Daging cenderung mencari kenikmatan...massage, lulur, therapy, fasilitas VIP, memanjakan dagingnya.
Manusia dengan berbagai macam cara telah bisa mengobati orang lain dan dirinya sendiri, melalui pengobatan alternatif dimana terdapat hal-hal yang berbau esex-esex sehingga manusia tertarik jauh kedalamnya. Dalam hal hiburan manusia menjadi nomor satu untuk segala jenis hiburan, gambling, berburu apa saja, showbiz, entertainment....mobil, rumah, fasilitas yg tambah hari tambah nyaman, segala sesuatu kelihatannya tambah baik menurut ukuran manusia, a better life katanya. Kalau anak Tuhan berkata "diberkati", apa salahnya ???....Well, kalau dilihat dari kaca mata Firman Tuhan banyak salahnya. Roh atau daging kah yang diberi makan? Manusia telah terhilang sejak zaman hawa memakan buah pengetahuan baik dan jahat (bukan buah apel, lebih ke harafiah).
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. (1 Yohanes 2:15)
Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. (Yohanes 15:19).
Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon. (Matius 6:24) (mengabdi kepada Allah dan mengabdi kepada Setan), sumber malapetaka di dunia ini adalah menjadi hamba uang.
(666 = ROH6 JIWA6 DAGING6) bukan tanda chip yg ada ditangan atau di dahi.....terlalu daging itu interpretasi.
Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya (Wahyu 13:16).
Tanda binatang yang dulu menggoda hawa yang telah menyebabkan manusia roh menjadi daging dan Roh Tuhan pergi dari manusia (Yesus pernah berfirman janganlah khawatir dg apa yg akan kamu makan apa yg kamu pakai, juallah seluruh hartamu, berikan kepada yg miskin, cukupkanlah dengan yang ada padamu....(semua pencari uang adalah tidak mengenal Allahnya )...carilah dahulu kerajaan Allah dan segala kebenarannya...semuanya itu akan ditambahkan..(secukupnya oleh Tuhan...). Saya mengerti sekarang kenapa Doa Bapa kami tidak relevan dengan orang kristen duniawi tapi untuk Murid tepat sekali...! Murid tidak mencari duit...dia makan seadanya.... makanannya ialah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikannya....
Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang (dunia) durhaka (Efesus 2:2).
Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar (Yohanes 12:31)(Yesus telah mengalahkan dunia), siapakah penguasa dunia ini ? Dia adalah Setan (sebuah pribadi). Siapakah Setan itu? Dialah binatang yang telah merayu perempuan di taman eden. Kenapa Setan menggoda Hawa bukan Adam? Siapakah perempuan itu? Dialah gambaran mempelai perempuan di akhir zaman...lalu siapakah Adam? Gambaran Kristus sebagai mempelai laki2...yg harus kena kutuk, ditinggalkan Allah, disiksa, disalib dan mati. Gambaran Adam yg rusak digantikan oleh Yesus yang sempurna, jadi Yesus memperbaiki hubungan antara Adam dan Hawa sebagai gambaran memperbaiki hubungan Tuhan dan manusia...thanks to GOD!!
Apa yang Yesus kalahkan dari dunia ini ?? (bukan mahluk yg bertanduk 2 seperti di film-film, bukan genderuwo atau kuntilanak) sekarang binatang ular itu sudah menjadi Naga tua di zaman akhir ini (suatu pengaruh, filsafat, aliran, agama, kekuasaan ekonomi, politik yang tidak bisa ditolak oleh umat manusia), di Wahyu seluruh dunia yang menyembahnya, mempunyai tanda binatang (tanda duniawi) tersebut. Termasuk para pengikut Yesus, yang bukan murid.
Yang Yesus kalahkan dari dunia ini adalah bahwa DIA tidak dikuasai oleh dunia ini. Dalam Yohanes 14:30, Yesus telah menolak 4 tawaran dunia ini (tawaran perut, tawaran untuk mencobai Tuhan, tawaran kekuasaan untuk dunia ini, kekayaan dunia ini, takluk kpd dunia ini dan tawaran untuk menyembah allah lain), Well... menyembah dunia ini sudah termasuk menyembah mamon ilah zaman ini.
Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku (Yohanes 14:30).
Kita harus seperti Yesus ...dunia ini tidak berkuasa atas kita...kita tidak membutuhkan duit ratusan juta hanya untuk makan, tidak perlu bisnis besar-besaran hanya untuk sesuatu untuk kita pakai...duit milyaran untuk mendirikan gereja. Tidak ada korelasi yang tepat jika setelah ikut Tuhan kita jadi kaya harta...kalau kaya Roh tepat sekali...! Kita tidak menemukan di Firman Tuhan utk mendirikan gereja besar, Mega church...jemaat yang besar,...karena setelah kita mendirikan gereja...kita menjadikan domba milik Tuhan itu menjadi masuk denominasi kita (agama kita, aturan kita, dan kita menjadikan mereka 2x lebih jahat dari sebelumnya!), itu yg terjadi pada orang-orang farisi...pada waktu Zaman Yesus datang 2000 tahun lalu.
Jadi manusia yang mencintai dunia adalah manusia yg telah makan pohon pengetahuan yang baik dan jahat, itu adalah anak setan. (kalau mencari setan di kuburan adalah salah alamat, setan adalah pribadi yang mencintai dunia ini) yang telah memakan buah yg menurut mereka baik tapi jahat dimata Tuhan.
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis." Yohanes 6:70 (Yudas mencintai uang sehingga menjual Yesus), padahal Yudas sudah beribadah dan mengecap Firman yang baik selama 3,5 tahun bersama-sama murid murid-NYA yang lain. Tidak menjadi jaminan sudah menjadi Kristen tahunan...tapi masih seorang iblis.
Apakah sebabnya kamu tidak mengerti bahasa-Ku? Sebab kamu tidak dapat menangkap firman-Ku. (Iblis tdk mengerti Firman Tuhan yg sesungguhnya) yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu (Yohanes 8:43).
Itulah yg dikatakan Yesus kepada orang-orang farisi dan ahli taurat...mereka mempelajari firman tuhan lho...setelah direnungkan iblis pun pribadi yg menguasai firman Tuhan, tapi tidak hidup didalamnya.(masih ingat tentang tawaran iblis kepada Yesus dimana Iblis berkata semua kekayaan ini aku serahkan kepadamu kalau engkau sujud menyembahku? Iblis sangat menguasai Firman Tuhan).
Kalau engkau sudah memilih dunia...engkau telah sujud kepada iblis...Ia adalah pembunuh manusia (termasuk pembunuh rohani dengan tipu daya dunia ini) sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri (seenak perutnya sendiri)...(banyak pengkhotbah yang berkotbah dengan type kotbah seenak perutnya sendiri ), sebab iblis adalah pendusta dan bapa segala dusta. (daging itu pendusta... dengan perut engkau akan menjalar - itulah kutukan sedang berjalan...kepada ular).
Dalam Kitab Wahyu, di akhir zaman ada binatang yang diduduki oleh perempuan sundal,(suatu gambaran organisasi umat allah yg besar duduk dan dibawa arus oleh binatang dunia ini. Banyak ahli-ahli Taurat pada zaman Yesus (yg sesungguhnya mereka mempelajari Firman Allah) dianggap Iblis oleh Yesus...mereka menginterprestasikan dan mempelajari Firman Tuhan dengan daging, contoh.. kedatangan Mesias menurut cara pandang mereka...harus gagah, tidak boleh Mesias itu lahir di kandang domba..harus hingar-bingar megah (Mesias harus gagah perkasa) dan sekarang banyak yang salah dengan tata cara ibadah orang Kristen... banyak yang diinterpretasikan oleh otak (daging) manusia seenak perut gembalanya...bukan oleh Roh...makanya doktrin, tafsir di seluruh dunia tidak ada yang sama... tata cara ibadah di ribuan denominasi gereja berbeda-beda ditentukan oleh gembala sidangnya dengan seenak perutnya dan berkata Roh Kudus berbicara kepada saya...karena sama mereka seperti zamannya Yesus, ada selubung yang tidak diangkat. Mereka mendengar tapi tidak mendengar, mereka melihat tapi tidak melihat, mereka tersesat..lagi (seperti orang-orang yahudi yang keukeuh teguh dg interpretasi, tafsiran sendiri...sehingga menolak Yesus).
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku" (Lukas 14:26). Banyak yang menjadi pengikut Yesus tetapi mereka tidak menjadi murid. Gambarannya adalah kalau pengikut jumlahnya 5000 orang belum termasuk anak-anak dan istri akan tetapi murid hanya 12 orang...setelah mereka mendapat berkat jasmani roti ...kemudian mereka menyalibkan Yesus.
Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal (Matius 19:29 (meninggalkan segala tawaran dunia ini).
Apa saja tawaran dunia ini??? Ada 1001 macam tawaran dari dunia yang hilang ini. Yang mau dibicarakan disini adalah salah satu pelayanan daging dimana terdapat nama Yesus disana...saya mau sedikit membuka selubung...yg mungkin selama ini menyelimuti mata rohani kita sehingga buta...
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga (Matius 7:21).
Ada ribuan denominasi yg berseru kepada nama Yesus. Namun didalamnya mengajarkan ajaran dunia ini, pola dunia ini....kemakmuran dunia...memandang alkitab dengan daging dan bukan Roh. Contoh ayat Aku datang untuk mempunyai hidup yang berkelimpahan menurut perkataan Yesus...manusia daging menangkapnya sebagai berkelimpahan harta, berkat jasmani (kita semua harus menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran) bukan dalam daging.... ibadah daging {worship yg dibawakan (hanya) dengan emosi}, penyembahan yg benar adalah persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yg harum dan berkenan kpd Allah.
Luk. 12:47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.
Yoh. 4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya."
Rm. 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (kehendak Allah adalah kamu tidak serupa dengan dunia ini )
Ef. 5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.
1 Tes. 4:3 Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan,
1 Ptr. 2:15 Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
1 Ptr. 2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.
1 Ptr. 4:19 Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
1 Ptr. 5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan tetapi dengan pengabdian diri. (bayar gedung di mall tempat dimana sekelompok domba-domba minta diberkati dan ditumpangi tangan minta disembuhkan lebih banyak dibebankan kepada domba, sehingga dombanya kurus) ...(termasuk pelayanan kesembuhan daging...jauh lebih penting penyembuhan orang yang buta rohani, lumpuh rohani, sakit rohani) karena setelah KKR Benny hinn ....banyak orang sembuh dagingnya tapi masih buta rohnya waktu pulang.
1 Yoh. 2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. (Rasa aman karena uang adalah pasir yang tenggelam...kita harus berdiri diatas Batu karang, inilah kehendak Allah).
Matius 7:24-27, "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya." (orang-orang kaya tidak akan siap kalau kesusahan besar itu datang, merekalah yang akan mencari maut...tapi maut itu lari dari padanya ) Kita pernah mendengar Yesus berkata kpd seorang kaya, juallah seluruh hartamu, berikan kepada yg miskin dan ikutlah aku...kita tahu sekarang...bahwa murid sejati tidak boleh mencintai harta atau dunia ini (mammon), menjadi hamba uang atau mau menjadi hamba Tuhan. Menjadi hamba Tuhan harus mau meninggalkan segalanya...dan siap menderita!!
Filipi 1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia.
Kol. 1:24 Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat.
2 Tes. 1:5 suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu. seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
2 Tim. 1:8 Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita dan janganlah malu karena aku, seorang hukuman karena Dia, melainkan ikutlah menderita bagi Injil-Nya oleh kekuatan Allah.
2 Tim. 1:12 Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada
2 Tim. 2:3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
2 Tim. 2:9 Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.
2 Tim. 3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.
2 Tim. 3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,
2 Tim. 4:5 Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!
Ibr. 2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
Ibr. 9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
Ibr. 10:32 Ingatlah akan masa yang lalu. Sesudah kamu menerima terang, kamu banyak mederita oleh karena kamu bertahan dalam perjuangan yang berat,(umat pilihan Allah lebih suka menderita dari Zaman nabi2)
Ibr. 11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara bersama umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.( DUNIA )mencintai dunia pasti melakukan dosa
Ibr. 11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan.
Ibr. 13:12 Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri.
Yak. 5:13 Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!
1 Ptr. 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
1 Ptr. 2:20 Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.
1 Ptr. 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. (GURU MENDERITA DIKAYU SALIB....MURID BERSENANG SENANG MENGGUNAKAN MOBIL MEWAH, RUMAH MEWAH, MERAMPOK PERSEPULUHAN JEMAAT, MENIKMATI BERKAT DARI TUHAN KATANYA... diberkati harta belimpah-limpah - ajaran NABI PALSU !)
