IRAN, Teheran (MP) -- Setahun ditahan di Penjara Evin di Iran, Pastor Saeed Abedini diberitakan telah membawa lebih dari 30 orang mengenal Yesus Kristus (Isa al-Masih).
Hal ini diungkapkan oleh Naghmeh Abedini, sang isteri, ketika menjadi pembicara di sebuah pertemuan di Liberty University, Amerika Serikat.
"Mereka banyak kali telah mengatakan padanya bahwa mereka akan membebaskannya dan mengijinkannya kembali pada keluarga kami, dengan anak-anak dan saya, jika ia menyangkal iman Kristennya, [namun] ia tetap teguh berdiri di penjara itu," demikian ungkap sang isteri seperti dilaporkan theblaze.com.
Pastor Saeed menjadi Kristen tahun 2000 lalu dan menjadi salah satu tokoh kebangunan gereja di Iran. Pernikahannya dengan Naghmeh yang berkewarganegaraan AS memberikannya kesempatan untuk memiliki dual-citizenship, Iran dan AS. Saat ini mereka telah dikaruniakan dua orang anak.
Pastor Saeed ditahan di pertengahan 2012 lalu sementara berupaya membangun sebuah panti asuhan. Ia dituduh pemerintah Republik Islam Iran membahayakan keamanan nasional. Pada persidangan di awal 2013 ia dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.
Dalam sebuah surat yang dikirimkan Pastor Saeed kepada isterinya di permulaan tahun ia mengungkapkan tentang penganiayaan mental dan fisik yang harus dialaminya dalam tahanan, termasuk tidak diijinkan berobat.
"Bagi saya mengetahui bahwa begitu banyak di antara mereka sekarang mengenal Kristus, semua itu menjadi tidak sia-sia. Aku tahu bahwa penahanannya tidaklah sia-sia," ungkap sang isteri seperti dikutip Christianpost.com.
"Anak-anak begitu ingin supaya ia kembali, tapi kami bangga bahwa ia lebih memilih Kristus dari kami, bahkan lebih dari berkumpul bersama kami, ia telah memilih untuk mempertahankan imannya," ungkapnya.
Saat ini petisi untuk pembebasan Pastor Saeed di beheardproject.com telah mencapai lebih dari 600.000.
Sumber : Menarapenjaga.blogspot.com
Baca Selengkapnya...
Tampilkan postingan dengan label Aniaya gereja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aniaya gereja. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 September 2013
Selasa, 24 September 2013
Ketaatan Sister Chang
Sebab justru itulah maksudnya aku menulis surat kepada kamu, yaitu untuk menguji kamu, apakah kamu taat dalam segala sesuatu. 2 Kor 2:9.
Ketika Allah berbicara kepada Sister Chang, seorang pemimpin gereja rumah dari Henan, Dia menyuruhnya untuk melakukan sesuatu yang sama sekali tidak masuk akal. Dia memerintahkannya untuk pergi dan memberitakan Injil di luar kantor polisi setempat. Tindakan semacam ini akan membuatnya ditangkap, sekalipun di negara barat. Dan di Cina komunis, ini adalah sebuah cara yang meyakinkan untuk mengundang hukuman berat. Tetapi, semakin lama Sister Chang mendoakan hal ini, semakin jelas suara Allah yang terus memberitahunya untuk melakukan hal itu. Akhirnya, ia tidak melihat pilihan lain kecuali menaati Allah.
Berdiri di luar kantor polisi, ia dengan berani memberitakan Injil kepada orang-orang yang melihatnya dengan keheranan. Dalam beberapa menit, beberapa polisi menyeretnya ke dalam dan menahannya. Di mata manusia ketaatannya tampak konyol, tetapi Allah bisa melihat hal-hal yang tidak kita lihat.
Sister Chang dihukum tanpa pengadilan dan ia dikirim ke penjara wanita, dimana ia ditempatkan diantara ribuan jiwa yang terhilang. Ia dengan berani dan penuh kasih memberitakan Injil kepada sesama tahanan. Cahaya Injil menyebar seperti api. Hanya dalam tiga bulan, 800 wanita percaya kepada Yesus! Seluruh suasana penjara menjadi berubah, dan suara-suara pujian dan penyembahan yang baru terdengar di lorong-lorong penjara dan di halaman.
Direktur penjara sangat keheranan dengan perubahan suasana tersebut dan ia bisa merunutnya ke khotbah Sister Chang. Ia lalu membawa Sister Chang ke kantornya dan berkata, "Kamu telah membuat pekerjaan saya jadi mudah! Tidak ada lagi perkelahian diantara para tahanan dan para wanita itu menjadi lembut dan patuh. Kami membutuhkan lebih banyak orang seperti kamu untuk bekerja disini. Mulai hari ini, kami telah memutuskan untuk membebaskan kamu. Kami ingin memberimu pekerjaan sepenuh waktu di penjara ini, dan kami akan menggaji kamu 3.000 yuan per bulan (Sekitar Rp. 3.500.000,- sebuah harta karun untuk ukuran desa Henan). Direktur itu melanjutkan, "Kami juga akan memberimu sebuah mobil dan seorang sopir, dan akan memberimu rumah."
Sister Chang dengan singkat mempertimbangkan tawaran itu, dan kemudian menjawab, "Dua puluh tahun yang lalu aku menjadi murid Yesus Kristus dan Dia selalu indah bagiku. Aku tidak percaya tawaran mobil, sopir, dan gaji yang Anda berikan adalah sesuai dengan apa yang Yesus ingin perbuat dengan hidupku, karena aku adalah milik-Nya. Yang ingin aku lakukan hanyalah memberitakan Kabar Baik."
Terlepas dari penolakannya atas tawaran itu direktur tersebut tetap melepaskannya dari penjara pada hari itu, dan ia terus melanjutkan pelayanannya bagi Tuhan.
Melakukan apa yang Tuhan minta untuk kita lakukan selalu mengandung berkat. Jangan membantah, melawannya, dan mencoba untuk memikirkan rinciannya. Pokoknya kerjakan saja. Ini adalah salah satu tanda dari seorang murid sejati Yesus Kristus.
(Kita bisa saja berdalih bahwa itu hanya salah satu cara Allah dalam memakai orang-orang untuk memenangkan dunia dan ada banyak cara lain yang Allah bisa pakai yang tidak melulu musti seperti itu. Baik...pendapat Anda ada benarnya, namun kita juga seharusnya tidak bisa memungkiri "value Injil" yang Allah kehendaki seperti KETAATAN PENUH pada Allah; KEBERANIAN menjalankan Amanat Agung; DINAMIKA SPONTANITAS hubungan akrab dengan Roh Kudus; KERELAAN menanggalkan kenyamanan/kemapanan hidup (bahkan kalau perlu: nyawa) - apabila diperlukan - dan menyambutnya sebagai Hak dan Harta Istimewa untuk turut mengalami persekutuan dalam penderitaan Kristus; dan YANG PASTI konsep kerangka kerja Tuhan SERING berbeda jauh dengan konsep/kerangka kerja manusia, perbedaannya seperti langit dan bumi - inilah fenomena paradoks yang terjadi dalam Kerajaan Allah). Baca Selengkapnya...
Ketika Allah berbicara kepada Sister Chang, seorang pemimpin gereja rumah dari Henan, Dia menyuruhnya untuk melakukan sesuatu yang sama sekali tidak masuk akal. Dia memerintahkannya untuk pergi dan memberitakan Injil di luar kantor polisi setempat. Tindakan semacam ini akan membuatnya ditangkap, sekalipun di negara barat. Dan di Cina komunis, ini adalah sebuah cara yang meyakinkan untuk mengundang hukuman berat. Tetapi, semakin lama Sister Chang mendoakan hal ini, semakin jelas suara Allah yang terus memberitahunya untuk melakukan hal itu. Akhirnya, ia tidak melihat pilihan lain kecuali menaati Allah.
Berdiri di luar kantor polisi, ia dengan berani memberitakan Injil kepada orang-orang yang melihatnya dengan keheranan. Dalam beberapa menit, beberapa polisi menyeretnya ke dalam dan menahannya. Di mata manusia ketaatannya tampak konyol, tetapi Allah bisa melihat hal-hal yang tidak kita lihat.
Sister Chang dihukum tanpa pengadilan dan ia dikirim ke penjara wanita, dimana ia ditempatkan diantara ribuan jiwa yang terhilang. Ia dengan berani dan penuh kasih memberitakan Injil kepada sesama tahanan. Cahaya Injil menyebar seperti api. Hanya dalam tiga bulan, 800 wanita percaya kepada Yesus! Seluruh suasana penjara menjadi berubah, dan suara-suara pujian dan penyembahan yang baru terdengar di lorong-lorong penjara dan di halaman.
Direktur penjara sangat keheranan dengan perubahan suasana tersebut dan ia bisa merunutnya ke khotbah Sister Chang. Ia lalu membawa Sister Chang ke kantornya dan berkata, "Kamu telah membuat pekerjaan saya jadi mudah! Tidak ada lagi perkelahian diantara para tahanan dan para wanita itu menjadi lembut dan patuh. Kami membutuhkan lebih banyak orang seperti kamu untuk bekerja disini. Mulai hari ini, kami telah memutuskan untuk membebaskan kamu. Kami ingin memberimu pekerjaan sepenuh waktu di penjara ini, dan kami akan menggaji kamu 3.000 yuan per bulan (Sekitar Rp. 3.500.000,- sebuah harta karun untuk ukuran desa Henan). Direktur itu melanjutkan, "Kami juga akan memberimu sebuah mobil dan seorang sopir, dan akan memberimu rumah."
Sister Chang dengan singkat mempertimbangkan tawaran itu, dan kemudian menjawab, "Dua puluh tahun yang lalu aku menjadi murid Yesus Kristus dan Dia selalu indah bagiku. Aku tidak percaya tawaran mobil, sopir, dan gaji yang Anda berikan adalah sesuai dengan apa yang Yesus ingin perbuat dengan hidupku, karena aku adalah milik-Nya. Yang ingin aku lakukan hanyalah memberitakan Kabar Baik."
Terlepas dari penolakannya atas tawaran itu direktur tersebut tetap melepaskannya dari penjara pada hari itu, dan ia terus melanjutkan pelayanannya bagi Tuhan.
Melakukan apa yang Tuhan minta untuk kita lakukan selalu mengandung berkat. Jangan membantah, melawannya, dan mencoba untuk memikirkan rinciannya. Pokoknya kerjakan saja. Ini adalah salah satu tanda dari seorang murid sejati Yesus Kristus.
(Kita bisa saja berdalih bahwa itu hanya salah satu cara Allah dalam memakai orang-orang untuk memenangkan dunia dan ada banyak cara lain yang Allah bisa pakai yang tidak melulu musti seperti itu. Baik...pendapat Anda ada benarnya, namun kita juga seharusnya tidak bisa memungkiri "value Injil" yang Allah kehendaki seperti KETAATAN PENUH pada Allah; KEBERANIAN menjalankan Amanat Agung; DINAMIKA SPONTANITAS hubungan akrab dengan Roh Kudus; KERELAAN menanggalkan kenyamanan/kemapanan hidup (bahkan kalau perlu: nyawa) - apabila diperlukan - dan menyambutnya sebagai Hak dan Harta Istimewa untuk turut mengalami persekutuan dalam penderitaan Kristus; dan YANG PASTI konsep kerangka kerja Tuhan SERING berbeda jauh dengan konsep/kerangka kerja manusia, perbedaannya seperti langit dan bumi - inilah fenomena paradoks yang terjadi dalam Kerajaan Allah). Baca Selengkapnya...
Senin, 23 September 2013
Kesaksian Enoch Wang (MUST READ TESTIMONY!!!)
Enoch Wang adalah pemimpin sebuah gerakan Kristen yang tumbuh dari ajaran Watchman Nee. Saat ini gerakan ini sudah mencapai jutaan orang percaya di seluruh Cina. Saudara Enoch telah menghabiskan 16 tahun dari 20 tahun terakhir ini di penjara demi Injil. Hanya setelah beberapa bulan memberikan wawancara ini, ia ditangkap lagi. Pemimpin penting dari gereja Cina ini berbicara tentang arti gerakan Kembali ke Yerusalem bagi diri-Nya dan ia membagikan sebuah kesaksian luar biasa yang sangat terkenal dan diteguhkan kebenarannya oleh banyak pemimpin gereja di Cina.
Saya pertama kali menjadi seorang Kristen pada tahun 1969 â yaitu saat berlangsungnya Revolusi Kebudayaan. Saat itu saya adalah seorang pimpinan Pasukan Tentara Merah Komunis. Iman saya kepada Allah pada tahun pertama itu sangat dangkal. Pada tahun 1970 saya sungguh-sungguh menjadi seorang anggota partai Komunis, sekalipun saya juga seorang pengikut Kristus! Tanpa menunggu lama, saya dipromosikan dalam posisi kepemimpinan Liga Kaum Muda Komunis, dan pada tahun 1972 saya ditugaskan untuk bekerja di sebuah pabrik senjata milik tentara pembebasan Cina. Barulah pada tahun 1973 saya menjadi serius tentang melayani Tuhan Yesus.
Pertama kali saya masuk penjara karena iman saya kepada Allah adalah dari tahun 1982 hingga 1994. Mereka tidak senang dengan kenyataan bahwa seorang Pasukan Tentara Merah yang ateis dan seorang pemimpin Liga Kaum Muda Komunis sekarang adalah seorang Pendeta Kristen! Dalam tahun-tahun itu mereka berusaha agar saya berpaling dari Tuhan, tetapi karena kasih karunia Allah mereka tidak bisa mengambil harta Allah di dalam hati saya.