1 Ptr. 2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
1 Ptr. 3:14 Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.
1 Ptr. 3:17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.
1 Ptr. 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
1 Ptr. 4:15 Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.
1 Ptr. 4:16 Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.
1 Ptr. 4:19 Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia.
1 Ptr. 5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.
2 Ptr. 2:7 tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, --
1 Yoh. 3:17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?
Why. 2:3 Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Why. 2:11 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.
Why. 7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.
Mat. 10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya.
Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.(kita harus bertanya kepada diri sendiri....hamba Tuhankah kita, murid Kristuskah kita ??) ada dua macam dasar Tuhan berFirman yg mendirikan Rumah diatas pasir dan diatas batu karang.....pengikut Yesus yg hanya mencari Roti jasmani...dan pengikut Yesus yang mencari roti surgawi....yang mencari roti jasmani jumlahnya 5000 orang...belum termasuk wanita dan anak-anak, namun yang mencari Roti Surgawi dan dipilih hanya 12 orang...sedikit sekali...di wahyu Tuhan memeteraikan lagi (memilih) 144.000 orang lagi dari milyaran manusia sblm bumi dihancurkan...sedikit memang selain dipilih Tuhan mengisyaratkan harus menemukan harta yang terpendam...(144.000 adalah gambaran rohani mengenai jumlah murid Kristus di akhir zaman dan hal ini tidak berarti literal bahwa murid sejati Yesus Kristus berjumlah 144.000 orang).
Mat. 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya. ( menemukannya )
Mat. 9:37 Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit."
Mat. 22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.
Wah 2:16-17 Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini(Firman Tuhan), Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; (rahasia roti dari surga yaitu pengertian firman Tuhan yang tidak bisa dilihat oleh kekristenan dunia) dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya. Ada suatu nyanyian baru yang hanya bisa dimengerti oleh jumlah 144.000 orang (Gambaran murid Yesus yang sejati) pergi kemana saja Roh Kudus yang menuntun...Amin!
Dikutip dengan beberapa penyesuaian dari sumbernya : Sarapanpagi.org Baca Selengkapnya...
Senin, 11 Juni 2012
Kuasa Ucapan Syukur
"Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur, kedalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepadaNya dan pujilah namaNya! Sebab TUHAN itu baik, kasih setiaNya untuk selama-lamanya dan kesetiaanNya turun temurun." (Mazmur 100:4-5) Tidak adanya pengucapan syukur adalah langkah pertama menuju kemurtadan, seperti yang telah kita ketahui dari kasus Lucifer yang jatuh dari kedudukannya yang tinggi oleh karena tidak memiliki pengucapan syukur. Jika kita hendak masuk dalam hadirat Allah yang Maha Agung, syaratnya yaitu dengan pengucapan syukur.
Oleh karena pengucapan syukur adalah suatu sikap hati yang menyebabkan timbulnya iman. Dan itu akan menyenangkan hati Allah yang akan membuat kita akan mendapatkan perkenananNya. Di samping itu pengucapan syukur adalah kunci memperoleh kemenangan atas segala situasi, bagi jiwa kita pengucapan syukur merupakan tonik penyembuh jiwa, bagi masalah, situasi yang sulit, maka pengucapan syukur adalah suatu kuasa yang akan menghancurkannya, suatu kuasa yang melepaskan kita dari pesimisme, tertekan/stres dan rasa kekalahan. Ada kemerdekaan, kebebasan, kelepasan dalam pengucapan syukur! Paulus dalam surat-suratnya dalam 1Tes. 5:18 dan Ef. 5:20 sangat menekankan betapa pentingnya pengucapan syukur atas dan dalam segala sesuatu.
Alasan kita mengucap syukur adalah oleh karena kita percaya bahwa TUHAN Allah kita adalah Allah yang setia, Allah yang telah memberikan keselamatan kepada kita. Oleh karena itu marilah kita nyanyikan bersama pujian nabi Habakuk dalam Hab. 3:17-19, "Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. ALLAH Tuhanku itu kekuatanku; Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku."
Ketika Yesus selesai berkotbah kepada orang banyak dan menyembuhkan orang-orang yang sakit. Kemudian Yesus berkata kepada murid-muridNya bahwa mereka harus memberi makan kepada orang banyak. Tetapi yang ada pada mereka hanyalah beberapa roti dan ikan, yang secara manusia, makanan tersebut tidak akan cukup untuk memberi makan ribuan orang. Yesus meminta murid-muridNya untuk membawa makanan tersebut dan kemudian mengucap syukur atas makanan itu.
“Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh. Yang ikut makan ialah empat ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.” (Matius 15:36-38)
Secara ajaib semua orang dapat makan dengan kenyang, bahkan ada sisanya. Apa yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Apakah rahasia di balik mujizat yang terjadi itu? Rahasianya ada pada pengucapan syukur. Ada kuasa di dalam ucapan syukur.
- Ucapan syukur merupakan cara di mana kita menyerahkan segalanya termasuk masalah-masalah yang kita alami kepada tangan Tuhan.
- Ucapan syukur merupakan cara di mana kita berserah sepenuhnya.
- Ucapan syukur merupakan cara di mana kita mengatakan kepada Tuhan bahwa kita mau dibentuk dan diproses dengan caraNya.
- Ucapan syukur merupakan cara di mana kita membiarkan kasih Tuhan mengalir dalam hidup kita.
- Ucapan syukur merupakan cara di mana kita membiarkan kuasa Tuhan bekerja mengubahkan hidup kita.
- Ucapan syukur merupakan cara di mana kita menanggalkan segala keinginan kita dan menerima atas apa yang sedang terjadi, bahkan dalam keadaan yang paling buruk sekalipun.
Bagaimana kita mengucap syukur?
- Ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan atas apa yang masih kita miliki.
- Ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan atas apa yang sedang terjadi.
- Ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan atas kasihNya yang masih tercurah bagi kita.
- Ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan yang masih Tuhan berikan bagi kita.
- Ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan atas apa yang kita kerjakan.
Sama seperti kisah mujizat yang terjadi di atas, hal itu juga dapat terjadi dalam kehidupan kita. Seberat apapun masalah yang kita hadapi dalam pekerjaan/bisnis, separah apapun masalah rumah tangga yang kita alami, seburuk apapun keadaan keuangan yang dihadapi, hadapilah dengan sikap yang selalu mengucap syukur dalam segala keadaan. Kuasa Tuhan akan bekerja dalam kehidupan kita, sehingga mujizat akan terjadi.
Pekerjaan kita akan dipulihkan, hubungan keluarga juga dipulihkan, bahkan keuangan yang serba minim juga akan dipulihkan. Ucapan syukur akan mendatangkan kuasa Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan akan mencurahkan RohNya agar bekerja dalam hidup kita, memberi kita hikmat untuk melakukan apa yang benar di mata Tuhan dan yang sesuai dengan kehendakNya. Apa yang tidak pernah kita pikirkan, itu yang akan Tuhan berikan bagi kita.
Kuncinya ada pada ucapan syukur. Janganlah bersungut-sungut atas apa yang kita alami, karena sungut-sungut tidak akan menyelesaikan masalah. Tetapi sebaliknya, ucapan syukur akan mendatangkan berkat berkelimpahan atas kehidupan kita. Nama Yesus ditinggikan. Efesus 5:20, “Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.
Oleh : Jacqlien Celosse
jacqlien-celosse.blogspot.com Baca Selengkapnya...
Sabtu, 05 Mei 2012
Lubang jarum - orang kaya sulit masuk Surga ? (Matius 19:24)
TANYA :
Quote:
JAWAB :
* Matius 19:24
LAI TB, Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
KJV, And again I say unto you, It is easier for a camel to go through the eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of God.
TR, παλιν δε λεγω υμιν ευκοπωτερον εστιν καμηλον δια τρυπηματος ραφιδος διελθειν η πλουσιον εις την βασιλειαν του θεου εισελθειν
Translit Interlinear, palin {lagi} de {dan} legô {Aku berkata} humin {kepada kalian} eukopôteron {lebih mudah} estin {ia adalah} kamêlon {unta} dia {melalui} trupêmatos {mata} raphidos {jarum} dielthein {untuk masuk} ê {daripada} plousion {orang kaya} eis {ke dalam} tên basileian {Kerajaan} tou theou {Allah} eiselthein {untuk masuk}
* Markus 10:25
LAI TB, Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
KJV, It is easier for a camel to go through the eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of God.
TR, ευκοπωτερον εστιν καμηλον δια της τρυμαλιας της ραφιδος εισελθειν η πλουσιον εις την βασιλειαν του θεου εισελθειν
Translit Interlinear, eukopôteron {lebih mudah} estin {ia adalag} kamêlon {unta} dia {melalui} tês trumalias {mata} tês raphidos {jarum} eiselthein {untuk masuk} ê {daripada} plousion {orang kaya} eis {ke dalam} tên basileian {Kerajaan} tou theou {Allah} eiselthein {untuk masuk}
* Lukas 18:25
LAI TB, Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
KJV, For it is easier for a camel to go through a needle's eye, than for a rich man to enter into the kingdom of God.
TR, ευκοπωτερον γαρ εστιν καμηλον δια τρυμαλιας ραφιδος εισελθειν η πλουσιον εις την βασιλειαν του θεου εισελθειν
Translit Interlinear, eukopôteron {lebih mudah} gar {karena} estin {ia adalah} kamêlon {unta} dia {melalui} trumalias {mata} raphidos {jarum} eiselthein {untuk masuk} ê {daripada} plousion {orang kaya} eis {ke dalam} tên basileian {Kerajaan} tou theou {Allah} eiselthein {untuk masuk}
Tidak diketahui pasti apakah ada tempat di Israel bernama "lubang jarum" di era Yesus Kristus karena kota Yerusalem tempo doeloe sudah hancur.
Dewasa ini memang ada dua gerbang, yang besar dan yang kecil, dan yang kecil disebut "mata jarum" namun gerbang itu baru ada belakangan, tidak dapat dibuktikan bahwa gerbang atau pintu itu sudah ada di zaman Yesus Kristus.
Ungkapan-ungkapan "lubang-jarum" di atas adalah ungkapan kiasan yang umum di kalangan Semitik
Kalangan Semitik (Ibrani, Aram, maupun Arab) biasa menggunakan tamsil (ibarat) seperti unta atau gajah melewati lubang jarum untuk melukiskan suatu kemustahilan :
"Anda tahu bahwa mereka tidak dapat memperlihatkan kepada seseorang pohon emas, tidak pula seekor gajah melewati mata jarum." (T. Bab. Beracot, vol. 55. 2.)
"Barangkali Anda adalah salah satu dari Pombedita (sekolah Yahudi di Babilonia) yang membuat seekor gajah melewati mata jarum." (T. Bab, Bava Metzia, vol. 38. 2.)
"Demi Allah, kami sudah melihat dengan mata kepala sendiri, membawa seekor gajah melewati mata jarum." (Prefat. ad Zohar, Editor Sultzbach}.
Bahkan Al~Qur'an pun menggunakan ungkapan serupa :
* Q.S. 7:40
"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=40&t=ind
Maka jelas bahwa ungkapan "lubang jarum" merupakan kiasan (proverb).
Sumber :
- Yohannes/ Biblika
- FF Bruce, Ucapan Yesus yang Sulit, SAAT Malang, p 202-206
Pada pertemuan APP minggu ke 3 umat katolik seKAJ merenungkan pentingnya mengambil sikap dalam mengatasi godaan terutama dalam hal ingin menjadi kaya. Yesus menyatakan bahwa kekayaan bisa menjadi penghalang dalam keselamatan dan juga dalam pemuridan. Kisah ini terjadi saat Yesus dalam perjalanan ke Yerusalem , yaitu menjelang minggu palma. Ia dicari-cari seorang kaya yang sebenarnya ingin meminta konfirmasi bahwa ia layak masuk sorga karena sudah menjalankan seluruh aturan agama. Yesus menjelang akhir pelayananNya justru mengajarkan hal yang kontroversial yang membuat murid-muridnya tercengang.
Bagi orang Yahudi kekayaan adalah tanda bahwa seseorang diberkati karena dekat dengan Allah (Ulangan 28:1-14) dan orang yang miskin adalah orang yang melawan kehendak Allah, orang terkutuk (Ulangan 28:15-46). Begitu sulitnya orang kaya masuk sorga sampai dikatakan mustahil sehingga Yesus mengatakan, lebih mudah “Saya bawa unta masuk lewat lubang jarum”. Ilustrasi ini lah yang membuat kegemparan bagi murid-muridNya yang kental dengan tradisi Yahudi.
Dalam Injil hanya dua kali Yesus mengambil ilustrasi dengan menggunakan unta. Unta tidak jamak berada di tiap tempat di dunia ini, bahkan di Indonesia anda hanya menemukannya di kebun binatang atau Taman Safari. Sepertinya memang Unta di “disain” khusus oleh Allah untuk hidup di padang gurun (Yeh 25:5). Unta bisa bertahan untuk tidak minum berminggu-minggu dan sedikit makan rumput, tapi sekali dia minum bisa berember-ember air. Selain tahan hidup di padang pasir yang kering, unta lebih kuat dari kuda atau keledai dalam hal membawa beban (Kej 37:25; 1Raja10: 30:43; Ayub 1:3), lebih gesit dan tidak mudah tergelincir bila menempuh pegunungan terjal dan berbatu. Hal ini dimungkinkan karena alas kakinya seperti dilapis spons yang mampu menapak batuan tajam dengan lembut tanpa menimbulkan suara.
Saat penulis ditengah kegelapan malam dalam perjalanan mendaki ke puncak gunung Sinai (+1,700 m) yang terjal dan berbatu-batu dengan dingin yang begitu menggigit, tiba2 merebak bau yang menyengat diantara suara orang-orang berbahasa arab. Setelah senter diarahkan ke sumbernya, tampaklah puluhan unta dengan diam, duduk menanti perintah tuannya. Walaupun badannya tinggi dan besar, unta termasuk binatang jinak, bahkan nyaris tidak bersuara walau bergerombol. Unta hanya saling menyentuhkan hidungnya tanpa bersuara bila menyapa unta lain. Beda sekali dengan manusia ya? Karena kegunaannya maka unta sangat bernilai bagi suku2 yang hidup di padang gurun di timur tengah selain kuda dan keledai . Selain sebagai alat transportasi, unta digunakan oleh para pengirim berita ”kilat khusus” untuk mengantar surat perintah raja ( Ester 8:10). Karena kegesitannya unta juga digunakan untuk berperang ( Yes 21:7, 1 Sam30:17)
Bahkan unta-unta kerajaan ditandai dengan kalung emas (Hak 8:21,26) dan diperlakukan dengan sangat baik (Kej 24:31,32) kecuali oleh suku bangsa Yahudi. Karena bagi orang Yahudi unta adalah binatang haram, tidak boleh dimakan (Im 11:4) karena tidak berkuku belah. Unta tidak boleh dimakan, masuk tidak kosher, non halal. Sama seperti orang kusta, haram dan najis karena dikutuk Tuhan, jadi tidak boleh masuk kota. Bila mereka lewat kampung atau berjumpa orang-orang yahudi, maka dari jauh sudah harus membawa bunyi-bunyian dan berteriak-teriak bahwa mereka orang kusta supaya orang-orang lain menyingkir. Inilah yang menjadi ajaran kontroversial bagi murid-murid Yesus, bagaimana mungkin unta yang haram bisa masuk ke kota tempat tinggal orang Yahudi?
Lubang pintu yang disebut lubang jarum adalah bentuk umum lubang pintu orang Yahudi yang serupa dengan lubang jarum sempit memanjang. Tetapi pintu lubang jarum yang berada di tembok pembatas kota baru digunakan bila pintu gerbang kota ditutup setelah ”jam kantor”. Hanya penduduk kota yang bisa masuk lewat pintu lubang jarum yang dijaga tentara. Unta bisa lewat kah? Bisa sekali karena memang pintunya masih cukup tinggi untuk dilewati unta. Unta jelas sekali masih bisa lewat lubang jarum, tetapi penumpang dan barang-barangnya harus diturunkan terlebih dulu. Mengapa? Karena harus diperiksa oleh penjaga pintu, apakah ia penduduk kota dan barang-barangpun harus di ”screening” apa kena pajak atau tidak. Kalau penumpang atau bebannya tidak diturunkan dari onta maka rombongan jelas sudah pasti tidak akan dijinkan masuk melalui pintu penjagaan tersebut. Setelah mengalami pemeriksaan, unta pun harus ditarik masuk kedalam lubang jarum, karena ia binatang jinak yang tidak akan berjalan sendiri tanpa diperintah apalagi melalui jalan sempit di lubang jarum.
Itulah yang dimaksud Yesus, lebih mudah bagi Yesus menarik unta masuk melewati pintu lubang jarum daripada membawa orang kaya masuk surga. Tidak ada yang mustahil bagi Yesus walaupun ia termasuk orang Yahudi tapi Ia adalah 100 % Allah yang memegang kunci pintu Surga. Unta akan diam saja bila barang-barang dan ikatannya dilepaskan, bahkan diam dan menurut untuk ditarik Yesus masuk lorong yang sempit dan gelap (pintu lubang jarum). Tapi orang kaya belum tentu rela melepaskan ikatan (pikiran) nya untuk terus menerus menambah kekayaan dan tidak pernah puas dalam kehidupannya. Juga akan sangat sulit untuk tetap ”diam” tidak berpikir akan hartanya, apalagi harus memikul salib kehidupan dalam melewati lorong gelap dalam hidupnya untuk mengikuti Yesus masuk KerajaanNya.
Kitapun sebenarnya haram dan najis di mata Tuhan, tidak layak masuk surga karena dosa-dosa kita. Tetapi karena kasih karunia Allah kita dibenarkan dan dipilih untuk ditarik masuk Kerajaan Allah. Untuk bisa masuk pun kita harus mau mengikuti Yesus masuk dalam lorong kegelapan dengan kepasrahan. Berani melepaskan segala pikiran didalam kita, termasuk pikiran-pikiran untuk menjadi (bertambah) kaya. Kita perlu punya sikap penurut dan jinak seperti unta, untuk bisa menjadi pengikut Yesus agar sampai pada kehidupan kekal.
Menjadi kaya bukanlah dosa, tetapi keinginan untuk menjadi kaya dengan melanggar hukum Allah, dengan mengurangi hak orang lain, itulah yang berdosa. Yang dibenci Tuhan Yesus adalah cara-cara atau keinginan menjadi kaya sehingga menjadi “berhala” karena cara mendapat kekayaan sering mengurangi hak orang lain atau menghalalkan segala cara sehingga bertentangan dengan kehendak Allah.
Yesus katakan orang miskin SELALU ada padamu (Mat 26:11), artinya lakukan sesuatu bagi orang miskin dengan kekayaanmu terus menerus. Miskin dan kaya adalah relatif, selalu ada orang merasa lebih (kaya) dibandingkan yang lain, demikian pula selalu ada orang yang lebih berkekurangan dari kita walau kitapun belum berkecukupan. Juallah dan berikanlah kepada yang miskin (Markus 10:21) jangan lah kekayaan atau kelebihan kita menghalangi karya Tuhan bagi orang miskin, orang-orang yang berkekurangan dibandingkan kita. Karena kekayaan juga adalah rahmat yang Tuhan percayakan kepada kita untuk digunakan menyenangkan hatiNya dengan berbagi dan melayani orang-orang yang lebih miskin dari kita.
Kita mungkin seperti orang muda tadi yang sudah menjalankan semua ritual agama, berdevosi dengan setia. Tetapi tidak memperhatikan yang paling mendasar, menyerahkan seluruh akal-budi, hati dan pikiran kita dan membangun relasi dengan Allah. Mari kita mau mengambil sikap rendah hati seperti unta agar boleh masuk ke dalam kota dengan taat pada pimpinan Roh Kudus. Hati yang dikuasai belas kasihan Tuhan pasti membuat kita mau ambil bagian dengan berbagi kepada orang miskin, berkarya bagi Tuhan melalui kekayaan kita. Sehingga pada akhirnya dengan tersenyum Tuhan akan menyambut kita, si unta tadi dan mengatakan ” Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Mat 25:21).
Sumber :
1. Majalah Shalom Betawi edisi April 2006.
2. Sarapanpagi.org Baca Selengkapnya...
Quote:
Saya membaca sebuah ayat di alkitab yang berkata : Lebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk kedalam kerajaan sorga...
Apakah 'lubang jarum' yang dimaksud dalam ayat ini adalah lubang jarum dalam arti sebenarnya, ataukah lubang jarum nama sebuah tempat di israel (saya pernah mendengar dari kotbah)...
JAWAB :
* Matius 19:24
LAI TB, Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
KJV, And again I say unto you, It is easier for a camel to go through the eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of God.
TR, παλιν δε λεγω υμιν ευκοπωτερον εστιν καμηλον δια τρυπηματος ραφιδος διελθειν η πλουσιον εις την βασιλειαν του θεου εισελθειν
Translit Interlinear, palin {lagi} de {dan} legô {Aku berkata} humin {kepada kalian} eukopôteron {lebih mudah} estin {ia adalah} kamêlon {unta} dia {melalui} trupêmatos {mata} raphidos {jarum} dielthein {untuk masuk} ê {daripada} plousion {orang kaya} eis {ke dalam} tên basileian {Kerajaan} tou theou {Allah} eiselthein {untuk masuk}
* Markus 10:25
LAI TB, Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
KJV, It is easier for a camel to go through the eye of a needle, than for a rich man to enter into the kingdom of God.
TR, ευκοπωτερον εστιν καμηλον δια της τρυμαλιας της ραφιδος εισελθειν η πλουσιον εις την βασιλειαν του θεου εισελθειν
Translit Interlinear, eukopôteron {lebih mudah} estin {ia adalag} kamêlon {unta} dia {melalui} tês trumalias {mata} tês raphidos {jarum} eiselthein {untuk masuk} ê {daripada} plousion {orang kaya} eis {ke dalam} tên basileian {Kerajaan} tou theou {Allah} eiselthein {untuk masuk}
* Lukas 18:25
LAI TB, Sebab lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.
KJV, For it is easier for a camel to go through a needle's eye, than for a rich man to enter into the kingdom of God.
TR, ευκοπωτερον γαρ εστιν καμηλον δια τρυμαλιας ραφιδος εισελθειν η πλουσιον εις την βασιλειαν του θεου εισελθειν
Translit Interlinear, eukopôteron {lebih mudah} gar {karena} estin {ia adalah} kamêlon {unta} dia {melalui} trumalias {mata} raphidos {jarum} eiselthein {untuk masuk} ê {daripada} plousion {orang kaya} eis {ke dalam} tên basileian {Kerajaan} tou theou {Allah} eiselthein {untuk masuk}
Tidak diketahui pasti apakah ada tempat di Israel bernama "lubang jarum" di era Yesus Kristus karena kota Yerusalem tempo doeloe sudah hancur.
Dewasa ini memang ada dua gerbang, yang besar dan yang kecil, dan yang kecil disebut "mata jarum" namun gerbang itu baru ada belakangan, tidak dapat dibuktikan bahwa gerbang atau pintu itu sudah ada di zaman Yesus Kristus.
Ungkapan-ungkapan "lubang-jarum" di atas adalah ungkapan kiasan yang umum di kalangan Semitik
Kalangan Semitik (Ibrani, Aram, maupun Arab) biasa menggunakan tamsil (ibarat) seperti unta atau gajah melewati lubang jarum untuk melukiskan suatu kemustahilan :
"Anda tahu bahwa mereka tidak dapat memperlihatkan kepada seseorang pohon emas, tidak pula seekor gajah melewati mata jarum." (T. Bab. Beracot, vol. 55. 2.)
"Barangkali Anda adalah salah satu dari Pombedita (sekolah Yahudi di Babilonia) yang membuat seekor gajah melewati mata jarum." (T. Bab, Bava Metzia, vol. 38. 2.)
"Demi Allah, kami sudah melihat dengan mata kepala sendiri, membawa seekor gajah melewati mata jarum." (Prefat. ad Zohar, Editor Sultzbach}.
Bahkan Al~Qur'an pun menggunakan ungkapan serupa :
* Q.S. 7:40
"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan." http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=40&t=ind
Maka jelas bahwa ungkapan "lubang jarum" merupakan kiasan (proverb).
Sumber :
- Yohannes/ Biblika
- FF Bruce, Ucapan Yesus yang Sulit, SAAT Malang, p 202-206
Pada pertemuan APP minggu ke 3 umat katolik seKAJ merenungkan pentingnya mengambil sikap dalam mengatasi godaan terutama dalam hal ingin menjadi kaya. Yesus menyatakan bahwa kekayaan bisa menjadi penghalang dalam keselamatan dan juga dalam pemuridan. Kisah ini terjadi saat Yesus dalam perjalanan ke Yerusalem , yaitu menjelang minggu palma. Ia dicari-cari seorang kaya yang sebenarnya ingin meminta konfirmasi bahwa ia layak masuk sorga karena sudah menjalankan seluruh aturan agama. Yesus menjelang akhir pelayananNya justru mengajarkan hal yang kontroversial yang membuat murid-muridnya tercengang.