Ketika saya ditangkap, putri kecil kami baru berusia tiga tahun. Adalah sangat menyakitkan dipisahkan dari istri dan anak saya, tetapi saat itu saya berharap bahwa orang-orang Kristen setempat bisa mengurus mereka saat saya tidak ada. Pihak penguasa mengetahui hal ini sehingga mereka memutuskan untuk mengawasi keluarga saya untuk mendeteksi apakah mereka memperoleh bantuan dari luar. Saya dihukum sebagai seorang penentang Revolusi dan seorang pengkhianat â sebuah kejahatan paling buruk di Cina. Siapapun yang didapati mencoba untuk menolong keluarga seorang Penentang Revolusi akan dituduh melakukan kejahatan yang sama, sehingga ketakutan akan hukuman akan membuat kawan-kawan Kristen saya tidak bisa membantu keluarga saya.
Kami tinggal di sebuah tanah pertanian, tetapi istri saya tdak tahu bagaimana menanam dan menuai padi, sehingga keluarga saya segera mengalami kelaparan dan menjalani suatu masa yang sangat sulit. Pada musim panas pertama, istri saya berusaha untuk memanen jagung di ladang kami sementara putri saya tinggal di rumah. Usianya yang baru menginjak empat tahun, ia telah belajar bagaimana memasak sehingga ia bisa membantu ibunya! Ia bahkan telah belajar bagaimana menyalakan api dan menanak air untuk memasak mi, atau masakan sederhana lainnya.
Tekanan terhadap putri kecil kami begitu besar. Tidak ada seorang anakpun yang seharusnya menghadapi kehidupan seperti yang harus ia jalani, tetapi Tuhan membantu mereka dan saat ini putri saya adalah seorang wanita muda yang cantik dan melayani Tuhan dengan sepenuh hatinya.
Setelah saya dipindahkan ke sebuah kamp kerja paksa di sebuah wilayah lain dari provinsi kami, istri dan putrid saya juga pindah ke kota itu agar mereka bisa terus-menerus menjenguk saya. Selama bertahun-tahun, istri saya yang tercinta membesarkan putrid saya sendirian, tanpa dukungan dari sesama orang Kristen, tanpa suami dan tanpa uang. Kadang-kadang mereka harus mengais-ngais tong sampah untuk mencari remah makanan yang bisa mereka makan atau menemukan beberapa barang yang bisa mereka jual di pasar demi beberapa sen uang. Di saat lain, beberapa kali mereka terpaksa mengemis. Dalam sebuah kesempatan, ketika ia berada di titik terendahnya, Allah memberinya penglihatan akan Surga yang mendorong imannya dan membantunya untuk terus melangkah.
Banyak orang di seluruh dunia mendoakan para pendeta di Cina saat mereka dipenjarakan, dan kami berterimakasih untuk dukungan ini. Akan tetapi, perlu diingat juga untuk mendoakan keluarga para pendeta itu, karena penderitaan mereka seringkali lebih buruk dibandingkan dengan mereka yang ada di dalam penjara. Lagipula, setidaknya saya memperoleh jatah makan setiap hari walau hanya makanan berkualitas rendah.
Kunjungan dari keluarga saya merupakan pengalaman yang pahit-manis. Mereka tidak pernah mengeluh atas kehidupan mereka, tetapi tubuh kurus kurang gizi mereka mengungkapkan pergulatan mereka yang berat. Saya rindu menemui mereka dan merasa dikuatkan saat mereka datang. Tetapi penderitaan karena mengetahui apa yang sedang mereka alami adalah penganiayaan terburuk yang bisa ditimpakan pihak penguasa kepada saya.
Putri saya tidak bisa bersekolah karena kami tidak memiliki uang untuk sekadar membeli buku atau seragam sekolah. Selain itu anak-anak kaum âkontrarevolusiâ diejek dan dilecehkan oleh para guru dan murid-murid lainnya. Saat saya dibebaskan dari penjara, orang-orang percaya di gereja berkumpul dan memutuskan untuk menyekolahkan putri saya ke universitas untuk mengejar ketertinggalan dari tahun-tahun dimana ia harus kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan. Tuhan telah menolongnya dan tahun ini ia lulus.
Ketika saya akhirnya dibebaskan pada tahun 1994, saya pikir kami akan mengalami pertemuan kembali yang menggembirakan, tetapi saya tidak sepenuhnya menyadari apa yang telah istri dan putri saya alami selama tahun-tahun tersebut. Begitu banyak emosi dan penderitaan yang telah menumpuk selama 13 tahun tertumpah seperti banjir. Saya dan istri saya harus kembali memulai membangun hubungan kami dari awal. Hanya karena kemurahan kasih karunia Tuhan Yesus kami bisa mengalami kemajuan. Sekarang segala sesuatunya telah menjadi baik dan saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena telah memberi saya seorang pasangan yang luar biasa. Tanpa istri saya, saya tidak bisa apa-apa! Tuhan selalu baik bagi kami.
Saat saya masuk penjara, saya beranggapan bahwa gereja saya benar-benar secara doktrin dan praktek, dan bahwa kelompok gereja lain di Cina melakukan kesalahan serius. Karena itu, pada tahun-tahun awal saya kurang atau tidak memiliki hubungan dengan tubuh Kristus lainnya di Cina, karena keyakinan bahwa saya melayani Allah dengan menghindari berhubungan dengan mereka. Barulah setelah saya dibebaskan dari penjara saya belajar untuk memiliki hati Allah bagi seluruh anak-anakNya.
Pada tahun 1997, saat kehidupan keluarga kami semakin mapan, saya ditangkap lagi dan menghabiskan tiga tahun lagi dipenjara. Hal yang sama terjadi saat Brother Yun dan Xu ditangkap, maupun banyak pemimpin gereja rumah lainnya. Saya sedang di dalam penjara ketika Allah secara ajaib memungkinkan Yun bisa meloloskan diri dari penjara, meskipun kakinya telah dipukuli habis-habisan sehingga ia dikenal sebagai âsi pincangâ. Allah secara adikodrati membuka pintu bagi Yun untuk melarikan diri. Saya adalah saksi dari kenyataan bahwa âapabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membukaâ (Wahyu 3:7). Saya ingin membagikan suatu bagian dari kesaksian saya yang langsung terkait dengan visi Kembali ke Yerusalem.
Pada tahun 1995, saya dan istri saya memiliki seorang putri lagi. Saya berusia 45 tahun dan tidak berharap menjadi ayah lagi. Alkitab berkata, âSesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada Tuhan, dan buah kandungan adalah suatu upah.â (Mazmur 127:3). Kami sangat senang.
Pada Hari Tahun Baru 1997, sebuah pertemuan gabungan diadakan oleh Brother Yun di dekat kota tempat tinggal saya. Para pemimpin dari berbagai jaringan gereja rumah diundang untuk hadir agar kami bisa bersekutu satu dengan yang lain, berdoa bersama, dan meruntuhkan tembok pemisah yang ada diantara berbagai kelompok gereja yang berlainan. Saya sangat ingin hadir karena Tuhan telah menunjukkan kepada saya bahwa kesatuan di dalam gerakan gereja rumah adalah sangat penting jika kami ingin memajukan Injil sebagaimana yang dikehendaki Tuhan. Sebelum kami saling mengampuni dan melakukan rekonsiliasi, saya yakin bahwa Allah tidak akan pernah sepenuhnya memberkati pekerjaan kami.
Pada saat itu keluarga saya sedang dicari polisi. Kami tinggal di lantai empat sebuah apartemen yang masih dalam proses pembangunan. Kami tidak bisa memperoleh tempat tinggal yang wajar karena untuk melakukannya kami harus mendaftar pada penguasa setempat, yang tentu saja akan segera membuat kami tertangkap.
Di pagi hari ketika saya harus berangkat ke pertemuan gabungan itu, saya sedang berbicara di telepon saat saya mendengar teriakan. Istri saya lari memasuki ruangan sambil berteriak histeris. Putri tertua saya, yang berusia 18 tahun, tengah menggendong adiknya, yang saat itu berusia 15 bulan, diatas balkon sambil melihat ke jalan. Entah bagaimana bayi kami terlepas dari gendongannya. Ia jatuh dari lantai empat dengan kepala lebih dahulu mendarat diatas setumpuk batu bata yang ada di jalan.
Istri saya menggendong putri kecil kami sambil menangis. Ia berkata,âCepat, kita harus membawanya ke rumah sakit segera!â Saya segera bisa melihat bahwa bayi itu sudah meninggal dunia. Kepalanya terbentur dan sebagian dari lapisan otaknya keluar melalui bagian depan tengkoraknya yang retak.
Saya berkata, âTidak ada gunanya pergi ke rumah sakit. Ia sudah meninggal dunia. Tidak ada apapun yang bisa dilakukan oleh rumah sakit untuk memperbaiki kondisinya.â Sebuah gejolak emosi menguasai saya. Di satu sisi saya tahu bahwa ia sudah meninggal dunia, sehingga tidak perlu pergi ke rumah sakit. Saya juga tahu bahwa jika kami pergi ke rumah sakit pihak berwenang akan segera mengetahui bahwa kami bukan penduduk yang terdaftar, dan saya akan segera ditangkap dan dikirim kembali ke penjara, kemungkinan besar dengan tuduhan membunuh bayi saya sendiri. Kami akan mendapat masalah karena tinggal secara illegal di sebuah bangunan yang belum selesai, dan keluarga yang telah mengijinkan kami tinggal disana juga akan mendapatkan kesulitan.
Saya juga merasa bahwa insiden ini merupakan serangan langsung dari setan yang bermaksud untuk mengalihkan perhatian saya dan menghalangi saya dan rekan-rekan kerja saya yang akan menghadiri pertemuan gabungan yang penting itu. Setan tidak senang ketika umat Allah berkumpul bersama untuk meruntuhkan tembok-tembok pemisah diantara mereka. Iblis selama bertahun-tahun secara diam-diam mendirikan tembok-tembok pemisah berupa sikap tidak mengampuni, kesalahpahaman, dan prasangka. Saya saat itu tidak terkejut bahwa iblis akan melakukan apapun untuk menghalangi pertemuan itu berlangsung.
Saya pun berlutut dan berdoa. Saya dalam keadaan marah, terguncang dan berduka pada saat yang bersamaan. Saya berkata, âTuhan jika ini adalah kehendakMu bagi gereja di Cina untuk bersatu, maka aku berdoa kepadaMu agar Engkau menghidupkan kembali putriku. Aku berdoa agar hari ini Engkau mengembalikan napas kehidupan ke dalam tubuhnya, besok Engkau akan membuatnya berbicara, dan lusa ia akan kembali bisa berjalan. Tetapi, jika bukan kehendakMu bagi gereja di Cina untuk bersatu, maka aku akan bersembunyi dan tidak akan pernah lagi memberitakan Injil-Mu.â Tentu saja saya akan selalu mempercayai Tuhan, tetapi saya hanya akan menarik diri dari garis depan dan memutuskan untuk menjalani kehidupan yang damai dan tenang.
Sebagian orang Kristen mungkin akan berkata, saya tidak mempunyai hak untuk berbicara kepada Allah seperti itu, tetapi Anda perlu memahami bahwa saya sedang dalam keadaan terguncang dan marah dan saya tahu bahwa kecelakaan ini adalah sebuah tindakan Iblis yang sengaja dirancang untuk menghalangi saya datang ke pertemuan gabungan itu.
Istri saya terus memeluk bayi itu dan menggendong tubuh tanpa nyawa itu. Putri cantik kami telah berhenti bernapas, jantungnya berhenti berdenyut, dan wajahnya pucat.
Pertemuan it akan dimulai pada malam itu di sebuah lokasi sekitar 20 mil jauhnya dari rumah kami. Saya memutuskan untuk mengesampingkan rasa duka saya dan tetap datang ke pertemuan itu sebagai tanda sikap tidak tunduk kepada setan dan sebagai sebuah tindakan iman kepada Allah. Saya juga memutuskan untuk tidak menangis, sekalipun saya sangat berduka di dalam hati saya. Saya ingin menunjukkan kepada iblis bahwa ia tidak akan pernah bisa mengintimidasi atau menghentikan saya.
Di akhir sore itu, saya meninggalkan rumah saya menuju ke pertemuan itu, dibungkus pakaian hangat untuk menghadapi dinginnya udara musim dingin. Saat saya meninggalkan rumah istri saya masih menggendong bayi itu sambil menangis. Bagian otak yang keluar masih terlihat, mengalir keluar dari retakan tulang tengkoraknya. Putri tertua saya hancur hatinya, menyalahkan dirinya karena telah menjatuhkan adiknya dari balkon.
Ketika saya sampai di pertemuan, Brother Yun telah mulai berbicara. Saya dan rekan-rekan pelayanan saya mengambil tempat duduk kami dan tidak memberi tahu siapapun tentang apa yang telah terjadi. Selama makan malam, kami memutuskan untuk tidak makan. Sebaliknya, kami berpuasa dan berdoa bersama-sama di ruang pertemuan, tetapi saya masih belum mau menceritakan apa yang telah terjadi kepada orang lain. Saya terus mengingatkan Tuhan betapa putri kecil kami adalah berkat yang luar biasa, dan betapa kelahirannya telah mendatangan sukacita bagi saya di usia saya yang ke-45 tahun. Saya menguji hati saya untuk melihat apakah hal ini terjadi karena ada dosa di dalam kehidupan saya.
Saya berkata kepada Tuhan, jika hal ini terjadi karena saya telah melukai hati-Nya maka saya tidak mempunyai alas an mengeluh. âApakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk? Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!â (Ayub 2:10, 1:21).