Bagi orang Yahudi kekayaan adalah tanda bahwa seseorang diberkati karena dekat dengan Allah (Ulangan 28:1-14) dan orang yang miskin adalah orang yang melawan kehendak Allah, orang terkutuk (Ulangan 28:15-46). Begitu sulitnya orang kaya masuk sorga sampai dikatakan mustahil sehingga Yesus mengatakan, lebih mudah “Saya bawa unta masuk lewat lubang jarum”. Ilustrasi ini lah yang membuat kegemparan bagi murid-muridNya yang kental dengan tradisi Yahudi.
Dalam Injil hanya dua kali Yesus mengambil ilustrasi dengan menggunakan unta. Unta tidak jamak berada di tiap tempat di dunia ini, bahkan di Indonesia anda hanya menemukannya di kebun binatang atau Taman Safari. Sepertinya memang Unta di “disain” khusus oleh Allah untuk hidup di padang gurun (Yeh 25:5). Unta bisa bertahan untuk tidak minum berminggu-minggu dan sedikit makan rumput, tapi sekali dia minum bisa berember-ember air. Selain tahan hidup di padang pasir yang kering, unta lebih kuat dari kuda atau keledai dalam hal membawa beban (Kej 37:25; 1Raja10: 30:43; Ayub 1:3), lebih gesit dan tidak mudah tergelincir bila menempuh pegunungan terjal dan berbatu. Hal ini dimungkinkan karena alas kakinya seperti dilapis spons yang mampu menapak batuan tajam dengan lembut tanpa menimbulkan suara.
Saat penulis ditengah kegelapan malam dalam perjalanan mendaki ke puncak gunung Sinai (+1,700 m) yang terjal dan berbatu-batu dengan dingin yang begitu menggigit, tiba2 merebak bau yang menyengat diantara suara orang-orang berbahasa arab. Setelah senter diarahkan ke sumbernya, tampaklah puluhan unta dengan diam, duduk menanti perintah tuannya. Walaupun badannya tinggi dan besar, unta termasuk binatang jinak, bahkan nyaris tidak bersuara walau bergerombol. Unta hanya saling menyentuhkan hidungnya tanpa bersuara bila menyapa unta lain. Beda sekali dengan manusia ya? Karena kegunaannya maka unta sangat bernilai bagi suku2 yang hidup di padang gurun di timur tengah selain kuda dan keledai . Selain sebagai alat transportasi, unta digunakan oleh para pengirim berita ”kilat khusus” untuk mengantar surat perintah raja ( Ester 8:10). Karena kegesitannya unta juga digunakan untuk berperang ( Yes 21:7, 1 Sam30:17)
Bahkan unta-unta kerajaan ditandai dengan kalung emas (Hak 8:21,26) dan diperlakukan dengan sangat baik (Kej 24:31,32) kecuali oleh suku bangsa Yahudi. Karena bagi orang Yahudi unta adalah binatang haram, tidak boleh dimakan (Im 11:4) karena tidak berkuku belah. Unta tidak boleh dimakan, masuk tidak kosher, non halal. Sama seperti orang kusta, haram dan najis karena dikutuk Tuhan, jadi tidak boleh masuk kota. Bila mereka lewat kampung atau berjumpa orang-orang yahudi, maka dari jauh sudah harus membawa bunyi-bunyian dan berteriak-teriak bahwa mereka orang kusta supaya orang-orang lain menyingkir. Inilah yang menjadi ajaran kontroversial bagi murid-murid Yesus, bagaimana mungkin unta yang haram bisa masuk ke kota tempat tinggal orang Yahudi?
Lubang pintu yang disebut lubang jarum adalah bentuk umum lubang pintu orang Yahudi yang serupa dengan lubang jarum sempit memanjang. Tetapi pintu lubang jarum yang berada di tembok pembatas kota baru digunakan bila pintu gerbang kota ditutup setelah ”jam kantor”. Hanya penduduk kota yang bisa masuk lewat pintu lubang jarum yang dijaga tentara. Unta bisa lewat kah? Bisa sekali karena memang pintunya masih cukup tinggi untuk dilewati unta. Unta jelas sekali masih bisa lewat lubang jarum, tetapi penumpang dan barang-barangnya harus diturunkan terlebih dulu. Mengapa? Karena harus diperiksa oleh penjaga pintu, apakah ia penduduk kota dan barang-barangpun harus di ”screening” apa kena pajak atau tidak. Kalau penumpang atau bebannya tidak diturunkan dari onta maka rombongan jelas sudah pasti tidak akan dijinkan masuk melalui pintu penjagaan tersebut. Setelah mengalami pemeriksaan, unta pun harus ditarik masuk kedalam lubang jarum, karena ia binatang jinak yang tidak akan berjalan sendiri tanpa diperintah apalagi melalui jalan sempit di lubang jarum.
Itulah yang dimaksud Yesus, lebih mudah bagi Yesus menarik unta masuk melewati pintu lubang jarum daripada membawa orang kaya masuk surga. Tidak ada yang mustahil bagi Yesus walaupun ia termasuk orang Yahudi tapi Ia adalah 100 % Allah yang memegang kunci pintu Surga. Unta akan diam saja bila barang-barang dan ikatannya dilepaskan, bahkan diam dan menurut untuk ditarik Yesus masuk lorong yang sempit dan gelap (pintu lubang jarum). Tapi orang kaya belum tentu rela melepaskan ikatan (pikiran) nya untuk terus menerus menambah kekayaan dan tidak pernah puas dalam kehidupannya. Juga akan sangat sulit untuk tetap ”diam” tidak berpikir akan hartanya, apalagi harus memikul salib kehidupan dalam melewati lorong gelap dalam hidupnya untuk mengikuti Yesus masuk KerajaanNya.
Kitapun sebenarnya haram dan najis di mata Tuhan, tidak layak masuk surga karena dosa-dosa kita. Tetapi karena kasih karunia Allah kita dibenarkan dan dipilih untuk ditarik masuk Kerajaan Allah. Untuk bisa masuk pun kita harus mau mengikuti Yesus masuk dalam lorong kegelapan dengan kepasrahan. Berani melepaskan segala pikiran didalam kita, termasuk pikiran-pikiran untuk menjadi (bertambah) kaya. Kita perlu punya sikap penurut dan jinak seperti unta, untuk bisa menjadi pengikut Yesus agar sampai pada kehidupan kekal.
Menjadi kaya bukanlah dosa, tetapi keinginan untuk menjadi kaya dengan melanggar hukum Allah, dengan mengurangi hak orang lain, itulah yang berdosa. Yang dibenci Tuhan Yesus adalah cara-cara atau keinginan menjadi kaya sehingga menjadi “berhala” karena cara mendapat kekayaan sering mengurangi hak orang lain atau menghalalkan segala cara sehingga bertentangan dengan kehendak Allah.
Yesus katakan orang miskin SELALU ada padamu (Mat 26:11), artinya lakukan sesuatu bagi orang miskin dengan kekayaanmu terus menerus. Miskin dan kaya adalah relatif, selalu ada orang merasa lebih (kaya) dibandingkan yang lain, demikian pula selalu ada orang yang lebih berkekurangan dari kita walau kitapun belum berkecukupan. Juallah dan berikanlah kepada yang miskin (Markus 10:21) jangan lah kekayaan atau kelebihan kita menghalangi karya Tuhan bagi orang miskin, orang-orang yang berkekurangan dibandingkan kita. Karena kekayaan juga adalah rahmat yang Tuhan percayakan kepada kita untuk digunakan menyenangkan hatiNya dengan berbagi dan melayani orang-orang yang lebih miskin dari kita.
Kita mungkin seperti orang muda tadi yang sudah menjalankan semua ritual agama, berdevosi dengan setia. Tetapi tidak memperhatikan yang paling mendasar, menyerahkan seluruh akal-budi, hati dan pikiran kita dan membangun relasi dengan Allah. Mari kita mau mengambil sikap rendah hati seperti unta agar boleh masuk ke dalam kota dengan taat pada pimpinan Roh Kudus. Hati yang dikuasai belas kasihan Tuhan pasti membuat kita mau ambil bagian dengan berbagi kepada orang miskin, berkarya bagi Tuhan melalui kekayaan kita. Sehingga pada akhirnya dengan tersenyum Tuhan akan menyambut kita, si unta tadi dan mengatakan ” Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Mat 25:21).
Sumber :
1. Majalah Shalom Betawi edisi April 2006.
2. Sarapanpagi.org Baca Selengkapnya...
Selasa, 24 April 2012
Mengapa bukan nama "YAHWEH atau YEHOVA" ?
Mengapa orang Kristen kini tidak menyebut Allah dengan nama Yahweh lagi? Benarkah sikap orang Kristen tersebut? Tidakkah sikap tersebut akan mengingkari sebagian kitabnya sendiri yaitu Perjanjian Lama? Awalnya saya juga bingung, tapi saya juga tidak pernah bertanya kepada orang lain. Namun akhirnya kini saya mengerti, Tuhan Penolong saya. Semoga Tuhan berkenan atas penjelasan ini dan memberkati para pembaca.
* Keluaran 6:2
LAI TB, Aku telah MENAMPAKKAN DIRI kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi DENGAN NAMA-KU TUHAN Aku belum menyatakan diri.
6:3 KJV, And I appeared unto Abraham, unto Isaac, and unto Jacob, by the name of God Almighty, but by my name JEHOVAH was I not known to them.
Hebrew,
וָאֵרָא אֶל־אַבְרָהָם אֶל־יִצְחָק וְאֶל־יַעֲקֹב בְּאֵל שַׁדָּי וּשְׁמִי יְהוָה לֹא נֹודַעְתִּי לָהֶם׃
Translit, VA'ERA 'EL-'AVRAHAM 'EL-YITSKHAQ VE'EL-YA'AQOV BE'EL SYADAY USYEMI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) LO' NODATI LAHEM
* Keluaran 3:15
LAI TB, berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah NAMA-KU untuk selama-lamanya dan itulah SEBUTAN-KU turun-temurun.
KJV, And God said moreover unto Moses, Thus shalt thou say unto the children of Israel, the LORD God of your fathers, the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob, hath sent me unto you: this is my name for ever, and this is my memorial unto all generations.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר עֹוד אֱלֹהִים אֶל־מֹשֶׁה כֹּה־תֹאמַר אֶל־בְּנֵי יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵי אֲבֹתֵיכֶם אֱלֹהֵי אַבְרָהָם אֱלֹהֵי יִצְחָק וֵאלֹהֵי יַעֲקֹב שְׁלָחַנִי אֲלֵיכֶם זֶה־שְּׁמִי לְעֹלָם וְזֶה זִכְרִי לְדֹר דֹּר׃
Translit,VAYOMER 'OD 'ELOHIM 'EL-MOSYEH KO TOMAR 'EL-BENEY YISRA'EL YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) 'ELOHEY AVOTEYKHEM 'ELOHEY 'AVRAHAM 'ELOHEY YITSKHAQ VELOHEY YA'AQOV SYELAKHANI 'ALEYKHEM ZEH-SYEMI LE'OLAM VEZEH ZIKHRI LEDOR DOR
* Imamat 19:12
LAI TB, Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; AKULAH TUHAN.
KJV, And ye shall not swear by my name falsely, neither shalt thou profane the name of thy God: I am the LORD.
Hebrew,
וְלֹא־תִשָּׁבְעוּ בִשְׁמִי לַשָּׁקֶר וְחִלַּלְתָּ אֶת־שֵׁם אֱלֹהֶיךָ אֲנִי יְהוָה׃
Translit, VELO-TISYAVU VISYMI LASYAQER VEKHILALTA 'ET-SYEM 'ELOHEYKHA 'ANI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay)
Tampaknya dari awal Allah berusaha/rindu memberitakan namaNya yang kudus itu. Tapi Dia seakan2 tidak bernama, atau tidak memberitahu namaNya. Abraham belum mengenal namaNya, Ishak dan Yakub mengenal Allah sebagai Allah bagi bapaknya/Abraham.
Nama adalah identitas, untuk menandai atau mengenali seseorang. Perlukah sebenarnya Allah bernama? Allah perlu memilih namaNya sebenarnya agar bisa dikenali dan dipanggil oleh manusia.
Allah menandai diriNya dengan namaNya, sehingga dunia tahu bahwa yang menyandang Nama tersebut adalah Allah yang benar & hidup. Karena di dunia ini sudah banyak allah sejak dunia jatuh dalam dosa, dan allah2 palsu itu diberi nama oleh manusia untuk dipanggil & disembah, contoh Dewa Ra, Zeus, Baal, dll.