Setelah pertemuan hari pertama itu ditutup, saya tahu keluarga saya membutuhkan saya sehingga saya segera kembali ke rumah dimana saya mendapati istri dan putri saya masih menangis. Mata mereka merah dan bengkak. Istri saya masih menggendong bayi tak bernyawa itu dengan tangannya. Saya membungkuk maju dan mendoakan bayi saya di dalam nama Yesus Kristus. Tiba-tiba saya mendengar seperti suara embusan nafas lemah dari dalam mulutnya, seperti bunyi sendawa kecil. Saya sadar bahwa ia pasti bernafas dan saya, âTerpujilah Tuhan!â Kami berempat tidur di ruang yang sama, tetapi malam itu tak satupun dari kami yang tidur. Karena emosi kami sudah kering, kami hanya duduk disana berdoa secara perlahan. Pada pukul lima pagi, saya bangun dan kembali ke pertemuan gabungan itu dan menghabiskan seluruh hari dengan berdoa dan berdiskusi dengan sesame pemimpin gereja rumah lainnya, yang masih tidak tahu apa yang telah terjadi. Pada pukul sepuluh malam, pertemuan itu berakhir dan saya kembali pulang ke rumah.
Ketika saya memasuki pintu rumah kami, saya menemukan suasana yang berbeda. Putus asa telah berganti dengan sukacita. Istri saya menyusui putri kecil kami. Ia telah bernapas dengan baik, pipinya telah kembali memerah, dan ia lapar! Allah secara ajaib telah menyembuhkan tengkoraknya, dan kulit telah membungkus bagian otaknya yang tadi terlihat. Tidak ada bantuan medis yang telah diberikan kepadanya, kecuali dari Dokter Terbesar, Yesus. Yang tersisa hanyalah luka kecil di tengah dahinya.
Terlepas dari perbaikan yang nyata ini, ia masih jauh dari normal. Ia tidak bisa berjalan atau bergerak, matanya tertutup, dan ia hanya terbaring disana tidak bergerak kecuali bernapas dan menyusu.
Saya memanggil namanya, âSheng Lingâ, yang berarti âberkat rohaniâ. Ketika ia mendengar suara saya, ia berhenti minum susu dan sebuah suara kecil keluar dari mulutnya, seolah-olah ia memberi salam kepada saya. Malam itu saya bisa tidur dengan tenang, karena tahu bahwa Tuhan sedang melakukan sebuah keajaiban besar.
Keesokan paginya, saya kembali bangun awal dan menuju pertemuan di hari ketiga. Ada banyak pertobatan dan pengakuan dosa dari para pemimpin dari berbagai kelompok gereja. Kami mendengar berjam-jam kesaksian tentang bagaimana Allah sedang bekerja di setiap jaringan gereja rumah, dan kami semua menyadari bahwa Tuhan menyertai kelompok gereja lainnya sebagaimana Ia beserta dengan kami. Tahun-tahun kepahitan dan perpecahan runtuh dibawah kaki salib. Air mata mengalir saat kami saling berangkulan dan saling menerima sebagai saudara sejati di dalam Kristus. Iblis tentu sangat marah bahwa kami berkumpul bersama sebagai umat Allah yang bersatu. Ia ingin agar kami terus bekerja secara terpisah, dilemahkan oleh dinding-dinding pemisah. Keinginan Yesus adalah agar anak-anak-Nya berjalan bersama-sama. Dia berdoa dalam Yohanes 17:22-23,
"Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. "
Saya yakin bahwa tanpa pertemuan itu, dan pertemuan lainnnya seperti ini, tidak aka nada kesatuan diantara berbagai ranting yang berlainan dari gereja rumah di Cina saat ini. Dalam kondisi kami sebelumnya yang tercerai berai, tidak mungkin kami akan memiliki kemungkinan untuk menaati panggilan Allah untuk membawa Injil melalui Negara-negara yang belum mengenal Allah kembali ke Yerusalem.
Ketika saya kembali ke rumah pada malam itu, istri saya masih menyusui putri saya. Saya mengulurkan lengan saya dan berkata, âSheng Ling, mari ayah gendong kamu.â Ia mengambil satu langkah ke arah saya dan limbung, tetapi kami semua gembira karena ia telah mengambil langkah pertamanya, hanya dua hari setelah ia meninggal dunia dengan otak keluar dari tengkoraknya yang retak. Saya mulai menangis dalam sukacita.
Pada malam ketiga inilah saya menceritakan kepada keluarga saya apa yang telah saya doakan ketika Sheng Ling jatuh dari jendela. Saya berkata kepada mereka, âKetika kamu pertama kali mengambil tubuhnya dari jalan, saya berlutut dan berkata kepada Allah, âAku berdoa agar Engkau mengembalikan nyawanya kedalam tubuhnya, besok Engkau akan membuatnya berbicara, dan lusa ia akan bisa berjalan.â
Ketika mereka mendengar hal ini, mereka sangat bersukacita, karena mengetahui bahwa Allah telah melakukan suatu keajaiban yang besar.
Pada pagi keempat, saya pergi ke pertemuan dengan sukacita yang sangat besar di dalam hati saya. Akan tetapi, antusiasme saya mendadak surut ketika sejumlah pemimpin gereja rumah mengacungkan telunjuknya kepada saya dan berkata, âMereka yang menghadiri pertemuan ini diharapkan untuk tinggal disini. Komitmen untuk bersatu seperti apakah yang Anda miliki jika untuk tetap bersama dengan kami pun Anda tidak bisa, sebaliknya setiap malam Anda justru tergesa-gesa pulang ke rumah begitu pertemuan berakhir?â Saya memang belum menceritakan apapun kepada pemimpin lainnya dalam pertemuan itu, sehingga mereka tidak tahu apa yang tengah terjadi dalam hidup saya.
Dalam sesi terakhir dari pertemuan itu, Brother Yun dijadwalkan untuk berbicara, kemudian para pemimpin bermaksud untuk berdoa bersama sekali lagi sebelum setiap orang kembali ke rumahnya masing-masing. Ketika ia tengah berbicara, putrid tertua saya memasuki ruangan dan dengan girang mulai membisikkan sesuatu ke telinga saya. Ia buru-buru datang ke tempat pertemuan itu untuk memberi tahu saya bahwa adiknya sekarang telah berjalan dan berbicara dengan normal! Pada tahap itulah saya merasa harus berdiri. Saya berkata kepada setiap orang, Saya tahu sekarang bahwa adalah kehendak Tuhan bagi gereja di Cina untuk bersatu!â Di hadapan lebih dari seratus orang pemimpin, saya memberikan kesaksian tentang apa yang telah terjadi pada putri kecil saya. Setiap orang memuji Tuhan. Mereka yang menegur saya karena selalu pulang setiap malam menemui saya dan meminta maaf.
Tuhan bukan hanya menyembuhkan Sheng ling dari kecelakaan itu, melainkan ia juga telah memberkatinya dengan cara yang sangat istimewa. Ia sekarang berusia delapan tahun dan sangat cerdas sehingga di sekolah ia melompat setahun lebih awal dari teman-teman sekelasnya! Ia tidak mengalami dampak kerusakan jangka panjang sebagai akibat kecelakaan yang dialaminya. Yang tersisa hanyalah tanda luka kecil di dahinya. Tampaknya Tuhan memang meninggalkan luka kecil itu untuk mengingatkan kami akan betapa besar kuasa dan kasih karuniaNya.
Anda semua silakan datang dan mengunjungi kami kapanpun! Anda akan melihat bahwa Sheng ling sekarang adalah seorang gadis kecil yang energik dan cerdas, yang mengasihi Tuhan dengan segenap hatinya. Namanya yang bermakna âberkat rohaniâ sangat cocok untuknya.
Tuhan pertama kali berbicara kepada saya tentang membawa Injil kembali ke Yerusalem pada tahun 1979. Sejak itu, visi ini telah semakin menjadi tujuan saya dalam melayani Tuhan. Ini adalah perintah yang saya terima dari Tuhan, panggilanNya kepada saya.
Doakan agar gereja di Cina mengenal kehendak Allah sehingga kami akan mempersembahkan diri kami kepada Allah tanpa mendua hati dan ragu-ragu. Doakan agar semakin banyak orang percaya di Cina yang memiliki beban untuk membawa Injil kembali ke Yerusalem.
Doakan agar kami mampu bekerja sama dengan sesama orang percaya dari seluruh dunia sehingga kita bisa menyelesaikan Amanat Agung bersama-sama. Ketika semua bangsa telah menerima kesaksian Injil, akhir zaman akan datang.
Baca Selengkapnya...
Kesaksian Christian Andryansah; pelaku kerusuhan `98
Awalnya saya mengenal Isa Almasih berawal dari kejadian yang hampir tidak masuk akal.
Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu .
Sebelum saya mengenal Isa Almasih , saya di didik oleh orang tua saya maupun para ulama baik di bangku sekolah , musholla , maupun masjid bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan ajaran yang paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini , dan yang paling utama apabila ada di antara kami yang dapat mengenyahkan penganut di luar Islam , adalah merupakan suatu pahala yang besar , sebab menurut apa yang telah mereka ajarkan kepada saya intinya adalah penganut di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan dari muka bumi ini , dan bahaya yang paling besar pada saat itu adalah kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara perlahan lahan , yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran yang terdapat di dalam quran maupun hadist , begitulah bagaimana sikap saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia di bumi maupun akhirat dengan kasihNya .
Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan mei 1998 , saya bersama kawan-kawan saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai – ramai dengan tujuan untuk menjarah toko-toko milik non muslim , sebelum kami berangkat melakukan hal tersebut , sebenarnya saya enggan mengikuti mereka karena keluarga kami pun orang yang hidup di atas rata-rata dan hal tersebut sepertinya merupakan sesuatu yang memalukan , dan pada saat itu saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam status penggaguran dan hal inilah yang membuat saya mengikuti ajakan teman saya, terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari kita hancurkan para kafir, hal inilah yang membuat semangat saya menggebu gebu.
Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yang bernama El – Shadai , dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani , dan akhirnya kamipun melempari toko tsb sambil meneriakan Allahuakbar bersama-sama , dan meneriakan kafir keluar lu dari dalam toko lu , dan pada waktu itu ada beberapa orang yang berhamburan keluar , dan salah satu dari mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami , dan pada saat itu lah kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya , lalu teman saya yang bernama sultan (nama samaran) berseru kepada saya ndry mari kita kejar dia, saya pun bergegas untuk membonceng teman saya , sebelum saya membonceng motor kawan saya, saya mengambil sepotong besi .
Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu , dan yang mana pada waktu itu keadaan di jalan sangat carut marut , tetapi pria itu tetap menancap gas , mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami , dan kawan saya pun mempercepat laju motornya , berhubung motor yang kami tuggangi adalah motor king sedangkan pria tsb menggunakan motor bebek , maka perlahan-lahan kami dapat menyusulnya.
Dan pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan dengan cepatnya, dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil tersebut datang, seingat saya kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut dan saya serasa terbang di udara dan sesudah itu saya tidak dapat memahami lagi .
Pada waktu saya sadar, saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya, dan dengan reflek saya mencari teman saya, untuk melihat kondisinya, lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan orang tersebut, tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih berkerumun di tempat saya berada tadi .
Lalu saya pun melangkah ke jalan , dan saya mendapati kerumunan di sisi jalan yang lain , dan saya pun berpikir itu pasti teman saya, lalu saya pun melangkah mendekatinya, tiba tiba saya berhenti sontak di tengah jalan, karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya, saya melihat teman saya jadi dua dan ada banyak orang yang berwajah bengis dan hewan kurus seperti anjing yang hendak memperebutkannya, lalu saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar, setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut , salah satunya di seret-seret oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut dan teman saya itu berteriak ndry, ndry tolong saya, saya pun tak berani melangkah karena saya takut dan saya tetap diam terpaku di tengah jalan raya tersebut .
Dan pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya dan waktu saya menoleh ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya dan menabrak saya dan saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah sambil memejamkan mata, tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya , lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan saya sendiri , lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti pas di tempat saya jatuh tadi .
Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa, ketika saya melihat tubuh saya di masukkan ke dalam ambulance tersebut , hal ini yang membuat saya seperti gila, sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya, karena saya takut setelah melihat kejadian teman saya.
Tidak jelas kemana saya berlari tiba tiba saya sampai di sebuah taman, dan saya duduk dan menangis, apakah saya sudah mati, saya terus mencubit cubit tangan saya, tapi saya tidak merasakan apapun, lalu saya menangis lebih keras , dan sayapun tersungkur menangis di atas tanah, dan pada saat saya tersungkur saya melihat sepasang kaki di depan mata saya dan saya pun sontak mundur kebelakang, karena saya teringat langsung apa yang di alami teman saya, tapi pada saat saya mau bangun dan melarikan diri saya seperti lumpuh tidak bisa bergerak, dan saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yang di depan saya, tapi saya tidak bisa melihat wajahnya karena sangat silau dan hal itu membuat saya pasrah dan menundukkan muka.
Lalu orang yang berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada saya "Nak mengapa engkau menganiaya AKU" lalu saya pun menjawabnya "Setan pergi kau jangan ganggu saya " sayapun akhirnya mengucapkan ayat-ayat kursi untuk mengusirnya .
Lalu Dia pun berkata lagi "Nak mengapa engkau menganiaya Aku " sayapun masih melapatkan ayat kursi di bibir saya dan saya mengucapkan ya allah usirlah setan itu dari hadapanku .
Lalu Dia berkata lagi "Nak apakah kesalahanKu hingga kau menganiaya Aku "
Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapiNya akupun tersungkur di bawah kakiNya dan menangis tersedu sedu dan akhirnya akupun menjawabnya "Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya , maafkanlah saya " dan saya pun meraung-raung di bawah kakinya. Dan diapun berkata "Bangunlah , jangan takut , peganglah tanganKu."