Allah ingin manusia tahu, bahwa Dia berbeda & Hidup, tidak sama dengan allah2 palsu itu. Untuk membedakan diriNya, Allah sendiri yang memilih nama bagi DiriNya, Dia bukan dinamakan oleh manusia. Awalnya orang Israel hanya mengenali ALlah dalam nama: Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Itulah Allah yang diwarisi turun-temurun, dari bapak iman yaitu Abraham mewarisi iman percaya kepada ALlah yang memanggilnya. (Jika ada yang menyebut Allah Abraham, Allah Ismael, dan Allah Ahmad, itu pasti berbeda dengan Allah yang mewariskan Hukum Taurat!)
Tapi kini Dia memilih dan memproklamirkan namaNya yaitu:
TUHAN, itulah namaKu! YHWH adalah Elohim, Tuhan adalah Allah! NamaKu yang kudus/suci, yang berbeda/terpisah, tidak bisa disandingkan dengan nama dewa manapun atau allah2 palsu.
Tuhan adalah Allah satu2nya.... sedangkan allah2 lain adalah palsu/dusta/bohong. Jika ada yang mengaku allah selain TUHAN, maka mereka adalah allah pendusta/iblis! Dan itu harus diketahui oleh seluruh Israel jika hendak menjadi umat Allah Yang Benar. Siapa yang tidak mengakui Tuhan Allah, atau menyamakan Tuhan Allah dengan allah2 yang lain, maka mereka bukanlah umat Allah, dan mereka akan dikeluarkan dari bangsa Allah.
* Yesaya 42:8
LAI TB, Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
KJV, I am the LORD: that is my name: and my glory will I not give to another, neither my praise to graven images.
Hebrew,
אֲנִי יְהוָה הוּא שְׁמִי וּכְבֹודִי לְאַחֵר לֹא־אֶתֵּן וּתְהִלָּתִי לַפְּסִילִים׃
Translit, 'ANI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) HU SYEMI UKHEVODI LE'AKHER LO-'ETEN UTEHILATI LAPSILIM
* Yeremia 16:21
LAI TB, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku TUHAN.
KJV, Therefore, behold, I will this once cause them to know, I will cause them to know mine hand and my might; and they shall know that my name is The LORD.
Hebrew,
לָכֵן הִנְנִי מֹודִיעָם בַּפַּעַם הַזֹּאת אֹודִיעֵם אֶת־יָדִי וְאֶת־גְּבוּרָתִי וְיָדְעוּ כִּי־שְׁמִי יְהוָה׃ ס
Translit, LAKHEN HINNI MODI'AM BAPA'AM HAZOT 'ODI'EM 'ET-YADI VE'ET-GEVURATI VEYADU KI-SYEMI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay)
Ada satu masa di mana keturunan Abraham atau Israel, lupa akan Allah mereka dan nama Allah mereka. Hal itu karena menjadi budaknya Mesir, dan di Mesir dikuasai allah2 palsu. Maka Allah ingin mengingatkan mereka bahwa mereka mempunyai Allah sendiri Yang Mahakuasa yaitu ALlah nenek moyangnya (Abraham-Ishak-Yakub), dan mereka terikat perjanjian dengan Dia oleh karena Abraham.
Maka Allah mengkarakterkan diriNya melalui perbuatan2Nya supaya dikenali sebagai ALlah yang benar oleh kaum Israel. Allah ingin Israel mengenal diriNya sebagai Allah Pembebas yang membebaskan mereka dari perbudakan allah2 palsu, Allah Pemimpin yang memimpin mereka dengan membelah dan menyeberangi Laut Teberau, Allah Pemenang yang mengangkat mereka di antara bangsa2.
Maka namaNya bisa disebut: Allah yang membebaskan kita dari Mesir, Allah yang membelah Laut Teberau, Allah yang memberi kita kemenangan, dll.
Lalu masuk lagi ke satu masa, di mana Allah mengkarakterkan diriNya sebagai Raja & Hakim.
NamaNya disebut juga: Allah yang memberi Hukum Taurat, Allah yang menghukum/menghakimi bangsa2, Allah yang disembah Daud.
Allah berulang kali berusaha menyatakan diriNya kepada Israel. Tapi ternyata tidak cukup hanya namaNya diketahui, tapi Allah harus menandai diriNya melalui perkataan & perbuatanNya. Karena kemudian timbul masa di mana orang2 menyalahgunakan nama Tuhan, yaitu ulah para penyusup (nabi2 palsu) yang ingin memalsukan identitas Tuhan melalui firman2 rekaannya sendiri. Karena ulah nabi2 palsu itu, Allah tidak lagi dikenali dan didengar oleh Israel sebagaimana harusnya. Ketika Allah berfirman, malah Israel tidak percaya. Mereka percaya firman para nabi palsu.
* Yeremia 14:14
LAI TB, Jawab TUHAN: "Para nabi itu BERNUBUAT PALSU DEMI NAMA-KU! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri
KJV, Then the LORD said unto me, The prophets prophesy lies in my name: I sent them not, neither have I commanded them, neither spake unto them: they prophesy unto you a false vision and divination, and a thing of nought, and the deceit of their heart.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר יְהוָה אֵלַי קֶר הַנְּבִאִים נִבְּאִים בִּשְׁמִי לֹא שְׁלַחְתִּים וְלֹא צִוִּיתִים וְלֹא דִבַּרְתִּי אֲלֵיהֶם חֲזֹון שֶׁקֶר וְקֶסֶם [וֶאֱלוּל כ] (וֶאֱלִיל ק) [וְתַרְמוּת כ] (וְתַרְמִית ק) לִבָּם הֵמָּה מִתְנַבְּאִים לָכֶם׃ ס
Translit, VAYOMER YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) 'ELAY QER HANEVI'IM NIBIM BISYMI LO SYELAKHTIM VELO TSIVITIM VELO DIBARTI 'ALEYHEM KHAZON SYEQER VEQESEM VE'ELIVL VE'ELIL VETARMIVT VETARMIT LIBAM HEMAH MITNABIM LAKHEM
Bagaimana perasaan Allah? Sedih dan sakit hati. Bagaikan seorang ayah yang tidak dikenali anaknya lagi dan ditolak anaknya, bahkan sang anak menyebut orang lain sebagai ayahnya, sang anak tidak suka ayahnya dan mengganti ayahnya dengan orang lain. Padahal mereka lahir dan hidup karena ayah kandungnya, tapi ayah kandungnya disia2kan, dilupakan/diabaikan dan dihina.
Maka hukum 'Hormatilah Orang Tuamu' adalah hukum yang amat penting, karena demikianlah Allah sendiri merasakan sakitnya jadi Orang Tua yang tidak dihormati dan bahkan dilawan/dimusuhi.
Allah gemas pada anak2Nya, sehingga sesuai keinginan mereka maka Allah pergi dan tidak lagi menjadi ayah pelindung mereka, mereka diserahkan kepada nabi2 palsu. Nabi2 palsu tidak sanggup menjadi ayah yang melindungi mereka, mereka diinjak2 musuh.
Ketika bangsa2 mencibir Israel, maka nama Allah Israel pun dihinakan. Dan Allah merasa disakiti, dihina dan tidak dianggap atau tidak ditakuti bangsa2 lagi karena kesalahan umatNya yang kalah total. Bangsa2 tidak takut lagi kepada Allah Israel dan YHWH dianggap mati, sehingga dunia terancam tidak lagi mengenali Allah Yang Benar. Maka Allah bangkit untuk menyelamatkan NamaNya dan menyelamatkan masa depan bumi. Allah kembali mengumpulkan umatNya dari pembuangan dan mendirikan bangsa Israel yang baru, supaya Nama Allah tetap hadir di muka bumi ini melalui Israel.
* Yehezkiel 36:23
LAI TB, Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, demikianlah firman Tuhan ALLAH, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.
KJV, And I will sanctify my great name, which was profaned among the heathen, which ye have profaned in the midst of them; and the heathen shall know that I am the LORD, saith the Lord GOD, when I shall be sanctified in you before their eyes.
Hebrew,
וְקִדַּשְׁתִּי אֶת־שְׁמִי הַגָּדֹול הַמְחֻלָּל בַּגֹּויִם אֲשֶׁר חִלַּלְתֶּם בְּתֹוכָם וְיָדְעוּ הַגֹּויִם כִּי־אֲנִי יְהוָה נְאֻם אֲדֹנָי יְהוִה בְּהִקָּדְשִׁי בָכֶם לְעֵינֵיהֶם׃
Translit, VEQIDASYTI 'ET-SYEMI HAGADOL HAMEKHULAL BAGOYIM 'ASYER KHILALTEM BETOKHAM VEYADU HAGOYIM KI-'ANI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) NE'UM ADONAY 'YEHOVIH (dibaca: 'Elohim) BEHIQADSYI VAKHEM LE'EYNEYHEM
* Yehezkiel 39:25
LAI TB, firman Tuhan ALLAH: Sekarang, Aku akan memulihkan keadaan Yakub dan akan menyayangi seluruh kaum Israel dan cemburu-Ku timbul untuk mempertahankan nama-Ku yang kudus.
KJV, Therefore thus saith the Lord GOD; Now will I bring again the captivity of Jacob, and have mercy upon the whole house of Israel, and will be jealous for my holy name;
Hebrew,
לָכֵן כֹּה אָמַר אֲדֹנָי יְהוִה עַתָּה אָשִׁיב אֶת־ [שְׁבִית כ] (שְׁבוּת ק) יַעֲקֹב וְרִחַמְתִּי כָּל־בֵּית יִשְׂרָאֵל וְקִנֵּאתִי לְשֵׁם קָדְשִׁי׃
Translit, LAKHEN KOH 'AMAR ADONAY YEHOVIH (dibaca: 'Elohim) 'ATAH 'ASYIV 'ET-SYEVYT SYEVUT YA'AQOV VERIKHAMTI KOL-BEIT YISRA'EL VEQINETI LESYEM QADSYI
Maka sejak zaman Babilonia sampai zaman Romawi, di seluruh muka bumi ada sekumpulan manusia yang mengenal Allah Pencipta Semesta, yaitu bangsa Israel. Mereka yang memegang rahasia besar yang dunia tidak ketahui. Allah tidak dikenal oleh dunia, dunia benar2 dalam kegelapan.
Selama itu Israel sengaja ditundukkan ALlah di bawah Romawi, sebagaimana dulu ditundukkan di bawah Mesir. Hal ini supaya mereka menanti2kan Allah datang untuk menolong mereka.
Namun ada kesalahmengertian Israel, Israel berharap Mesias akan dikirim seperti Musa untuk mengalahkan Romawi seperti Mesir dulu, dan membuat Israel menjadi negara Adikuasa lagi.
Padahal dulu pun Allah membebaskan mereka dari tuan2 Mesir bukanlah bertujuan untuk mendirikan negara Adikuasa, melainkan supaya mereka menjadi umat/hamba Allah.
Maka Allah datang sebagai Yesus Kristus!
Yesus adalah Nama yang Allah pilih sendiri, sebagaimana Ia memilih nama YHWH. YHWH/Yehova adalah namaNya, dan kini Ia datang dengan nama Yesus yang berarti Yehova Penyelamat/Juruselamat.
* Matius 1:21
LAI TB, Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia YESUS, karena Dialah yang akan MENYELAMATKAN UMAT-NYA dari dosa mereka."
KJV, And she shall bring forth a son, and thou shalt call his name JESUS: for he shall save his people from their sins.
TR,τεξεται δε υιον και καλεσεις το ονομα αυτου ιησουν αυτος γαρ σωσει τον λαον αυτου απο των αμαρτιων αυτων
Translit, texetai de huion kai kaleseis to onoma autou iêsoun autos gar sôsei ton laon autou apo tôn hamartiôn autôn
Ternyata tidak cukup nama dan perbuatan2, yang semuanya bisa dipalsukan allah2 palsu. Allah harus hadir sendiri ke dunia untuk membuktikan diriNya ADA! Dan Yesus melakukan apa yang dulu DiriNya lakukan sebagai Yehova. Yesus menguasai angin yang mengacaukan laut sebaimana Yehova menguasai angin untuk membelah laut, Yesus berjalan melewati air sebagimana Yehova berjalan mendului di Laut Teberau, Yesus mematahkan kutuk setan sebagaimana Yehova mematahkan kutuk bangsa2, Yesus menghidupkan sebagaimana Yehova dulu membangkitkan orang mati, Yesus memberi makan roti dari sorga sebagimana dulu Yehova menurunkan manna, Yesus melenyapkan penyakit sebagaimana Yehova melenyakan racun/bisa ular tedung, dst.
Allah sudah datang dan namaNya adalah Yesus. Maka siapapun yang menolak nama Yesus berarti menolak Allah! Kita tidak perlu memanggil Allah dengan nama Yehova, karena kita harus memanggilNya dalam nama Yesus.
Mengapa kita JANGAN memanggil Allah lagi dengan sebutan Yehova? Karena jika demikian, kita tidak mengakui dan menyangkali Yesus sebagai Allah. Usaha2 yang mengembalikan lagi nama Allah dengan nama Yehova adalah tipuan iblis yang berusaha menyangkali Yesus sebagai Tuhan. Demikianlah Saksi2 Yehova disebut, karena mereka menyangkali Yesus sebagai Tuhan Allah.
Yesus adalah Tuhan, sebagaimana dulu Yehova adalah Tuhan, karena Allah hanyalah Tuhan!
Siapa yang mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, maka mereka adalah umat Allah dan mereka akan diselamatkan. Persis seperti dulu Allah dalam nama Yehova rindu menjadi ayah yang dihormati umatNya, demikian juga Allah dalam nama Yesus rindu menjadi ayah dari anak2Nya.
* Lukas 13:34
LAI TB, Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
KJV, O Jerusalem, Jerusalem, which killest the prophets, and stonest them that are sent unto thee; how often would I have gathered thy children together, as a hen doth gather her brood under her wings, and ye would not!
TR, ιερουσαλημ ιερουσαλημ η αποκτεινουσα τους προφητας και λιθοβολουσα τους απεσταλμενους προς αυτην ποσακις ηθελησα επισυναξαι τα τεκνα σου ον τροπον ορνις την εαυτης νοσσιαν υπο τας πτερυγας και ουκ ηθελησατε
Translit, ierousalêm ierousalêm hê apokteinousa tous prophêtas kai lithobolousa tous apestalmenous pros autên posakis êthelêsa episunaxai ta tekna sou hon tropon ornis tên heautês nossian hupo tas pterugas kai ouk êthelêsate
Dulu karena Israel menolak firman Yehova, maka Israel dibuang ke antara bangsa2 untuk melenyapkan firman dusta nabi2 palsu. Tetapi kini karena Israel ingin melenyapkan Sang Firman itu sendiri yaitu Yesus (Firman Yang Menjadi Daging), maka Yesuslah kini yang dibuang mereka ke antara bangsa2.
Luar biasanya, Yesus justru menentukan untuk memakai seorang pemuda Yahudi yang ingin melenyapkan namaNya dan membuang DiriNya untuk menjadi pemberita namaNya. Mengapa? Karena pemuda Yahudi ini dulunya adalah seorang pemuja setia nama Yahweh, dan kini dia mengenali dan mengakui bahwa Yahweh yang dipujanya tidak lain adalah Yesus! Pemuda itu adalah Saulus (besar) yang berubah jadi Paulus (kecil). Seperti Yehova yang tampak besar yang menjadi Yesus yang tampak kecil.
Paulus inilah yang benar2 mengenal Yehova, dan dia akan dapat benar2 mengenali dan menyaksikan Yesus sebagai Allah yang sama dengan Yehova. Yehova dan Yesus adalah Allah yang sama! Yesus adalah Yehova yang datang menyelamatkan, sesuai arti nama Yesus. Yesus adalah Nama Allah yang harus diberitakan oleh Paulus ke antara bangsa2.
* Kisah Para Rasul 9:15
LAI TB, firman Tuhan kepadanya: Pergilah, sebab (Paulus) adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
KJV, But the Lord said unto him, Go thy way: for he is a chosen vessel unto me, to bear my name before the Gentiles, and kings, and the children of Israel:
TR, ειπεν δε προς αυτον ο κυριος πορευου οτι σκευος εκλογης μοι εστιν ουτος του βαστασαι το ονομα μου ενωπιον εθνων και βασιλεων υιων τε ισραηλ
Translit, eipen de pros auton ho kurios poreuou hoti skeuos eklogês moi estin houtos tou bastasai to onoma mou enôpion ethnôn kai basileôn huiôn te israêl
Apakah bukti bahwa Nama Yesus adalah Nama Allah atau Nama Yehova? Inilah perkataan Yesus sendiri mengenai namaNya:
* Yohanes 5:43
LAI TB, Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
KJV, I am come in my Father's name, and ye receive me not: if another shall come in his own name, him ye will receive.
TR, εγω εληλυθα εν τω ονοματι του πατρος μου και ου λαμβανετε με εαν αλλος ελθη εν τω ονοματι τω ιδιω εκεινον ληψεσθε
Translit, egô elêlutha en tô onomati tou patros mou kai ou lambanete me ean allos elthê en tô onomati tô idiô ekeinon êpsesthe
Dan inilah kesaksian Paulus bahwa Nama Yesus adalah Nama pilihan Allah sendiri untuk menjadi Nama yang harus ditinggikan di seluruh semesta raya.
* Filipi 2:9
LAI TB, Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
KJV, Wherefore God also hath highly exalted him, and given him a name which is above every name:
TR, διο και ο θεος αυτον υπερυψωσεν και εχαρισατο αυτω ονομα το υπερ παν ονομα
Translit, dio kai ho theos auton huperupsôsen kai ekharisato autô onoma to huper pan onoma
Kini Yesus sudah kembali ke tahtaNya di sorga, yang tertinggal di bumi adalah NamaNya dan kesaksian tentang perbuatanNya dan perkataanNya. Sementara kesaksian tentang Nama Yesus yang Mahaagung itu terus diberitakan, banyak nabi2 palsu yang kembali bermunculan untuk memalsukan Nama Yesus sebaimana dulu nabi2 palsu memalsukan nama & firman Yahweh.
Bersyukur Tuhan Yesus telah memilih Paulus untuk menuliskan Injil Yesus Kristus bagi kita semua dari bangsa2 lain. Melalui pernyataan Yesus kepada Paulus yang diteguhkan para saksi2 hidup yaitu 11 rasul dan beberapan orang lainnya, Injil yang benar telah digariskan. Jika ada yang memberitakan Yesus sebagai sosok yang lain, maka mereka adalah para nabi palsu. Saat ini para nabi palsu memberitakan Yesus yang lain yaitu Yesus yang hanya seorang manusia unggul, Yesus yang hanya sebatas nabi, Yesus yang seorang malaikat, Yesus yang sebagai allah kecil dan terpisah dari Allah Bapa, dsb.
Maka Nama Yesus yang benar adalah Yesus yang dikenali sebagai Kristus/Juruselamat. Sebagaimana dulu Yehova dikenal sebagai Yehova Jireh.
* 1 Yohanes 2:22
LAI TB, Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.
KJV, Who is a liar but he that denieth that Jesus is the Christ? He is antichrist, that denieth the Father and the Son.
TR, τις εστιν ο ψευστης ει μη ο αρνουμενος οτι ιησους ουκ εστιν ο χριστος ουτος εστιν ο αντιχριστος ο αρνουμενος τον πατερα και τον υιον
Translit, tis estin ho pseustês ei mê ho arnoumenos hoti iêsous ouk estin ho khristos houtos estin ho antikhristos ho arnoumenos ton patera kai ton huion
* 1 Yohanes 4:3
LAI TB, setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
KJV, And every spirit that confesseth not that Jesus Christ is come in the flesh is not of God: and this is that spirit of antichrist, whereof ye have heard that it should come; and even now already is it in the world.
TR, και παν πνευμα ο μη ομολογει τον ιησουν χριστον εν σαρκι εληλυθοτα εκ του θεου ουκ εστιν και τουτο εστιν το του αντιχριστου ο ακηκοατε οτι ερχεται και νυν εν τω κοσμω εστιν ηδη
Translit, kai pan pneuma ho mê homologei ton iêsoun khriston en sarki elêluthota ek tou theou ouk estin kai touto estin to tou antikhristou ho akêkoate hoti erkhetai kai nun en tô kosmô estin êdê
* 2 Korintus 11:4
LAI TB, kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil (kitab) yang lain dari pada yang telah kamu terima.
KJV, For if he that cometh preacheth another Jesus, whom we have not preached, or if ye receive another spirit, which ye have not received, or another gospel, which ye have not accepted, ye might well bear with him.
TR, ει μεν γαρ ο ερχομενος αλλον ιησουν κηρυσσει ον ουκ εκηρυξαμεν η πνευμα ετερον λαμβανετε ο ουκ ελαβετε η ευαγγελιον ετερον ο ουκ εδεξασθε καλως ηνειχεσθε
Translit, ei men gar ho erkhomenos allon iêsoun kêrussei hon ouk ekêruxamen ê pneuma eteron lambanete ho ouk elabete ê euaggelion heteron ho ouk edexasthe kalôs êneikhesthe
* Galatia 1:8
LAI TB, Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil (kitab) yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
KJV, But though we, or an angel from heaven, preach any other gospel unto you than that which we have preached unto you, let him be accursed.
TR, αλλα και εαν ημεις η αγγελος εξ ουρανου ευαγγελιζηται υμιν παρ ο ευηγγελισαμεθα υμιν αναθεμα εστω
Translit, alla kai ean hêmeis hê aggelos ex ouranou euaggelizêtai humin par ho euêggelisametha humin anathema estô
Maka kini, bagaimanakah kita seharusnya memanggil nama Allah?
Panggillah NamaNya, panggillah Tuhan Yesus Kristus!!!
* 1 Yohanes 5:20
LAI TB, Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. DIA ADALAH ALLAH YANG BENAR DAN HIDUP YANG KEKAL.
KJV, And we know that the Son of God is come, and hath given us an understanding, that we may know him that is true, and we are in him that is true, even in his Son Jesus Christ. This is the true God, and eternal life.
TR, οιδαμεν δε οτι ο υιος του θεου ηκει και δεδωκεν ημιν διανοιαν ινα γινωσκωμεν τον αληθινον και εσμεν εν τω αληθινω εν τω υιω αυτου ιησου χριστω ουτος εστιν ο αληθινος θεος και η ζωη αιωνιος
Translit, oidamen de hoti ho huios tou theou êkei kai dedôken hêmin dianoian ina ginôskômen ton alêthinon kai esmen en tô alêthinô en tô huiô autou iêsou khristô houtos estin ho alêthinos theos kai hê zôê aiônios
* Filipi 2:10-11
LAI TB, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
KJV, That at the name of Jesus every knee should bow, of things in heaven, and things in earth, and things under the earth; And that every tongue should confess that Jesus Christ is Lord, to the glory of God the Father.
TR, ινα εν τω ονοματι ιησου παν γονυ καμψη επουρανιων και επιγειων και καταχθονιων και πασα γλωσσα εξομολογησηται οτι κυριος ιησους χριστος εις δοξαν θεου πατρος
Translit, hina en tô onomati iêsou pan gonu kampsê epouraniôn kai epigeiôn kai katakhthoniôn kai pasa glôssa exomologêsêtai hoti kurios iêsous khristos eis doxan theou patros
Sumber: Sarapanpagi.org Baca Selengkapnya...
* Keluaran 6:2
LAI TB, Aku telah MENAMPAKKAN DIRI kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi DENGAN NAMA-KU TUHAN Aku belum menyatakan diri.
6:3 KJV, And I appeared unto Abraham, unto Isaac, and unto Jacob, by the name of God Almighty, but by my name JEHOVAH was I not known to them.
Hebrew,
וָאֵרָא אֶל־אַבְרָהָם אֶל־יִצְחָק וְאֶל־יַעֲקֹב בְּאֵל שַׁדָּי וּשְׁמִי יְהוָה לֹא נֹודַעְתִּי לָהֶם׃
Translit, VA'ERA 'EL-'AVRAHAM 'EL-YITSKHAQ VE'EL-YA'AQOV BE'EL SYADAY USYEMI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) LO' NODATI LAHEM
* Keluaran 3:15
LAI TB, berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah NAMA-KU untuk selama-lamanya dan itulah SEBUTAN-KU turun-temurun.
KJV, And God said moreover unto Moses, Thus shalt thou say unto the children of Israel, the LORD God of your fathers, the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob, hath sent me unto you: this is my name for ever, and this is my memorial unto all generations.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר עֹוד אֱלֹהִים אֶל־מֹשֶׁה כֹּה־תֹאמַר אֶל־בְּנֵי יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵי אֲבֹתֵיכֶם אֱלֹהֵי אַבְרָהָם אֱלֹהֵי יִצְחָק וֵאלֹהֵי יַעֲקֹב שְׁלָחַנִי אֲלֵיכֶם זֶה־שְּׁמִי לְעֹלָם וְזֶה זִכְרִי לְדֹר דֹּר׃
Translit,VAYOMER 'OD 'ELOHIM 'EL-MOSYEH KO TOMAR 'EL-BENEY YISRA'EL YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) 'ELOHEY AVOTEYKHEM 'ELOHEY 'AVRAHAM 'ELOHEY YITSKHAQ VELOHEY YA'AQOV SYELAKHANI 'ALEYKHEM ZEH-SYEMI LE'OLAM VEZEH ZIKHRI LEDOR DOR
* Imamat 19:12
LAI TB, Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; AKULAH TUHAN.