Dan sayapun berdiri di depanNya sambil menundukkan muka saya (dan pada waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dariNya), sepertinya Dia tahu pikiran saya , dan Dia berkata lagi "Jangan takut akan Aku, karena Aku lembut dan murah hati". Dan akhirnya saya pun memberanikan diri untuk menatapNya, saya merasakan kesedihan yang ada di hati saya menjadi sirna seketika, dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepadaNya "Siapakah kamu sesungguhnya" lalu Dia menjawab "Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia , Akulah jalan yang lurus , Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian" , setelah saya mendengar Dia berkata "Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian" sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih atau Yesus Kristus yang banyak sekali di puja puja oleh kaum Nasrani sebagai TuhanNya , lalu sayapun tersungkur di di bawah kakinya kembali dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kakiNya yang
mempunyai tanda berlobang bekas luka, dan saya pun berkata "Ya Nabi Isa , ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap pengikutMu, ampunilah saya" , dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadapNya , lalu dia pun berkata "Mengapa kamu menganiaya mereka" sayapun menjawabNya "saya tidak tahu , atau mungkin karena mereka menganggapmu Allah , dan menduakan Allah " lalu Dia pun berkata "Segala apa yang ada padaKu adalah milik BapaKu yang di Sorga , dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah MilikKu juga , karena olehNya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah di serahkanNya kepadaKu , karena Aku dan Bapa adalah satu, begitu juga kau , kau sekarang adalah milikKu."
Sayapun masih menangis di bawah kakiNya pada saat Dia menerangkan tentang siapa diriNya sebenarNya , yaitu Dia adalah Allah itu sendiri , lalu sayapun berkata "Ya Isa Allahku ampunilah segala sesuatu yang pernah saya lakukan " di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah Allah saya , lalu Isa Almasih berkata, "Pulanglah dan beritakanlah tentang Aku , apa yang pernah kau lihat 'Aku akan menyertai kalian semua hingga zaman akhir'"
Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun , ternyata saya sudah berada di Rumah Sakit tepatnya ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu dalam keadaan koma , pada saat saya terbangun saya langsung menangis dan menyebut ya Isa ya Tuhanku ampunilah saya , pada saat itu ibu dan saudara-saudara saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar suara saya , tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut Isa sebagai Tuhan saya, dan banyak di antara mereka yang menganggap saya kerasukan iblis dengan jalan membaca ayat kursi bersama sama, hal inilah yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal pada saat ini ketika mengingat mereka melakukan hal tersebut .
Akhirnya sayapun di bawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik , dan pada saat itu merupakan kegoncangan iman yang terbesar dalam hidup saya tentang apa yang pernah saya percayai sebelumnya yang selalu penuh dengan kekerasan , iri, dan dengki , dan saya mengingat tentang pertemuan saya dengan Tuhan kita Yesus Kristus betapa baiknya dia terhadap saya , Dia tahu saya telah menganiaya pengikutNya seharusnya Dia memenggal kepala saya tetapi Dia malah mengampuni saya dan mengembalikan Roh saya menyatu kembali dengan jiwa dan tubuh saya. Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan mustahil bisa di sembuhkan , dan sekalipun saya sembuh saya akan mengalami kelumpuhan total , banyak para dokter yang merasa aneh pada kejadian saya yang ajaib , dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab Isa / Yesus Kristus lah yang menyembuhkan saya , kadang-kadang hal ini membuat mereka yang belum menerima Yesus di dalam hatinya menganggap saya kerasukan iblis , begitu juga saudara-saudara saya maupun bapak saya sendiri , sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk mengotbahi saya , lalu saya bertanya kepada mereka sudahkah kalian pernah merasakan kematian , merekapun jawab belum, lalu sayapun bilang kepada mereka , percayalah kepada Isa , karena Isa lah yang menyelamatkan saya dari kematian , akhirnya banyak dari antara mereka yang pergi dengan hati yang dongkol . Untungnya bapak saya merupakan Muslim yang liberal , dan akhirnya sayapun menceritakan tentang semua kejadian yang pernah saya alami pada waktu itu (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri , keluar kuping kanan) dan akhirnya bapak saya berkata seandainya apa yang saya alami itu memang benar maka saya (bapak saya) akan mengucap sukur kepada nabi Isa yang telah menyelamatkan saya, dan sayapun selalu berdebat dengan bapak saya , sampai akhirnya saya berkata kepada bapak saya " sungguh apa yang
semua saya alami adalah benar karena saya melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri " dan bapak sayapun bilang bagaimana mungkin kamu melihatNya , orang pada saat itu bapak bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit , kapan kamu keluar dan bertemu denganNya tahukah kamu ndry semua itu karena ridho allah titik , pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan yang di lontarkan bapak saya kepada saya , ibu saya pun menangis dan memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras , dan menyuruh saya diam dan meninggalkannya , dan tanpa sebab saya berkata kepada bapak saya "Ya benar Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini , pelangi adalah saksi apa yang pernah saya katakan " Lalu bapak saya tertawa menyindir kepada saya , di musim kemarau begini mana mungkin ada pelangi , dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi keluar.
Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri "Ya Isa Tuhanku mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu " lalu saya pun mendongak ke atas langit , dan aneh nya saya melihat pelangi , lalu saya menangis dengan penuh suka cita, lalu sayapun lari kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya , dan saya memanggilnya untuk menunjukkannya , setelah bapak saya melihat pelangi tersebut diapun diam seribu bahasa dan setelah kejadian itu bapakku seperti mengalami kegoncangan iman, seperti yang pernah saya alami sebelumnya .
Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya melalui Al-Quran maupun hadist dan saya menemukan hal-hal yang membuat saya terharu:
Misalnya ayat surat-surat di bawah ini :
(Maryam, 19:19) Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci.
(Al Imran, 3:45) Bahkan Dia (Isa Almasih) terkemuka di dunia dan di akhirat
(Al Fatihah, 1:6) "Indinash shiraathal mustaqiim"
Artinya: Tunjukilah kami jalan yang lurus
(Az Zukhruf, 43:61) "Wa innahu la'ilmu lis saa'ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi'unni haadzaa shiraathum mustaqiim…"
Artinya: Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …
(Az Zukhruf, 43:63) "Wa lammaa jaa-a 'Isa bil bayyinaati qaala qad ji'tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba'dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii'u…"
Artinya: Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…
(An Nisa, 4:171) "Inamal Masihu 'isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …"
Artinya: Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…
(Hadis Anas bin Malik hal.72) "Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…"
Artinya: Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya
(Maryam, 19:17) "… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya."
Artinya: …Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…
(Hadis Ibnu Majah) "Laa mahdia illa isabnu Maryama…"
Artinya: Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…
(Al Anbiyaa, 21:91) "Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja'alnaahaa wabnahaa ayatal lil 'aalamiin"
Artinya: Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.
(Maryam, 19:33) "Wa salaamu 'alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub'atsu hayaa."
Artinya: Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali."
(Al Imran, 3:55) "Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi'uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa'ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati."
Artinya: Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu kepadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
(Al Baqarah, 2:253) "Wa aatainaa 'isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi."
Artinya: Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.
(An Nisa, 4:156) "Wa bi kufrihim wa qaulihim 'alaa Maryama buhtaanan 'azhiimaa."
Artinya: Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).
(Al Imran, 3:45) "Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu 'isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin."
Artinya: Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.
Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa Almasih Tuhan kita , dan akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu sesungguhNya , ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk mendapatkannya (Injil) , lalu saya pun teringat akan toko yang pernah kami (saya bersama kawan saya dulu ) rusakkan yaitu toko buku El – Shadai , lalu sayapun pergi kesana .
Pada saat saya sampai di toko tersebut , toko itu masih kelihatan rapi, baik kaca-kacanya yang dulu kamu lempari dengan batu hingga pecah , telah rapi terenovasi kembali, lalu sayapun menghampiri toko tersebut dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya "mbak apakah anda menjual Injil " ya jawabnya , lalu penjaga itu pun mencarikan Injil tersebut , lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru , lalu saya bertanya lagi kepadanya , apakah ini Injil Isa Almasih punya? , mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil ,'iya Perjanjian Baru itu adalah Injil , lalu mbak itu pun berkata kepada saya "Apakah kamu non Kristen?" , sayapun bingung menjawabnya , karena agak takut oleh sebab sebelumnya , seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim mungkin dia akan benci kepada saya , pikir saya dalam hati , akhirnya dengan berat hati sayapun menjawabnya " Ya saya muslim " sambil saya menundukkan muka , lalu mbak itu pun berkata ah itu tak masalah bagi kami sambil tersenyum, hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yang begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya?
Lalu sayapun bertanya kepada dia, mbak adakah buku-buku tentang kisah nabi-nabi menurut Kristen, lalu mbak itupun mencarikannya , sesudah itu sayapun mananyakan harga totalnya untuk membayar buku-buku tersebut dan sebelumnya saya pun bertanya kepadanya "Mbak apakah ada di antara pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya" mbak itupun menjawab saya "Pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami tutup lebih awal kira-kira jam sepuluh pagi " lalu saya bertanya lagi "Apakah ada yang menempati toko ini sebagai tempat tinggal ?" ah tidak mas jawabnya , hanya satpam yang menjaga toko-toko di sekitar kami , itupun juga mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya. Hal ini yang membuat saya sangat bingung dalam hati , seingat saya waktu kami merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa orang yang di dalamnya, sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan tidak ada satupun penghuni yang menempatinya, lalu siapakah di antara mereka yang kami kejar pada waktu itu? Hal ini yang membuat saya heran hingga sekarang, seandainya apabila saya menemui pria yang kami kejar-kejar dulu , mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya.
Dan akhirnya sayapun kembali kerumah , dan sayapun mulai membaca Injil satu persatu di kamar saya , saya sangat terenyuh ,sedih ,dan bangga pada saat saya membaca kisah Injil , betapa mulianya segala sesuatu yang pernah di perbuat oleh Isa Almasih / Yesus Kristus, begitu pun juga ucapan-ucapan nya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati mengajarkan tentang kasih yang tulus, kerendahan hati , maupun keselamatan, hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak saya hidup di muka bumi, yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami sebagai muslim adalah yang tertinggi dari golongan lain kafir yang mana para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami yaitu para penganut Islam, sebab ada di quran yang mengatakan "Hanya penganut Islam lah yang masuk Sorga" dan hal ini sangat tidak masuk akal , bagaimana mungkin nabi-nabi sebelum Muhammad bisa di sebut Islam, karena mereka pun tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat syahadat , dan juga pada saat saya mengalami kejadian yang aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya pada waktu kecelakaan dan mengalami koma , kenapa yang menemui saya justeru Isa Almasih / Yesus Kristus , kemanakah muhammad yang dulu selalu kami junjung-junjung namanya? dan siapakah mereka yang menyeret jiwa teman saya dan memperebutkannya seperti makanan? sekali lagi Muhammad tidak menolong kami (padahal teman saya sultan itu pemahaman tentang Islam lebih hebat dari saya). Sekali lagi yang ingin saya sampaikan kepada anda semua bahwa Muhammad sekalipun tidak dapat menyelamatkan jiwa anda , karena Muhammad itu penipu , pendusta yang selalu mengotori hati kita dengan penuh kebencian dan munafik. Dan akhirnya sayapun menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan saya dan Juruselamat saya , dan pada tanggal 27 oct 2000 saya pun di baptis dalam nama Anak, Bapa dan Roh Kudus, Halleluya saya telah menerima kasih karunianya, baik susah maupun senang Tuhan Yesus selalu menyertai saya.
Amin
Bandingkanlah dengan apa yang pernah di katakan Yesus Kristus Juruselamat kita:
Matius 5 : 5 – 6:
"Berbahagialah orang yang lemah-lembut,
Kerana mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran,
Kerana mereka makan dipuaskan"
Yesus mengajarkan kasih dengan lemah lembut , bandingkan dengan Muhammad yang mengajarkan kasih dengan Teror dan dendam
Yohanes 3 : 12 - 13
"3:12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?
3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. "
Yesus datang langsung dari sorga hanya Dia yang sebenarnya tahu akan keadaan Sorga , bandingkan dengan Muhammad yang telah menipu anda bahwa dia pergi ke sorga hayalan dia sendiri , dan menipu anda semua , bahwa sorganya Muhammad tak lain adalah sorga duniawi .
Lukas 5:20
"5:20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." "
Hanya Tuhan Yesus yang bisa mengampuni dosa manusia , bandingkan dengan Muhammad yang hanya bisa berkata insyaallah (mudah2x an ) hal ini mirip seperti orang bermain judi , bagaimana mungkin dia (muhammad) bisa berkata hanya orang Islam yang bisa masuk ke sorga, padahal Muhammad sendiri tidak tahu dia masuk sorga apa neraka , sekali lagi insyaallah , masalahnya maukah anda mempertaruhkan Roh dan Jiwa anda dengan kata insyaallah agar masuk Sorga?
Yohanes 17:6 – 26
Doa Yesus Kristus Tuhan kita di taman Getsemani untuk mendoakan kita semua yang percaya kepadanya
"17:6. Aku sudah memperkenalkan Bapa kepada orang-orang dari dunia ini yang sudah Bapa berikan kepada-Ku. Mereka adalah kepunyaan Bapa, dan Bapa sudah memberikan mereka kepada-Ku. Mereka sudah menuruti perkataan Bapa.
17:7 Sekarang mereka tahu bahwa semua yang Bapa berikan kepada-Ku berasal dari Bapa.
17:8 Sudah Kusampaikan kepada mereka perkataan yang Bapa berikan kepada-Ku; dan mereka sudah menerimanya. Mereka tahu bahwa Aku benar-benar datang dari Bapa dan mereka percaya bahwa Bapalah yang mengutus Aku.
17:9 Aku berdoa untuk mereka. Aku tidak berdoa untuk dunia melainkan untuk orang-orang yang sudah Bapa berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah kepunyaan Bapa.
17:10 Semua milik-Ku adalah milik Bapa juga; dan semua milik Bapa adalah milik-Ku juga. Aku diagungkan di antara mereka.