KJV, And ye shall not swear by my name falsely, neither shalt thou profane the name of thy God: I am the LORD.
Hebrew,
וְלֹא־תִשָּׁבְעוּ בִשְׁמִי לַשָּׁקֶר וְחִלַּלְתָּ אֶת־שֵׁם אֱלֹהֶיךָ אֲנִי יְהוָה׃
Translit, VELO-TISYAVU VISYMI LASYAQER VEKHILALTA 'ET-SYEM 'ELOHEYKHA 'ANI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay)
Tampaknya dari awal Allah berusaha/rindu memberitakan namaNya yang kudus itu. Tapi Dia seakan2 tidak bernama, atau tidak memberitahu namaNya. Abraham belum mengenal namaNya, Ishak dan Yakub mengenal Allah sebagai Allah bagi bapaknya/Abraham.
Nama adalah identitas, untuk menandai atau mengenali seseorang. Perlukah sebenarnya Allah bernama? Allah perlu memilih namaNya sebenarnya agar bisa dikenali dan dipanggil oleh manusia.
Allah menandai diriNya dengan namaNya, sehingga dunia tahu bahwa yang menyandang Nama tersebut adalah Allah yang benar & hidup. Karena di dunia ini sudah banyak allah sejak dunia jatuh dalam dosa, dan allah2 palsu itu diberi nama oleh manusia untuk dipanggil & disembah, contoh Dewa Ra, Zeus, Baal, dll.
Allah ingin manusia tahu, bahwa Dia berbeda & Hidup, tidak sama dengan allah2 palsu itu. Untuk membedakan diriNya, Allah sendiri yang memilih nama bagi DiriNya, Dia bukan dinamakan oleh manusia. Awalnya orang Israel hanya mengenali ALlah dalam nama: Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub. Itulah Allah yang diwarisi turun-temurun, dari bapak iman yaitu Abraham mewarisi iman percaya kepada ALlah yang memanggilnya. (Jika ada yang menyebut Allah Abraham, Allah Ismael, dan Allah Ahmad, itu pasti berbeda dengan Allah yang mewariskan Hukum Taurat!)
Tapi kini Dia memilih dan memproklamirkan namaNya yaitu:
TUHAN, itulah namaKu! YHWH adalah Elohim, Tuhan adalah Allah! NamaKu yang kudus/suci, yang berbeda/terpisah, tidak bisa disandingkan dengan nama dewa manapun atau allah2 palsu.
Tuhan adalah Allah satu2nya.... sedangkan allah2 lain adalah palsu/dusta/bohong. Jika ada yang mengaku allah selain TUHAN, maka mereka adalah allah pendusta/iblis! Dan itu harus diketahui oleh seluruh Israel jika hendak menjadi umat Allah Yang Benar. Siapa yang tidak mengakui Tuhan Allah, atau menyamakan Tuhan Allah dengan allah2 yang lain, maka mereka bukanlah umat Allah, dan mereka akan dikeluarkan dari bangsa Allah.
* Yesaya 42:8
LAI TB, Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
KJV, I am the LORD: that is my name: and my glory will I not give to another, neither my praise to graven images.
Hebrew,
אֲנִי יְהוָה הוּא שְׁמִי וּכְבֹודִי לְאַחֵר לֹא־אֶתֵּן וּתְהִלָּתִי לַפְּסִילִים׃
Translit, 'ANI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) HU SYEMI UKHEVODI LE'AKHER LO-'ETEN UTEHILATI LAPSILIM
* Yeremia 16:21
LAI TB, Aku mau memberitahukan kepada mereka, sekali ini Aku akan memberitahukan kepada mereka kekuasaan-Ku dan keperkasaan-Ku, supaya mereka tahu, bahwa nama-Ku TUHAN.
KJV, Therefore, behold, I will this once cause them to know, I will cause them to know mine hand and my might; and they shall know that my name is The LORD.
Hebrew,
לָכֵן הִנְנִי מֹודִיעָם בַּפַּעַם הַזֹּאת אֹודִיעֵם אֶת־יָדִי וְאֶת־גְּבוּרָתִי וְיָדְעוּ כִּי־שְׁמִי יְהוָה׃ ס
Translit, LAKHEN HINNI MODI'AM BAPA'AM HAZOT 'ODI'EM 'ET-YADI VE'ET-GEVURATI VEYADU KI-SYEMI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay)
Ada satu masa di mana keturunan Abraham atau Israel, lupa akan Allah mereka dan nama Allah mereka. Hal itu karena menjadi budaknya Mesir, dan di Mesir dikuasai allah2 palsu. Maka Allah ingin mengingatkan mereka bahwa mereka mempunyai Allah sendiri Yang Mahakuasa yaitu ALlah nenek moyangnya (Abraham-Ishak-Yakub), dan mereka terikat perjanjian dengan Dia oleh karena Abraham.
Maka Allah mengkarakterkan diriNya melalui perbuatan2Nya supaya dikenali sebagai ALlah yang benar oleh kaum Israel. Allah ingin Israel mengenal diriNya sebagai Allah Pembebas yang membebaskan mereka dari perbudakan allah2 palsu, Allah Pemimpin yang memimpin mereka dengan membelah dan menyeberangi Laut Teberau, Allah Pemenang yang mengangkat mereka di antara bangsa2.
Maka namaNya bisa disebut: Allah yang membebaskan kita dari Mesir, Allah yang membelah Laut Teberau, Allah yang memberi kita kemenangan, dll.
Lalu masuk lagi ke satu masa, di mana Allah mengkarakterkan diriNya sebagai Raja & Hakim.
NamaNya disebut juga: Allah yang memberi Hukum Taurat, Allah yang menghukum/menghakimi bangsa2, Allah yang disembah Daud.
Allah berulang kali berusaha menyatakan diriNya kepada Israel. Tapi ternyata tidak cukup hanya namaNya diketahui, tapi Allah harus menandai diriNya melalui perkataan & perbuatanNya. Karena kemudian timbul masa di mana orang2 menyalahgunakan nama Tuhan, yaitu ulah para penyusup (nabi2 palsu) yang ingin memalsukan identitas Tuhan melalui firman2 rekaannya sendiri. Karena ulah nabi2 palsu itu, Allah tidak lagi dikenali dan didengar oleh Israel sebagaimana harusnya. Ketika Allah berfirman, malah Israel tidak percaya. Mereka percaya firman para nabi palsu.
* Yeremia 14:14
LAI TB, Jawab TUHAN: "Para nabi itu BERNUBUAT PALSU DEMI NAMA-KU! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri
KJV, Then the LORD said unto me, The prophets prophesy lies in my name: I sent them not, neither have I commanded them, neither spake unto them: they prophesy unto you a false vision and divination, and a thing of nought, and the deceit of their heart.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר יְהוָה אֵלַי קֶר הַנְּבִאִים נִבְּאִים בִּשְׁמִי לֹא שְׁלַחְתִּים וְלֹא צִוִּיתִים וְלֹא דִבַּרְתִּי אֲלֵיהֶם חֲזֹון שֶׁקֶר וְקֶסֶם [וֶאֱלוּל כ] (וֶאֱלִיל ק) [וְתַרְמוּת כ] (וְתַרְמִית ק) לִבָּם הֵמָּה מִתְנַבְּאִים לָכֶם׃ ס
Translit, VAYOMER YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) 'ELAY QER HANEVI'IM NIBIM BISYMI LO SYELAKHTIM VELO TSIVITIM VELO DIBARTI 'ALEYHEM KHAZON SYEQER VEQESEM VE'ELIVL VE'ELIL VETARMIVT VETARMIT LIBAM HEMAH MITNABIM LAKHEM
Bagaimana perasaan Allah? Sedih dan sakit hati. Bagaikan seorang ayah yang tidak dikenali anaknya lagi dan ditolak anaknya, bahkan sang anak menyebut orang lain sebagai ayahnya, sang anak tidak suka ayahnya dan mengganti ayahnya dengan orang lain. Padahal mereka lahir dan hidup karena ayah kandungnya, tapi ayah kandungnya disia2kan, dilupakan/diabaikan dan dihina.
Maka hukum 'Hormatilah Orang Tuamu' adalah hukum yang amat penting, karena demikianlah Allah sendiri merasakan sakitnya jadi Orang Tua yang tidak dihormati dan bahkan dilawan/dimusuhi.
Allah gemas pada anak2Nya, sehingga sesuai keinginan mereka maka Allah pergi dan tidak lagi menjadi ayah pelindung mereka, mereka diserahkan kepada nabi2 palsu. Nabi2 palsu tidak sanggup menjadi ayah yang melindungi mereka, mereka diinjak2 musuh.
Ketika bangsa2 mencibir Israel, maka nama Allah Israel pun dihinakan. Dan Allah merasa disakiti, dihina dan tidak dianggap atau tidak ditakuti bangsa2 lagi karena kesalahan umatNya yang kalah total. Bangsa2 tidak takut lagi kepada Allah Israel dan YHWH dianggap mati, sehingga dunia terancam tidak lagi mengenali Allah Yang Benar. Maka Allah bangkit untuk menyelamatkan NamaNya dan menyelamatkan masa depan bumi. Allah kembali mengumpulkan umatNya dari pembuangan dan mendirikan bangsa Israel yang baru, supaya Nama Allah tetap hadir di muka bumi ini melalui Israel.
* Yehezkiel 36:23
LAI TB, Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, demikianlah firman Tuhan ALLAH, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.
KJV, And I will sanctify my great name, which was profaned among the heathen, which ye have profaned in the midst of them; and the heathen shall know that I am the LORD, saith the Lord GOD, when I shall be sanctified in you before their eyes.
Hebrew,
וְקִדַּשְׁתִּי אֶת־שְׁמִי הַגָּדֹול הַמְחֻלָּל בַּגֹּויִם אֲשֶׁר חִלַּלְתֶּם בְּתֹוכָם וְיָדְעוּ הַגֹּויִם כִּי־אֲנִי יְהוָה נְאֻם אֲדֹנָי יְהוִה בְּהִקָּדְשִׁי בָכֶם לְעֵינֵיהֶם׃
Translit, VEQIDASYTI 'ET-SYEMI HAGADOL HAMEKHULAL BAGOYIM 'ASYER KHILALTEM BETOKHAM VEYADU HAGOYIM KI-'ANI YEHOVAH (dibaca: 'Adonay) NE'UM ADONAY 'YEHOVIH (dibaca: 'Elohim) BEHIQADSYI VAKHEM LE'EYNEYHEM
* Yehezkiel 39:25
LAI TB, firman Tuhan ALLAH: Sekarang, Aku akan memulihkan keadaan Yakub dan akan menyayangi seluruh kaum Israel dan cemburu-Ku timbul untuk mempertahankan nama-Ku yang kudus.
KJV, Therefore thus saith the Lord GOD; Now will I bring again the captivity of Jacob, and have mercy upon the whole house of Israel, and will be jealous for my holy name;
Hebrew,
לָכֵן כֹּה אָמַר אֲדֹנָי יְהוִה עַתָּה אָשִׁיב אֶת־ [שְׁבִית כ] (שְׁבוּת ק) יַעֲקֹב וְרִחַמְתִּי כָּל־בֵּית יִשְׂרָאֵל וְקִנֵּאתִי לְשֵׁם קָדְשִׁי׃
Translit, LAKHEN KOH 'AMAR ADONAY YEHOVIH (dibaca: 'Elohim) 'ATAH 'ASYIV 'ET-SYEVYT SYEVUT YA'AQOV VERIKHAMTI KOL-BEIT YISRA'EL VEQINETI LESYEM QADSYI
Maka sejak zaman Babilonia sampai zaman Romawi, di seluruh muka bumi ada sekumpulan manusia yang mengenal Allah Pencipta Semesta, yaitu bangsa Israel. Mereka yang memegang rahasia besar yang dunia tidak ketahui. Allah tidak dikenal oleh dunia, dunia benar2 dalam kegelapan.
Selama itu Israel sengaja ditundukkan ALlah di bawah Romawi, sebagaimana dulu ditundukkan di bawah Mesir. Hal ini supaya mereka menanti2kan Allah datang untuk menolong mereka.
Namun ada kesalahmengertian Israel, Israel berharap Mesias akan dikirim seperti Musa untuk mengalahkan Romawi seperti Mesir dulu, dan membuat Israel menjadi negara Adikuasa lagi.
Padahal dulu pun Allah membebaskan mereka dari tuan2 Mesir bukanlah bertujuan untuk mendirikan negara Adikuasa, melainkan supaya mereka menjadi umat/hamba Allah.
Maka Allah datang sebagai Yesus Kristus!