17:11. Sekarang Aku datang kepada Bapa. Aku tidak tinggal lagi di dunia; tetapi mereka ada di dunia. Bapa yang suci! Jagalah mereka dengan kekuasaan nama Bapa, yaitu nama yang sudah Bapa berikan kepada-Ku--supaya mereka menjadi satu, sama seperti Bapa dan Aku juga satu.
17:12 Sewaktu Aku masih bersama mereka, Aku sudah menjaga mereka dengan kekuasaan nama Bapa--nama yang Bapa berikan kepada-Ku. Aku sudah menjaga mereka dan tak seorang pun dari mereka hilang, kecuali dia yang memang sudah seharusnya hilang; supaya dengan itu terjadilah apa yang tertulis dalam Alkitab.
17:13 Sekarang Aku datang kepada Bapa. Semuanya ini Kukatakan sementara Aku masih di dunia; supaya mereka dengan sepenuhnya merasakan kegembiraan-Ku.
17:14 Aku sudah menyampaikan kepada mereka perkataan Bapa, dan dunia membenci mereka, sebab mereka bukan milik dunia, sama seperti Aku juga bukan milik dunia.
17:15 Aku tidak minta supaya Bapa mengambil mereka dari dunia ini, tetapi Aku minta supaya Bapa menjaga mereka dari si Jahat.
17:16 Sama halnya seperti Aku bukan milik dunia, mereka pun bukan milik dunia.
17:17. Jadikanlah mereka milik khusus Bapa melalui kebenaran; perkataan Bapa itulah kebenaran.
17:18 Seperti Bapa sudah mengutus Aku ke dunia, begitu juga Aku mengutus mereka ke dunia.
17:19 Untuk kepentingan mereka, Aku menyerahkan diri sebagai milik khusus Bapa, supaya mereka pun menjadi milik khusus Bapa melalui kebenaran.
17:20. Bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa. Aku juga berdoa untuk orang-orang yang akan percaya kepada-Ku oleh kesaksian mereka ini.
17:21 Aku mohon, Bapa, supaya mereka semua menjadi satu, seperti Bapa bersatu dengan Aku, dan Aku dengan Bapa. Semoga mereka menjadi satu dengan Kita supaya dunia percaya bahwa Bapa yang mengutus Aku.
17:22 Aku sudah memberikan mereka keagungan yang Bapa berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita juga satu;
17:23 Aku dengan mereka, dan Bapa dengan Aku; supaya mereka benar-benar satu. Maka dunia akan tahu bahwa Bapalah yang mengutus Aku, dan bahwa Bapa mengasihi mereka seperti Bapa mengasihi Aku.
17:24. Bapa, Aku ingin supaya mereka, yang Bapa berikan kepada-Ku, ada bersama-Ku di tempat Aku berada, supaya mereka melihat keagungan-Ku; yaitu keagungan yang Bapa berikan kepada-Ku, karena Bapa mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
17:25 Bapa yang adil! Dunia tidak mengenal Bapa, tetapi Aku mengenal Bapa; dan orang-orang ini tahu bahwa Bapa mengutus Aku.
17:26 Aku sudah menyatakan nama Bapa kepada mereka; dan Aku akan terus berbuat begitu, supaya kasih Bapa kepada-Ku tetap di dalam hati mereka dan Aku bersatu dengan mereka.""
Kita yang percaya kepadaNya Tuhan kita Yesus Kristus , begitupun juga kita adalah milikNya , bandingkan dengan Muhammad , dia memperlakukan pengikutnya hanya sebagai alat kekuasaan untuk melaksanakan nafsu duniawinya. Melalui jalan kekerasan dan perbudakan , dan dusta .
Yohanes 10 :7 -18
Hanya Yesus Kristus Tuhan kita yang dapat menyelamatkan kita
"10:7 Maka Yesus berkata sekali lagi, "Sungguh benar kata-Ku ini: Akulah pintu untuk domba.
10:8 Semua yang datang sebelum Aku adalah pencuri dan perampok, tetapi domba-domba tidak mendengarkan suara mereka.
10:9 Akulah pintu. Siapa masuk melalui Aku akan selamat; ia keluar masuk dan mendapat makanan.
10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri, untuk membunuh dan untuk merusak. Tetapi Aku datang supaya manusia mendapat hidup--hidup berlimpah-limpah.
10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya untuk domba-dombanya.
10:12 Orang upahan yang bukan gembala dan bukan juga pemilik domba-domba itu, akan lari meninggalkan domba-domba kalau ia melihat serigala datang. Maka domba-domba itu akan diterkam dan diceraiberaikan serigala.
10:13 Orang upahan itu lari, sebab ia bekerja untuk upah. Ia tidak mempedulikan domba-domba itu.
10:14 Akulah gembala yang baik. Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, begitu juga Aku mengenal domba-domba-Ku dan mereka pun mengenal Aku. Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk mereka.
10:15 (10:14)
10:16 Masih ada domba-domba lain yang juga milik-Ku, tetapi tidak tergolong dalam kawanan domba ini. Mereka juga harus Kubawa dan mereka akan mendengarkan suara-Ku. Mereka semuanya akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
10:17 Bapa mengasihi Aku sebab Aku menyerahkan nyawa-Ku, untuk menerimanya kembali.
10:18 Tidak seorang pun dapat mengambilnya daripada-Ku. Aku menyerahkannya atas kemauan sendiri. Aku berkuasa untuk menyerahkannya, dan berkuasa mengambilnya kembali. Itulah tugas yang Aku terima dari Bapa-Ku." "
Begitu cintanya Tuhan kita Yesus Kristus demi menyelamatkan kita semua yang percaya kepadaNya , sehingga Dia rela mengorbankan nyawanya demi menebus dosa-dosa kita semua , bandingkan dengan Muhammad , dia rela mengorbangkan berjuta-juta nyawa pengikutnya demi melindungi Muhammad itu sendiri , apakah dia benar-benar mencintai para pengikutnya sehingga dia bertindak seperti itu , atau dia mencintai dirinya sendiri ?
Ya muhammad adalah gembala serigala yang haus darah .
Matius 7 : 15-20
Yesus memperingatkan kita agar berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu
"7:15. "Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka datang kepada kalian berkedok domba, tetapi mereka sebenarnya seperti serigala yang buas.
7:16 Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya. Belukar berduri tidak mengeluarkan buah anggur, dan semak berduri tidak menghasilkan buah ara.
7:17 Dari pohon yang subur diperoleh buah yang baik, dan dari pohon yang tidak subur buah yang buruk.
7:18 Pohon yang subur tidak dapat menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang tidak subur tidak dapat menghasilkan buah yang baik.
7:19 Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, ditebang dan dibakar.
7:20 Begitu pula dengan nabi-nabi palsu. Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya." "
Matius 24:24-26
"24:24 Sebab akan muncul penyelamat-penyelamat palsu dan nabi-nabi palsu. Mereka akan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang luar biasa, dan keajaiban-keajaiban untuk menipu, kalau mungkin, umat Allah juga.
24:25 Jadi, ingatlah! Aku sudah memberitahukannya kepada kalian lebih dahulu sebelum hal itu terjadi.
24:26 Kalau orang berkata kepadamu, 'Lihat, Dia ada di sana di padang gurun!' --jangan kalian ke sana. Atau kalau mereka berkata, 'Lihat, Ia bersembunyi dalam kamar di sini!' --jangan percaya. "
Bukan hanya muhammad saja nabi palsu di dunia ini masih banyak nabi-nabi palsu di masa ini , lihatlah buahnya , apabila mereka melakukan hal yang baik di mata Allah itu adalah datang dari Allah , apabila mereka melakukan hal yang tidak baik dari Allah itulah dari sang penyesat sendiri , karena sang penyesat itu congkak dan sombong yang selalu menimbulkan keresahan di sekelilingnya baik dalam bentuk , terror , dusta maupun percabulan , dari buahnyalah kalian dapat menilainya , karena buah dari Allah adalah kasih dan lemah lembut yang tidak mengenal pamrih.
Markus 14 :38
26:41 Berjaga-jagalah, dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah."
Mari kita mempersenjatai iman kita dengan senjata Allah , senjata Allah adalah Firman Allah itu sendiri melalui kasihNya , janganlah kita takut terhadap apa yang menganiaya tubuh kita , melainkan takutlah terhadap apa yang dapat memusnahkan tubuh maupun jiwa dan roh kita , oleh sebab itu takutlah akan Yesus Kristus Tuhan kita yang mempunyai kuasa itu baik di bumi maupun di sorga .
Matius 5:3-12
"5:3. "Berbahagialah orang yang merasa tidak berdaya dan hanya bergantung pada Tuhan saja; mereka adalah anggota umat Allah!
5:4 Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka!
5:5 Berbahagialah orang yang rendah hati; Allah akan memenuhi janji-Nya kepada mereka!
5:6 Berbahagialah orang yang rindu melakukan kehendak Allah; Allah akan memuaskan mereka!
5:7 Berbahagialah orang yang mengasihani orang lain; Allah akan mengasihani mereka juga!
5:8 Berbahagialah orang yang murni hatinya; mereka akan mengenal Allah.
5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai di antara manusia; Allah akan mengaku mereka sebagai anak-anak-Nya!
5:10 Berbahagialah orang yang menderita penganiayaan karena melakukan kehendak Allah; mereka adalah anggota umat Allah!
5:11 Berbahagialah kalian kalau dicela, dianiaya, dan difitnah demi Aku.
5:12 Nabi-nabi yang hidup sebelum kalian pun sudah dianiaya seperti itu. Bersukacitalah dan bergembiralah, sebab besarlah upah di surga yang disediakan Tuhan untuk kalian." "
Marilah kita semua bersuka cita akan namaNya , karena Dialah yang selalu menyertai kita semua , janganlah takut bila dunia membenci anda , karena kita bukan lagi milik dunia ini , melainkan kita adalah milikNya , yaitu Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib demi membebaskan kita semua dari kutukan maut. Amin .
Saya adalah saksi yang telah di selamatkan oleh kasihNya , semua yang telah saya alami adalah hal yang benar benar terjadi , yang dimana saya dulu penuh dengan kebencian , iri , dengki , dan dusta , ternyata Tuhan kita Yesus Kristus telah menyelamatkan jiwa saya dan membuat saya lahir kembali dengan penuh rasa suka cita , rendah hati dan kasih.
Shallom
Solo , Indonesia , 3 mei 2006
Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah , dan saya menghapus nama Ahmad karena nama tersebut selalu mengingatkan saya akan kekejian. Baca Selengkapnya...
Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu .
Sebelum saya mengenal Isa Almasih , saya di didik oleh orang tua saya maupun para ulama baik di bangku sekolah , musholla , maupun masjid bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan ajaran yang paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini , dan yang paling utama apabila ada di antara kami yang dapat mengenyahkan penganut di luar Islam , adalah merupakan suatu pahala yang besar , sebab menurut apa yang telah mereka ajarkan kepada saya intinya adalah penganut di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan dari muka bumi ini , dan bahaya yang paling besar pada saat itu adalah kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara perlahan lahan , yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran yang terdapat di dalam quran maupun hadist , begitulah bagaimana sikap saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia di bumi maupun akhirat dengan kasihNya .
Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan mei 1998 , saya bersama kawan-kawan saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai – ramai dengan tujuan untuk menjarah toko-toko milik non muslim , sebelum kami berangkat melakukan hal tersebut , sebenarnya saya enggan mengikuti mereka karena keluarga kami pun orang yang hidup di atas rata-rata dan hal tersebut sepertinya merupakan sesuatu yang memalukan , dan pada saat itu saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam status penggaguran dan hal inilah yang membuat saya mengikuti ajakan teman saya, terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari kita hancurkan para kafir, hal inilah yang membuat semangat saya menggebu gebu.
Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yang bernama El – Shadai , dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani , dan akhirnya kamipun melempari toko tsb sambil meneriakan Allahuakbar bersama-sama , dan meneriakan kafir keluar lu dari dalam toko lu , dan pada waktu itu ada beberapa orang yang berhamburan keluar , dan salah satu dari mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami , dan pada saat itu lah kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya , lalu teman saya yang bernama sultan (nama samaran) berseru kepada saya ndry mari kita kejar dia, saya pun bergegas untuk membonceng teman saya , sebelum saya membonceng motor kawan saya, saya mengambil sepotong besi .
Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu , dan yang mana pada waktu itu keadaan di jalan sangat carut marut , tetapi pria itu tetap menancap gas , mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami , dan kawan saya pun mempercepat laju motornya , berhubung motor yang kami tuggangi adalah motor king sedangkan pria tsb menggunakan motor bebek , maka perlahan-lahan kami dapat menyusulnya.
Dan pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan dengan cepatnya, dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil tersebut datang, seingat saya kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut dan saya serasa terbang di udara dan sesudah itu saya tidak dapat memahami lagi .
Pada waktu saya sadar, saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya, dan dengan reflek saya mencari teman saya, untuk melihat kondisinya, lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan orang tersebut, tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih berkerumun di tempat saya berada tadi .
Lalu saya pun melangkah ke jalan , dan saya mendapati kerumunan di sisi jalan yang lain , dan saya pun berpikir itu pasti teman saya, lalu saya pun melangkah mendekatinya, tiba tiba saya berhenti sontak di tengah jalan, karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya, saya melihat teman saya jadi dua dan ada banyak orang yang berwajah bengis dan hewan kurus seperti anjing yang hendak memperebutkannya, lalu saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar, setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut , salah satunya di seret-seret oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut dan teman saya itu berteriak ndry, ndry tolong saya, saya pun tak berani melangkah karena saya takut dan saya tetap diam terpaku di tengah jalan raya tersebut .
Dan pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya dan waktu saya menoleh ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya dan menabrak saya dan saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah sambil memejamkan mata, tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya , lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan saya sendiri , lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti pas di tempat saya jatuh tadi .
Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa, ketika saya melihat tubuh saya di masukkan ke dalam ambulance tersebut , hal ini yang membuat saya seperti gila, sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya, karena saya takut setelah melihat kejadian teman saya.
Tidak jelas kemana saya berlari tiba tiba saya sampai di sebuah taman, dan saya duduk dan menangis, apakah saya sudah mati, saya terus mencubit cubit tangan saya, tapi saya tidak merasakan apapun, lalu saya menangis lebih keras , dan sayapun tersungkur menangis di atas tanah, dan pada saat saya tersungkur saya melihat sepasang kaki di depan mata saya dan saya pun sontak mundur kebelakang, karena saya teringat langsung apa yang di alami teman saya, tapi pada saat saya mau bangun dan melarikan diri saya seperti lumpuh tidak bisa bergerak, dan saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yang di depan saya, tapi saya tidak bisa melihat wajahnya karena sangat silau dan hal itu membuat saya pasrah dan menundukkan muka.
Lalu orang yang berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada saya "Nak mengapa engkau menganiaya AKU" lalu saya pun menjawabnya "Setan pergi kau jangan ganggu saya " sayapun akhirnya mengucapkan ayat-ayat kursi untuk mengusirnya .
Lalu Dia pun berkata lagi "Nak mengapa engkau menganiaya Aku " sayapun masih melapatkan ayat kursi di bibir saya dan saya mengucapkan ya allah usirlah setan itu dari hadapanku .
Lalu Dia berkata lagi "Nak apakah kesalahanKu hingga kau menganiaya Aku "
Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapiNya akupun tersungkur di bawah kakiNya dan menangis tersedu sedu dan akhirnya akupun menjawabnya "Saya tidak tahu kenapa saya melakukannya , maafkanlah saya " dan saya pun meraung-raung di bawah kakinya. Dan diapun berkata "Bangunlah , jangan takut , peganglah tanganKu."
Dan sayapun berdiri di depanNya sambil menundukkan muka saya (dan pada waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dariNya), sepertinya Dia tahu pikiran saya , dan Dia berkata lagi "Jangan takut akan Aku, karena Aku lembut dan murah hati". Dan akhirnya saya pun memberanikan diri untuk menatapNya, saya merasakan kesedihan yang ada di hati saya menjadi sirna seketika, dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepadaNya "Siapakah kamu sesungguhnya" lalu Dia menjawab "Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia , Akulah jalan yang lurus , Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian" , setelah saya mendengar Dia berkata "Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian" sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih atau Yesus Kristus yang banyak sekali di puja puja oleh kaum Nasrani sebagai TuhanNya , lalu sayapun tersungkur di di bawah kakinya kembali dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kakiNya yang
mempunyai tanda berlobang bekas luka, dan saya pun berkata "Ya Nabi Isa , ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap pengikutMu, ampunilah saya" , dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadapNya , lalu dia pun berkata "Mengapa kamu menganiaya mereka" sayapun menjawabNya "saya tidak tahu , atau mungkin karena mereka menganggapmu Allah , dan menduakan Allah " lalu Dia pun berkata "Segala apa yang ada padaKu adalah milik BapaKu yang di Sorga , dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah MilikKu juga , karena olehNya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah di serahkanNya kepadaKu , karena Aku dan Bapa adalah satu, begitu juga kau , kau sekarang adalah milikKu."
Sayapun masih menangis di bawah kakiNya pada saat Dia menerangkan tentang siapa diriNya sebenarNya , yaitu Dia adalah Allah itu sendiri , lalu sayapun berkata "Ya Isa Allahku ampunilah segala sesuatu yang pernah saya lakukan " di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah Allah saya , lalu Isa Almasih berkata, "Pulanglah dan beritakanlah tentang Aku , apa yang pernah kau lihat 'Aku akan menyertai kalian semua hingga zaman akhir'"
Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun , ternyata saya sudah berada di Rumah Sakit tepatnya ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu dalam keadaan koma , pada saat saya terbangun saya langsung menangis dan menyebut ya Isa ya Tuhanku ampunilah saya , pada saat itu ibu dan saudara-saudara saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar suara saya , tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut Isa sebagai Tuhan saya, dan banyak di antara mereka yang menganggap saya kerasukan iblis dengan jalan membaca ayat kursi bersama sama, hal inilah yang membuat saya tertawa terpingkal-pingkal pada saat ini ketika mengingat mereka melakukan hal tersebut .
Akhirnya sayapun di bawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik , dan pada saat itu merupakan kegoncangan iman yang terbesar dalam hidup saya tentang apa yang pernah saya percayai sebelumnya yang selalu penuh dengan kekerasan , iri, dan dengki , dan saya mengingat tentang pertemuan saya dengan Tuhan kita Yesus Kristus betapa baiknya dia terhadap saya , Dia tahu saya telah menganiaya pengikutNya seharusnya Dia memenggal kepala saya tetapi Dia malah mengampuni saya dan mengembalikan Roh saya menyatu kembali dengan jiwa dan tubuh saya. Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan mustahil bisa di sembuhkan , dan sekalipun saya sembuh saya akan mengalami kelumpuhan total , banyak para dokter yang merasa aneh pada kejadian saya yang ajaib , dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab Isa / Yesus Kristus lah yang menyembuhkan saya , kadang-kadang hal ini membuat mereka yang belum menerima Yesus di dalam hatinya menganggap saya kerasukan iblis , begitu juga saudara-saudara saya maupun bapak saya sendiri , sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk mengotbahi saya , lalu saya bertanya kepada mereka sudahkah kalian pernah merasakan kematian , merekapun jawab belum, lalu sayapun bilang kepada mereka , percayalah kepada Isa , karena Isa lah yang menyelamatkan saya dari kematian , akhirnya banyak dari antara mereka yang pergi dengan hati yang dongkol . Untungnya bapak saya merupakan Muslim yang liberal , dan akhirnya sayapun menceritakan tentang semua kejadian yang pernah saya alami pada waktu itu (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri , keluar kuping kanan) dan akhirnya bapak saya berkata seandainya apa yang saya alami itu memang benar maka saya (bapak saya) akan mengucap sukur kepada nabi Isa yang telah menyelamatkan saya, dan sayapun selalu berdebat dengan bapak saya , sampai akhirnya saya berkata kepada bapak saya " sungguh apa yang
semua saya alami adalah benar karena saya melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri " dan bapak sayapun bilang bagaimana mungkin kamu melihatNya , orang pada saat itu bapak bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit , kapan kamu keluar dan bertemu denganNya tahukah kamu ndry semua itu karena ridho allah titik , pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan yang di lontarkan bapak saya kepada saya , ibu saya pun menangis dan memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras , dan menyuruh saya diam dan meninggalkannya , dan tanpa sebab saya berkata kepada bapak saya "Ya benar Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini , pelangi adalah saksi apa yang pernah saya katakan " Lalu bapak saya tertawa menyindir kepada saya , di musim kemarau begini mana mungkin ada pelangi , dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi keluar.
Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri "Ya Isa Tuhanku mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu " lalu saya pun mendongak ke atas langit , dan aneh nya saya melihat pelangi , lalu saya menangis dengan penuh suka cita, lalu sayapun lari kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya , dan saya memanggilnya untuk menunjukkannya , setelah bapak saya melihat pelangi tersebut diapun diam seribu bahasa dan setelah kejadian itu bapakku seperti mengalami kegoncangan iman, seperti yang pernah saya alami sebelumnya .
Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya melalui Al-Quran maupun hadist dan saya menemukan hal-hal yang membuat saya terharu:
Misalnya ayat surat-surat di bawah ini :
(Maryam, 19:19) Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci.
(Al Imran, 3:45) Bahkan Dia (Isa Almasih) terkemuka di dunia dan di akhirat
(Al Fatihah, 1:6) "Indinash shiraathal mustaqiim"
Artinya: Tunjukilah kami jalan yang lurus
(Az Zukhruf, 43:61) "Wa innahu la'ilmu lis saa'ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi'unni haadzaa shiraathum mustaqiim…"
Artinya: Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …
(Az Zukhruf, 43:63) "Wa lammaa jaa-a 'Isa bil bayyinaati qaala qad ji'tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba'dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii'u…"
Artinya: Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…
(An Nisa, 4:171) "Inamal Masihu 'isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …"
Artinya: Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…
(Hadis Anas bin Malik hal.72) "Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…"
Artinya: Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya
(Maryam, 19:17) "… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya."
Artinya: …Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…
(Hadis Ibnu Majah) "Laa mahdia illa isabnu Maryama…"
Artinya: Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…
(Al Anbiyaa, 21:91) "Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja'alnaahaa wabnahaa ayatal lil 'aalamiin"
Artinya: Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.
(Maryam, 19:33) "Wa salaamu 'alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub'atsu hayaa."
Artinya: Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali."
(Al Imran, 3:55) "Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi'uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa'ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati."
Artinya: Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu kepadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat."
(Al Baqarah, 2:253) "Wa aatainaa 'isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi."
Artinya: Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.
(An Nisa, 4:156) "Wa bi kufrihim wa qaulihim 'alaa Maryama buhtaanan 'azhiimaa."
Artinya: Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).
(Al Imran, 3:45) "Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu 'isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin."
Artinya: Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.
Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa Almasih Tuhan kita , dan akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu sesungguhNya , ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk mendapatkannya (Injil) , lalu saya pun teringat akan toko yang pernah kami (saya bersama kawan saya dulu ) rusakkan yaitu toko buku El – Shadai , lalu sayapun pergi kesana .
Pada saat saya sampai di toko tersebut , toko itu masih kelihatan rapi, baik kaca-kacanya yang dulu kamu lempari dengan batu hingga pecah , telah rapi terenovasi kembali, lalu sayapun menghampiri toko tersebut dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya "mbak apakah anda menjual Injil " ya jawabnya , lalu penjaga itu pun mencarikan Injil tersebut , lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru , lalu saya bertanya lagi kepadanya , apakah ini Injil Isa Almasih punya? , mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil ,'iya Perjanjian Baru itu adalah Injil , lalu mbak itu pun berkata kepada saya "Apakah kamu non Kristen?" , sayapun bingung menjawabnya , karena agak takut oleh sebab sebelumnya , seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim mungkin dia akan benci kepada saya , pikir saya dalam hati , akhirnya dengan berat hati sayapun menjawabnya " Ya saya muslim " sambil saya menundukkan muka , lalu mbak itu pun berkata ah itu tak masalah bagi kami sambil tersenyum, hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yang begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya?
Lalu sayapun bertanya kepada dia, mbak adakah buku-buku tentang kisah nabi-nabi menurut Kristen, lalu mbak itupun mencarikannya , sesudah itu sayapun mananyakan harga totalnya untuk membayar buku-buku tersebut dan sebelumnya saya pun bertanya kepadanya "Mbak apakah ada di antara pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya" mbak itupun menjawab saya "Pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami tutup lebih awal kira-kira jam sepuluh pagi " lalu saya bertanya lagi "Apakah ada yang menempati toko ini sebagai tempat tinggal ?" ah tidak mas jawabnya , hanya satpam yang menjaga toko-toko di sekitar kami , itupun juga mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya. Hal ini yang membuat saya sangat bingung dalam hati , seingat saya waktu kami merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa orang yang di dalamnya, sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan tidak ada satupun penghuni yang menempatinya, lalu siapakah di antara mereka yang kami kejar pada waktu itu? Hal ini yang membuat saya heran hingga sekarang, seandainya apabila saya menemui pria yang kami kejar-kejar dulu , mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya.
Dan akhirnya sayapun kembali kerumah , dan sayapun mulai membaca Injil satu persatu di kamar saya , saya sangat terenyuh ,sedih ,dan bangga pada saat saya membaca kisah Injil , betapa mulianya segala sesuatu yang pernah di perbuat oleh Isa Almasih / Yesus Kristus, begitu pun juga ucapan-ucapan nya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati mengajarkan tentang kasih yang tulus, kerendahan hati , maupun keselamatan, hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak saya hidup di muka bumi, yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami sebagai muslim adalah yang tertinggi dari golongan lain kafir yang mana para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami yaitu para penganut Islam, sebab ada di quran yang mengatakan "Hanya penganut Islam lah yang masuk Sorga" dan hal ini sangat tidak masuk akal , bagaimana mungkin nabi-nabi sebelum Muhammad bisa di sebut Islam, karena mereka pun tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat syahadat , dan juga pada saat saya mengalami kejadian yang aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya pada waktu kecelakaan dan mengalami koma , kenapa yang menemui saya justeru Isa Almasih / Yesus Kristus , kemanakah muhammad yang dulu selalu kami junjung-junjung namanya? dan siapakah mereka yang menyeret jiwa teman saya dan memperebutkannya seperti makanan? sekali lagi Muhammad tidak menolong kami (padahal teman saya sultan itu pemahaman tentang Islam lebih hebat dari saya). Sekali lagi yang ingin saya sampaikan kepada anda semua bahwa Muhammad sekalipun tidak dapat menyelamatkan jiwa anda , karena Muhammad itu penipu , pendusta yang selalu mengotori hati kita dengan penuh kebencian dan munafik. Dan akhirnya sayapun menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan saya dan Juruselamat saya , dan pada tanggal 27 oct 2000 saya pun di baptis dalam nama Anak, Bapa dan Roh Kudus, Halleluya saya telah menerima kasih karunianya, baik susah maupun senang Tuhan Yesus selalu menyertai saya.
Amin
Bandingkanlah dengan apa yang pernah di katakan Yesus Kristus Juruselamat kita:
Matius 5 : 5 – 6:
"Berbahagialah orang yang lemah-lembut,
Kerana mereka akan memiliki bumi.
Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran,
Kerana mereka makan dipuaskan"
Yesus mengajarkan kasih dengan lemah lembut , bandingkan dengan Muhammad yang mengajarkan kasih dengan Teror dan dendam
Yohanes 3 : 12 - 13
"3:12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?
3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. "
Yesus datang langsung dari sorga hanya Dia yang sebenarnya tahu akan keadaan Sorga , bandingkan dengan Muhammad yang telah menipu anda bahwa dia pergi ke sorga hayalan dia sendiri , dan menipu anda semua , bahwa sorganya Muhammad tak lain adalah sorga duniawi .
Lukas 5:20
"5:20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni." "
Hanya Tuhan Yesus yang bisa mengampuni dosa manusia , bandingkan dengan Muhammad yang hanya bisa berkata insyaallah (mudah2x an ) hal ini mirip seperti orang bermain judi , bagaimana mungkin dia (muhammad) bisa berkata hanya orang Islam yang bisa masuk ke sorga, padahal Muhammad sendiri tidak tahu dia masuk sorga apa neraka , sekali lagi insyaallah , masalahnya maukah anda mempertaruhkan Roh dan Jiwa anda dengan kata insyaallah agar masuk Sorga?
Yohanes 17:6 – 26
Doa Yesus Kristus Tuhan kita di taman Getsemani untuk mendoakan kita semua yang percaya kepadanya
"17:6. Aku sudah memperkenalkan Bapa kepada orang-orang dari dunia ini yang sudah Bapa berikan kepada-Ku. Mereka adalah kepunyaan Bapa, dan Bapa sudah memberikan mereka kepada-Ku. Mereka sudah menuruti perkataan Bapa.
17:7 Sekarang mereka tahu bahwa semua yang Bapa berikan kepada-Ku berasal dari Bapa.
17:8 Sudah Kusampaikan kepada mereka perkataan yang Bapa berikan kepada-Ku; dan mereka sudah menerimanya. Mereka tahu bahwa Aku benar-benar datang dari Bapa dan mereka percaya bahwa Bapalah yang mengutus Aku.
17:9 Aku berdoa untuk mereka. Aku tidak berdoa untuk dunia melainkan untuk orang-orang yang sudah Bapa berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah kepunyaan Bapa.
17:10 Semua milik-Ku adalah milik Bapa juga; dan semua milik Bapa adalah milik-Ku juga. Aku diagungkan di antara mereka.
17:11. Sekarang Aku datang kepada Bapa. Aku tidak tinggal lagi di dunia; tetapi mereka ada di dunia. Bapa yang suci! Jagalah mereka dengan kekuasaan nama Bapa, yaitu nama yang sudah Bapa berikan kepada-Ku--supaya mereka menjadi satu, sama seperti Bapa dan Aku juga satu.
17:12 Sewaktu Aku masih bersama mereka, Aku sudah menjaga mereka dengan kekuasaan nama Bapa--nama yang Bapa berikan kepada-Ku. Aku sudah menjaga mereka dan tak seorang pun dari mereka hilang, kecuali dia yang memang sudah seharusnya hilang; supaya dengan itu terjadilah apa yang tertulis dalam Alkitab.
17:13 Sekarang Aku datang kepada Bapa. Semuanya ini Kukatakan sementara Aku masih di dunia; supaya mereka dengan sepenuhnya merasakan kegembiraan-Ku.
17:14 Aku sudah menyampaikan kepada mereka perkataan Bapa, dan dunia membenci mereka, sebab mereka bukan milik dunia, sama seperti Aku juga bukan milik dunia.
17:15 Aku tidak minta supaya Bapa mengambil mereka dari dunia ini, tetapi Aku minta supaya Bapa menjaga mereka dari si Jahat.
17:16 Sama halnya seperti Aku bukan milik dunia, mereka pun bukan milik dunia.
17:17. Jadikanlah mereka milik khusus Bapa melalui kebenaran; perkataan Bapa itulah kebenaran.
17:18 Seperti Bapa sudah mengutus Aku ke dunia, begitu juga Aku mengutus mereka ke dunia.
17:19 Untuk kepentingan mereka, Aku menyerahkan diri sebagai milik khusus Bapa, supaya mereka pun menjadi milik khusus Bapa melalui kebenaran.
17:20. Bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa. Aku juga berdoa untuk orang-orang yang akan percaya kepada-Ku oleh kesaksian mereka ini.
17:21 Aku mohon, Bapa, supaya mereka semua menjadi satu, seperti Bapa bersatu dengan Aku, dan Aku dengan Bapa. Semoga mereka menjadi satu dengan Kita supaya dunia percaya bahwa Bapa yang mengutus Aku.
17:22 Aku sudah memberikan mereka keagungan yang Bapa berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita juga satu;
17:23 Aku dengan mereka, dan Bapa dengan Aku; supaya mereka benar-benar satu. Maka dunia akan tahu bahwa Bapalah yang mengutus Aku, dan bahwa Bapa mengasihi mereka seperti Bapa mengasihi Aku.
17:24. Bapa, Aku ingin supaya mereka, yang Bapa berikan kepada-Ku, ada bersama-Ku di tempat Aku berada, supaya mereka melihat keagungan-Ku; yaitu keagungan yang Bapa berikan kepada-Ku, karena Bapa mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.
17:25 Bapa yang adil! Dunia tidak mengenal Bapa, tetapi Aku mengenal Bapa; dan orang-orang ini tahu bahwa Bapa mengutus Aku.
17:26 Aku sudah menyatakan nama Bapa kepada mereka; dan Aku akan terus berbuat begitu, supaya kasih Bapa kepada-Ku tetap di dalam hati mereka dan Aku bersatu dengan mereka.""
Kita yang percaya kepadaNya Tuhan kita Yesus Kristus , begitupun juga kita adalah milikNya , bandingkan dengan Muhammad , dia memperlakukan pengikutnya hanya sebagai alat kekuasaan untuk melaksanakan nafsu duniawinya. Melalui jalan kekerasan dan perbudakan , dan dusta .
Yohanes 10 :7 -18
Hanya Yesus Kristus Tuhan kita yang dapat menyelamatkan kita
"10:7 Maka Yesus berkata sekali lagi, "Sungguh benar kata-Ku ini: Akulah pintu untuk domba.
10:8 Semua yang datang sebelum Aku adalah pencuri dan perampok, tetapi domba-domba tidak mendengarkan suara mereka.
10:9 Akulah pintu. Siapa masuk melalui Aku akan selamat; ia keluar masuk dan mendapat makanan.
10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri, untuk membunuh dan untuk merusak. Tetapi Aku datang supaya manusia mendapat hidup--hidup berlimpah-limpah.
10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya untuk domba-dombanya.
10:12 Orang upahan yang bukan gembala dan bukan juga pemilik domba-domba itu, akan lari meninggalkan domba-domba kalau ia melihat serigala datang. Maka domba-domba itu akan diterkam dan diceraiberaikan serigala.
10:13 Orang upahan itu lari, sebab ia bekerja untuk upah. Ia tidak mempedulikan domba-domba itu.
10:14 Akulah gembala yang baik. Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, begitu juga Aku mengenal domba-domba-Ku dan mereka pun mengenal Aku. Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk mereka.
10:15 (10:14)
10:16 Masih ada domba-domba lain yang juga milik-Ku, tetapi tidak tergolong dalam kawanan domba ini. Mereka juga harus Kubawa dan mereka akan mendengarkan suara-Ku. Mereka semuanya akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
10:17 Bapa mengasihi Aku sebab Aku menyerahkan nyawa-Ku, untuk menerimanya kembali.
10:18 Tidak seorang pun dapat mengambilnya daripada-Ku. Aku menyerahkannya atas kemauan sendiri. Aku berkuasa untuk menyerahkannya, dan berkuasa mengambilnya kembali. Itulah tugas yang Aku terima dari Bapa-Ku." "
Begitu cintanya Tuhan kita Yesus Kristus demi menyelamatkan kita semua yang percaya kepadaNya , sehingga Dia rela mengorbankan nyawanya demi menebus dosa-dosa kita semua , bandingkan dengan Muhammad , dia rela mengorbangkan berjuta-juta nyawa pengikutnya demi melindungi Muhammad itu sendiri , apakah dia benar-benar mencintai para pengikutnya sehingga dia bertindak seperti itu , atau dia mencintai dirinya sendiri ?
Ya muhammad adalah gembala serigala yang haus darah .
Matius 7 : 15-20
Yesus memperingatkan kita agar berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu
"7:15. "Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka datang kepada kalian berkedok domba, tetapi mereka sebenarnya seperti serigala yang buas.
7:16 Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya. Belukar berduri tidak mengeluarkan buah anggur, dan semak berduri tidak menghasilkan buah ara.
7:17 Dari pohon yang subur diperoleh buah yang baik, dan dari pohon yang tidak subur buah yang buruk.
7:18 Pohon yang subur tidak dapat menghasilkan buah yang buruk, dan pohon yang tidak subur tidak dapat menghasilkan buah yang baik.
7:19 Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, ditebang dan dibakar.
7:20 Begitu pula dengan nabi-nabi palsu. Kalian akan mengenal mereka dari hasil perbuatannya." "
Matius 24:24-26
"24:24 Sebab akan muncul penyelamat-penyelamat palsu dan nabi-nabi palsu. Mereka akan mengerjakan perbuatan-perbuatan yang luar biasa, dan keajaiban-keajaiban untuk menipu, kalau mungkin, umat Allah juga.
24:25 Jadi, ingatlah! Aku sudah memberitahukannya kepada kalian lebih dahulu sebelum hal itu terjadi.
24:26 Kalau orang berkata kepadamu, 'Lihat, Dia ada di sana di padang gurun!' --jangan kalian ke sana. Atau kalau mereka berkata, 'Lihat, Ia bersembunyi dalam kamar di sini!' --jangan percaya. "
Bukan hanya muhammad saja nabi palsu di dunia ini masih banyak nabi-nabi palsu di masa ini , lihatlah buahnya , apabila mereka melakukan hal yang baik di mata Allah itu adalah datang dari Allah , apabila mereka melakukan hal yang tidak baik dari Allah itulah dari sang penyesat sendiri , karena sang penyesat itu congkak dan sombong yang selalu menimbulkan keresahan di sekelilingnya baik dalam bentuk , terror , dusta maupun percabulan , dari buahnyalah kalian dapat menilainya , karena buah dari Allah adalah kasih dan lemah lembut yang tidak mengenal pamrih.
Markus 14 :38
26:41 Berjaga-jagalah, dan berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah."
Mari kita mempersenjatai iman kita dengan senjata Allah , senjata Allah adalah Firman Allah itu sendiri melalui kasihNya , janganlah kita takut terhadap apa yang menganiaya tubuh kita , melainkan takutlah terhadap apa yang dapat memusnahkan tubuh maupun jiwa dan roh kita , oleh sebab itu takutlah akan Yesus Kristus Tuhan kita yang mempunyai kuasa itu baik di bumi maupun di sorga .
Matius 5:3-12
"5:3. "Berbahagialah orang yang merasa tidak berdaya dan hanya bergantung pada Tuhan saja; mereka adalah anggota umat Allah!
5:4 Berbahagialah orang yang bersedih hati; Allah akan menghibur mereka!
5:5 Berbahagialah orang yang rendah hati; Allah akan memenuhi janji-Nya kepada mereka!
5:6 Berbahagialah orang yang rindu melakukan kehendak Allah; Allah akan memuaskan mereka!
5:7 Berbahagialah orang yang mengasihani orang lain; Allah akan mengasihani mereka juga!
5:8 Berbahagialah orang yang murni hatinya; mereka akan mengenal Allah.
5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai di antara manusia; Allah akan mengaku mereka sebagai anak-anak-Nya!
5:10 Berbahagialah orang yang menderita penganiayaan karena melakukan kehendak Allah; mereka adalah anggota umat Allah!
5:11 Berbahagialah kalian kalau dicela, dianiaya, dan difitnah demi Aku.
5:12 Nabi-nabi yang hidup sebelum kalian pun sudah dianiaya seperti itu. Bersukacitalah dan bergembiralah, sebab besarlah upah di surga yang disediakan Tuhan untuk kalian." "
Marilah kita semua bersuka cita akan namaNya , karena Dialah yang selalu menyertai kita semua , janganlah takut bila dunia membenci anda , karena kita bukan lagi milik dunia ini , melainkan kita adalah milikNya , yaitu Tuhan kita Yesus Kristus yang telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib demi membebaskan kita semua dari kutukan maut. Amin .
Saya adalah saksi yang telah di selamatkan oleh kasihNya , semua yang telah saya alami adalah hal yang benar benar terjadi , yang dimana saya dulu penuh dengan kebencian , iri , dengki , dan dusta , ternyata Tuhan kita Yesus Kristus telah menyelamatkan jiwa saya dan membuat saya lahir kembali dengan penuh rasa suka cita , rendah hati dan kasih.
Shallom
Solo , Indonesia , 3 mei 2006
Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah , dan saya menghapus nama Ahmad karena nama tersebut selalu mengingatkan saya akan kekejian. Baca Selengkapnya...
Minggu, 22 September 2013
Bom Bunuh Diri Tewaskan 53 Orang di Gereja di Pakistan
PESHAWAR, KOMPAS.COM - Sedikitnya 53 orang tewas dan lebih dari 100 orang lainya luka-luka saat dua pembom bunuh diri, Minggu (22/9), melancarkan serangan di sebuah gereja di kota Peshawar di Pakistan barat laut yang bergolak, kata sejumlah pejabat. Peristiwa itu merupakan salah satu serangan paling mematikan selama bertahun-tahun terhadap umat Kristen di Pakistan yang mayoritas penduduknya Muslim.
Angka korban tewas itu disampaikan Dokter Sher Ali, wakil pengawas medis Rumah Sakit Lady Reading, sebuah rumah sakit utama di Peshawar.