Yesus adalah Nama yang Allah pilih sendiri, sebagaimana Ia memilih nama YHWH. YHWH/Yehova adalah namaNya, dan kini Ia datang dengan nama Yesus yang berarti Yehova Penyelamat/Juruselamat.
* Matius 1:21
LAI TB, Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia YESUS, karena Dialah yang akan MENYELAMATKAN UMAT-NYA dari dosa mereka."
KJV, And she shall bring forth a son, and thou shalt call his name JESUS: for he shall save his people from their sins.
TR,τεξεται δε υιον και καλεσεις το ονομα αυτου ιησουν αυτος γαρ σωσει τον λαον αυτου απο των αμαρτιων αυτων
Translit, texetai de huion kai kaleseis to onoma autou iêsoun autos gar sôsei ton laon autou apo tôn hamartiôn autôn
Ternyata tidak cukup nama dan perbuatan2, yang semuanya bisa dipalsukan allah2 palsu. Allah harus hadir sendiri ke dunia untuk membuktikan diriNya ADA! Dan Yesus melakukan apa yang dulu DiriNya lakukan sebagai Yehova. Yesus menguasai angin yang mengacaukan laut sebaimana Yehova menguasai angin untuk membelah laut, Yesus berjalan melewati air sebagimana Yehova berjalan mendului di Laut Teberau, Yesus mematahkan kutuk setan sebagaimana Yehova mematahkan kutuk bangsa2, Yesus menghidupkan sebagaimana Yehova dulu membangkitkan orang mati, Yesus memberi makan roti dari sorga sebagimana dulu Yehova menurunkan manna, Yesus melenyapkan penyakit sebagaimana Yehova melenyakan racun/bisa ular tedung, dst.
Allah sudah datang dan namaNya adalah Yesus. Maka siapapun yang menolak nama Yesus berarti menolak Allah! Kita tidak perlu memanggil Allah dengan nama Yehova, karena kita harus memanggilNya dalam nama Yesus.
Mengapa kita JANGAN memanggil Allah lagi dengan sebutan Yehova? Karena jika demikian, kita tidak mengakui dan menyangkali Yesus sebagai Allah. Usaha2 yang mengembalikan lagi nama Allah dengan nama Yehova adalah tipuan iblis yang berusaha menyangkali Yesus sebagai Tuhan. Demikianlah Saksi2 Yehova disebut, karena mereka menyangkali Yesus sebagai Tuhan Allah.
Yesus adalah Tuhan, sebagaimana dulu Yehova adalah Tuhan, karena Allah hanyalah Tuhan!
Siapa yang mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, maka mereka adalah umat Allah dan mereka akan diselamatkan. Persis seperti dulu Allah dalam nama Yehova rindu menjadi ayah yang dihormati umatNya, demikian juga Allah dalam nama Yesus rindu menjadi ayah dari anak2Nya.
* Lukas 13:34
LAI TB, Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.
KJV, O Jerusalem, Jerusalem, which killest the prophets, and stonest them that are sent unto thee; how often would I have gathered thy children together, as a hen doth gather her brood under her wings, and ye would not!
TR, ιερουσαλημ ιερουσαλημ η αποκτεινουσα τους προφητας και λιθοβολουσα τους απεσταλμενους προς αυτην ποσακις ηθελησα επισυναξαι τα τεκνα σου ον τροπον ορνις την εαυτης νοσσιαν υπο τας πτερυγας και ουκ ηθελησατε
Translit, ierousalêm ierousalêm hê apokteinousa tous prophêtas kai lithobolousa tous apestalmenous pros autên posakis êthelêsa episunaxai ta tekna sou hon tropon ornis tên heautês nossian hupo tas pterugas kai ouk êthelêsate
Dulu karena Israel menolak firman Yehova, maka Israel dibuang ke antara bangsa2 untuk melenyapkan firman dusta nabi2 palsu. Tetapi kini karena Israel ingin melenyapkan Sang Firman itu sendiri yaitu Yesus (Firman Yang Menjadi Daging), maka Yesuslah kini yang dibuang mereka ke antara bangsa2.
Luar biasanya, Yesus justru menentukan untuk memakai seorang pemuda Yahudi yang ingin melenyapkan namaNya dan membuang DiriNya untuk menjadi pemberita namaNya. Mengapa? Karena pemuda Yahudi ini dulunya adalah seorang pemuja setia nama Yahweh, dan kini dia mengenali dan mengakui bahwa Yahweh yang dipujanya tidak lain adalah Yesus! Pemuda itu adalah Saulus (besar) yang berubah jadi Paulus (kecil). Seperti Yehova yang tampak besar yang menjadi Yesus yang tampak kecil.
Paulus inilah yang benar2 mengenal Yehova, dan dia akan dapat benar2 mengenali dan menyaksikan Yesus sebagai Allah yang sama dengan Yehova. Yehova dan Yesus adalah Allah yang sama! Yesus adalah Yehova yang datang menyelamatkan, sesuai arti nama Yesus. Yesus adalah Nama Allah yang harus diberitakan oleh Paulus ke antara bangsa2.
* Kisah Para Rasul 9:15
LAI TB, firman Tuhan kepadanya: Pergilah, sebab (Paulus) adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
KJV, But the Lord said unto him, Go thy way: for he is a chosen vessel unto me, to bear my name before the Gentiles, and kings, and the children of Israel:
TR, ειπεν δε προς αυτον ο κυριος πορευου οτι σκευος εκλογης μοι εστιν ουτος του βαστασαι το ονομα μου ενωπιον εθνων και βασιλεων υιων τε ισραηλ
Translit, eipen de pros auton ho kurios poreuou hoti skeuos eklogês moi estin houtos tou bastasai to onoma mou enôpion ethnôn kai basileôn huiôn te israêl
Apakah bukti bahwa Nama Yesus adalah Nama Allah atau Nama Yehova? Inilah perkataan Yesus sendiri mengenai namaNya:
* Yohanes 5:43
LAI TB, Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
KJV, I am come in my Father's name, and ye receive me not: if another shall come in his own name, him ye will receive.
TR, εγω εληλυθα εν τω ονοματι του πατρος μου και ου λαμβανετε με εαν αλλος ελθη εν τω ονοματι τω ιδιω εκεινον ληψεσθε
Translit, egô elêlutha en tô onomati tou patros mou kai ou lambanete me ean allos elthê en tô onomati tô idiô ekeinon êpsesthe
Dan inilah kesaksian Paulus bahwa Nama Yesus adalah Nama pilihan Allah sendiri untuk menjadi Nama yang harus ditinggikan di seluruh semesta raya.
* Filipi 2:9
LAI TB, Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
KJV, Wherefore God also hath highly exalted him, and given him a name which is above every name:
TR, διο και ο θεος αυτον υπερυψωσεν και εχαρισατο αυτω ονομα το υπερ παν ονομα
Translit, dio kai ho theos auton huperupsôsen kai ekharisato autô onoma to huper pan onoma
Kini Yesus sudah kembali ke tahtaNya di sorga, yang tertinggal di bumi adalah NamaNya dan kesaksian tentang perbuatanNya dan perkataanNya. Sementara kesaksian tentang Nama Yesus yang Mahaagung itu terus diberitakan, banyak nabi2 palsu yang kembali bermunculan untuk memalsukan Nama Yesus sebaimana dulu nabi2 palsu memalsukan nama & firman Yahweh.
Bersyukur Tuhan Yesus telah memilih Paulus untuk menuliskan Injil Yesus Kristus bagi kita semua dari bangsa2 lain. Melalui pernyataan Yesus kepada Paulus yang diteguhkan para saksi2 hidup yaitu 11 rasul dan beberapan orang lainnya, Injil yang benar telah digariskan. Jika ada yang memberitakan Yesus sebagai sosok yang lain, maka mereka adalah para nabi palsu. Saat ini para nabi palsu memberitakan Yesus yang lain yaitu Yesus yang hanya seorang manusia unggul, Yesus yang hanya sebatas nabi, Yesus yang seorang malaikat, Yesus yang sebagai allah kecil dan terpisah dari Allah Bapa, dsb.
Maka Nama Yesus yang benar adalah Yesus yang dikenali sebagai Kristus/Juruselamat. Sebagaimana dulu Yehova dikenal sebagai Yehova Jireh.
* 1 Yohanes 2:22
LAI TB, Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.
KJV, Who is a liar but he that denieth that Jesus is the Christ? He is antichrist, that denieth the Father and the Son.
TR, τις εστιν ο ψευστης ει μη ο αρνουμενος οτι ιησους ουκ εστιν ο χριστος ουτος εστιν ο αντιχριστος ο αρνουμενος τον πατερα και τον υιον
Translit, tis estin ho pseustês ei mê ho arnoumenos hoti iêsous ouk estin ho khristos houtos estin ho antikhristos ho arnoumenos ton patera kai ton huion
* 1 Yohanes 4:3
LAI TB, setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
KJV, And every spirit that confesseth not that Jesus Christ is come in the flesh is not of God: and this is that spirit of antichrist, whereof ye have heard that it should come; and even now already is it in the world.
TR, και παν πνευμα ο μη ομολογει τον ιησουν χριστον εν σαρκι εληλυθοτα εκ του θεου ουκ εστιν και τουτο εστιν το του αντιχριστου ο ακηκοατε οτι ερχεται και νυν εν τω κοσμω εστιν ηδη
Translit, kai pan pneuma ho mê homologei ton iêsoun khriston en sarki elêluthota ek tou theou ouk estin kai touto estin to tou antikhristou ho akêkoate hoti erkhetai kai nun en tô kosmô estin êdê
* 2 Korintus 11:4
LAI TB, kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil (kitab) yang lain dari pada yang telah kamu terima.
KJV, For if he that cometh preacheth another Jesus, whom we have not preached, or if ye receive another spirit, which ye have not received, or another gospel, which ye have not accepted, ye might well bear with him.
TR, ει μεν γαρ ο ερχομενος αλλον ιησουν κηρυσσει ον ουκ εκηρυξαμεν η πνευμα ετερον λαμβανετε ο ουκ ελαβετε η ευαγγελιον ετερον ο ουκ εδεξασθε καλως ηνειχεσθε
Translit, ei men gar ho erkhomenos allon iêsoun kêrussei hon ouk ekêruxamen ê pneuma eteron lambanete ho ouk elabete ê euaggelion heteron ho ouk edexasthe kalôs êneikhesthe
* Galatia 1:8
LAI TB, Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil (kitab) yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
KJV, But though we, or an angel from heaven, preach any other gospel unto you than that which we have preached unto you, let him be accursed.
TR, αλλα και εαν ημεις η αγγελος εξ ουρανου ευαγγελιζηται υμιν παρ ο ευηγγελισαμεθα υμιν αναθεμα εστω
Translit, alla kai ean hêmeis hê aggelos ex ouranou euaggelizêtai humin par ho euêggelisametha humin anathema estô
Maka kini, bagaimanakah kita seharusnya memanggil nama Allah?
Panggillah NamaNya, panggillah Tuhan Yesus Kristus!!!
* 1 Yohanes 5:20
LAI TB, Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. DIA ADALAH ALLAH YANG BENAR DAN HIDUP YANG KEKAL.
KJV, And we know that the Son of God is come, and hath given us an understanding, that we may know him that is true, and we are in him that is true, even in his Son Jesus Christ. This is the true God, and eternal life.
TR, οιδαμεν δε οτι ο υιος του θεου ηκει και δεδωκεν ημιν διανοιαν ινα γινωσκωμεν τον αληθινον και εσμεν εν τω αληθινω εν τω υιω αυτου ιησου χριστω ουτος εστιν ο αληθινος θεος και η ζωη αιωνιος
Translit, oidamen de hoti ho huios tou theou êkei kai dedôken hêmin dianoian ina ginôskômen ton alêthinon kai esmen en tô alêthinô en tô huiô autou iêsou khristô houtos estin ho alêthinos theos kai hê zôê aiônios
* Filipi 2:10-11
LAI TB, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "YESUS KRISTUS ADALAH TUHAN," bagi kemuliaan Allah, Bapa!
KJV, That at the name of Jesus every knee should bow, of things in heaven, and things in earth, and things under the earth; And that every tongue should confess that Jesus Christ is Lord, to the glory of God the Father.
TR, ινα εν τω ονοματι ιησου παν γονυ καμψη επουρανιων και επιγειων και καταχθονιων και πασα γλωσσα εξομολογησηται οτι κυριος ιησους χριστος εις δοξαν θεου πατρος
Translit, hina en tô onomati iêsou pan gonu kampsê epouraniôn kai epigeiôn kai katakhthoniôn kai pasa glôssa exomologêsêtai hoti kurios iêsous khristos eis doxan theou patros
Sumber: Sarapanpagi.org Baca Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)