Komisaris polisi Peshawar, Sahibzada Anees, mengatakan kepada wartawan bahwa para pembom menyerang saat kebaktian di geraja itu baru saja berakhir. "Sebagian besar korban luka berada dalam kondisi kritis," kata Anees. Ia menambahkan, pengamanan khusus telah diberlakukan untuk melindungi gereja itu. "Kami berada di sebuah daerah yang merupakan sasaran terorisme dan di dalam daerah itu sudah ada pengaturan keamanan khusus untuk gereja. Kami kini berada dalam fase penyelamatan dan setelah itu selesai kami akan menyelidiki apa yang salah," tambahnya.
Seorang guru, Nazir Khan, 50 tahun, mengatakan kebaktian baru saja berakhir dan setidaknya 400 umat saling menyapa ketika terjadi sebuah ledakan besar. "Sebuah ledakan besar menghempaskan saya di lantai dan begitu saya kembali sadar, ledakan kedua terjadi dan saya melihat orang-orang yang terluka di mana-mana," kata Khan kepada kantor berita AFP.
Tayangan televisi menunjukkan sejumlah ambulans bergegas untuk membawa mereka yang terluka ke rumah sakit. Para kerabat yang berduka berkumpul di luar gereja dan meneriakkan sejumlah slogan terhadap polisi terkait kelalaian dalam pengamanan.
Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, mengecam keras pengeboman itu. "Teroris itu tidak punya agama dan menyasar orang yang tidak bersalah jelas bertentangan dengan ajaran Islam dan semua agama," katanya dalam sebuah pernyataan. Sharif mengatakan, "Tindakan kejam dari terorisme mencerminkan kebrutalan dan pola pikir yang tidak manusiawi dari para teroris itu." Dia menyampaikan rasa solidaritas kepada komunitas Kristen dan simpati yang mendalam kepada anggota keluarga para korban.
Hanya ada dua persen dari 180 juta populasi Pakistan 180 yang beragama Kristen. Komunitas Kristen sebagian besar miskin dan mengeluhkan meningkatnya diskriminasi.
Komisi AS tentang Kebebasan Beragama Internasional telah memperingatkan bahwa risiko bagi kaum minoritas Pakistan telah mencapai tingkat krisis. Tahun 2010, seorang perempaun Kristen dijatuhi hukuman mati karena dakwaan penghujatan. Tahun 2009, di kota Gojra, massa membakar 77 rumah dan menewaskan tujuh orang setelah ada rumor bahwa sebuah kitab suci Alquran telah dinodai.Tahun lalu seorang gadis muda Kristen mendekam tiga minggu di penjara setelah dituduh menghujat. Kasusnya kemudian dicabut tapi gadis itu berserta keluarganya telah bersembunyi sejak itu karena takut akan keamanan nyawa mereka. Baca Selengkapnya...
Angka korban tewas itu disampaikan Dokter Sher Ali, wakil pengawas medis Rumah Sakit Lady Reading, sebuah rumah sakit utama di Peshawar.
Komisaris polisi Peshawar, Sahibzada Anees, mengatakan kepada wartawan bahwa para pembom menyerang saat kebaktian di geraja itu baru saja berakhir. "Sebagian besar korban luka berada dalam kondisi kritis," kata Anees. Ia menambahkan, pengamanan khusus telah diberlakukan untuk melindungi gereja itu. "Kami berada di sebuah daerah yang merupakan sasaran terorisme dan di dalam daerah itu sudah ada pengaturan keamanan khusus untuk gereja. Kami kini berada dalam fase penyelamatan dan setelah itu selesai kami akan menyelidiki apa yang salah," tambahnya.
Seorang guru, Nazir Khan, 50 tahun, mengatakan kebaktian baru saja berakhir dan setidaknya 400 umat saling menyapa ketika terjadi sebuah ledakan besar. "Sebuah ledakan besar menghempaskan saya di lantai dan begitu saya kembali sadar, ledakan kedua terjadi dan saya melihat orang-orang yang terluka di mana-mana," kata Khan kepada kantor berita AFP.
Tayangan televisi menunjukkan sejumlah ambulans bergegas untuk membawa mereka yang terluka ke rumah sakit. Para kerabat yang berduka berkumpul di luar gereja dan meneriakkan sejumlah slogan terhadap polisi terkait kelalaian dalam pengamanan.
Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, mengecam keras pengeboman itu. "Teroris itu tidak punya agama dan menyasar orang yang tidak bersalah jelas bertentangan dengan ajaran Islam dan semua agama," katanya dalam sebuah pernyataan. Sharif mengatakan, "Tindakan kejam dari terorisme mencerminkan kebrutalan dan pola pikir yang tidak manusiawi dari para teroris itu." Dia menyampaikan rasa solidaritas kepada komunitas Kristen dan simpati yang mendalam kepada anggota keluarga para korban.
Hanya ada dua persen dari 180 juta populasi Pakistan 180 yang beragama Kristen. Komunitas Kristen sebagian besar miskin dan mengeluhkan meningkatnya diskriminasi.
Komisi AS tentang Kebebasan Beragama Internasional telah memperingatkan bahwa risiko bagi kaum minoritas Pakistan telah mencapai tingkat krisis. Tahun 2010, seorang perempaun Kristen dijatuhi hukuman mati karena dakwaan penghujatan. Tahun 2009, di kota Gojra, massa membakar 77 rumah dan menewaskan tujuh orang setelah ada rumor bahwa sebuah kitab suci Alquran telah dinodai.Tahun lalu seorang gadis muda Kristen mendekam tiga minggu di penjara setelah dituduh menghujat. Kasusnya kemudian dicabut tapi gadis itu berserta keluarganya telah bersembunyi sejak itu karena takut akan keamanan nyawa mereka. Baca Selengkapnya...
Jumat, 15 Juni 2012
Kontras Luncurkan Panduan Agar Polisi Lindungi Kelompok Minoritas
LSM HAM Kontras meluncurkan buku panduan berjudul "Pemolisian dan Hak Berkeyakinan, Beragama dan Beribadah". Buku itu dibuat untuk mendorong polisi agar bertanggung jawab melindungi hak-hak kelompok minoritas? Koordinator LSM Kontras Haris Azhar mengungkapkan, selama ini polisi gamang menindak kasus pelanggaran hak berkeyakinan. Polisi cenderung tunduk terhadap ketentuan lokal serta ancaman kekerasan.
“Ya, buku ini kan dibikin dalam rangka sebenarnya untuk memperkaya keberanian dan pengetahuan polisi untuk menjalankan tugasnya. Memberikan pelayanan di bidang hukum tapi juga hak azasi manusia. Harusnya polisi tahu di lapangan, kapan dan di mana, bagaimana memberikan perlindungan terhadap siapa, dalam konteks hari ini kan terhadap kelompok minoritas yang kesannya dibiarkan,” kata Haris.
Haris Azhar mengatakan, akan membagikan 10 ribu eksemplar buku ke kepolisian. Kontras berharap upaya ini bisa meningkatkan komitmen polisi dalam melindungi hak-hak warga negara dalam berkeyakinan, beribadah dan beragama.
Selama ini polisi dianggap membiarkan berbagai peristiwa kekerasan yang mengatasnamakan agama. Misalnya kekerasan dan pelarangan beribadah terhadap jemaat HKBP Filadellfia Bekasi, pelarangan beribadat dan penyegelan GKI Yasmin bogor, penyerangan pemeluk Ahmadiyah dan sebagainya. []
Selengkapnya di: http://perisai.net/agama/kontras_luncurkan_panduan_agar_polisi_lindungi_kelompok_minoritas/#ixzz1xvEjVoK9
© PERISAI.net Baca Selengkapnya...
Senin, 11 Juni 2012
Meski Tertindas, Jemaat Gereja Tetap Doakan Presiden SBY
Kebersamaan didalam Pancasila di negeri ini seharusnya menjadi harga mati dan diperjuangkan secara bersama-sama oleh anak bangsa. Untuk itulah dalam rangka Hari Pancasila 1 Juni 2012, ratusan jemaat dari gereja tertindas, GKI Yasmin, HKBP Filedelfia dan simpatisan melakukan aksi damai di Istana Negara, Jakarta, Minggu (10/6). Menteri Sekretaris Negara era Presiden Abdurrahman Wahid, Bondan Gunawan yang ikut turun kejalan menyayangkan sikap pemerintah terutama Presiden SBY yang tidak bertindak terhadap penindasan gereja. "Semestinya presiden bertindak, bukan membiarkan, kenapa sampai saat ini jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filedelfia masih terkatung-katung menjalankan ibadahnya. Padahal, beribadah dijamin oleh konstitusi."
Meskipun banyak kecaman dan sikap tidak puas terhadap kepemimpinan Presiden SBY, namun pendeta dari HKBP, Patricia Silalahi dalam khotbahnya mengatakan bahwa jemaat tetap mengasihi SBY, dan berharap pintu hati orang nomor satu di republik ini dibuka. "Meski sulit beribadah, tapi kami tetap mencintai dan mengasihi Presiden SBY," ujarnya.
Setelah khotbah tersebut Pendeta Patricia menghimbau agar jemaat tidak benci dan menuntut balas terhadap siapapun yang telah menutup rumah ibadah. Dan Pendeta Patricia mengajak para jemaat menyanyikan 'Saya Mau Iring Yesus' yang segera diikuti oleh peserta aksi yang datang.
Dalam aksi damai tersebut hadir pula mantan Koordinator Kontras Usman Hamid, mantan Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Magdalena Sitorus, aktivis perempuan dan theolog Emmy Sahertian, dan Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom.
Sumber :
Jaringnews
Jawaban.com Baca Selengkapnya...
Dua Gereja Nigeria Kembali Diserang, 4 Tewas
Boko Haram kembali menyerang gereja di Nigeria. Totalnya ada tiga orang tewas dan 41 orang luka-luka dalam serangan yang dilakukan di dua gereja berbeda pada Minggu (10/6) kemarin. Menurut para saksi dan petugas penyelamat, penyerang bom bunuh diri mengemudikan mobilnya ke arah sebuah gereja di kota Jos, Nigeria Tengah. Meski mobil tersebut tidak mencapai gereja, ledakan yang ditimbulkan mengakibatkan bangunan gereja itu roboh."41 orang cedera, penyerang bom itu dan dua orang lain tewas. Korban-korban cedera dirawat di Rumah Sakit Evangel, Jos," kata juru bicara pemerintah daerah Pam Ayuba kepada AFP, seperti dilansir dari metrotvnews, pada Senin (11/6).
Serangan kedua terjadi di sebuah gereja di kota Biu di negara bagian Borno di timur laut, menewaskan satu orang. "Tiga orang bersenjata memasuki halaman gereja dan menembaki orang di luar gereja sebelum akhirnya masuk ke dalam gereja melanjutkan aksi pembunuhan mereka," kata saksi mata Hamidu Wakawa, seperti dikutip dari vivanews, pada Minggu (10/6).
Kelompok Boko Haram sudah aktif melakukan serangan sejak tahun 2009. Selain menyerang gereja, kelompok ini juga mengincar sekolah, kantor polisi, dan gedung pemerintahan. Pemimpin mereka, Abubakar Shekau, berulangkali melakukan aksi penyerangan sebagai bentuk balas dendam atas pembunuhan umat muslim di Nigeria tengah.
Kebencian dan kemarahan selalu menjadi alasan seseorang untuk melegalkan sebuah kejahatan, padahal kekerasan tidak menyelesaikan apapun. Semoga umat Kristen di Nigeria bisa bertahan dalam iman dan menjadi terang dengan tidak membalas kekerasan dengan kekerasan.
Sumber: Jawaban.com Baca Selengkapnya...
Jumat, 08 Juni 2012
Ketahuan Murtad, Seorang Muslim Tunisia Disembelih
![]() |
| Ilustrasi |
Dipublikasikan oleh Raymond Ibrahim di Gatestone Institute, pada Senin (04/05/2012), mengutip program talkshow kontroversial di Mesir 'Egypt Today' di stasiun TV El-Faraeen, yang dibawakan oleh Tawfiq Okasha, pada Sabtu (02/06/2012), menampilkan sebuah video tentang seorang pemuda Tunisia yang disembelih oleh sekelompok pria muslim bertopeng dan bercadar hitam.
Dalam video berdurasi 5 menit tersebut diperlihatkankan sebuah aksi penghilangan nyawa oleh para muslim Tunisia, negara pemicu awal 'revolusi Arab', karena korban penyembelihan tersebut yang telah menjadi Kristen dan menolak berpaling ke agama Islam.
Sembari membacakan ayat-ayat dalam Quran dengan keras, salah seorang dari muslim tersebut menyeret pemuda naas itu, dengan menaruh sebilah pisau dilehernya. Terlihat pemuda itu tidak melawan dan pasrah dengan nasib yang dihadapinya.
Suara 'narasi' dari seorang muslim yang turut dalam aksi tersebut muncul kemudian, dengan
mendengungkan doa-doa para muslim yang isinya mengutuk Kekristenan, dengan mengatakan Tritunggal adalah sebuah kepercayaan polytheis (bertuhan lebih dari satu).
"Biarkan allah menghukum para murtad polytheis itu; allah menguatkan agamamu, membuat kemenangan melawan para polytheis; allah, mengalahkan para kafir ditangan para muslim," tuturnya.
Kemudian, sembari meneriakkan 'tuhan maha besar!', pria pemegang pisau mulai menggorok leher pemuda Kristen yang nampak menggangkat doa terakhirnya, beberapa saat kemudian tenggorokannya mulai terbelah.
Aksi keji itu dilanjutkan dengan mengiris wajah pemuda itu dengan pisau sehingga melukai pemuda yang sudah sekarat itu.
Dengan nada kecewa, Okasha, sang pembawa acara tersebut bertanya: "Apakah ini Islam? Apakah Islam yang melakukannya? Bagaimana Islam terlibat dengan hal ini?... ini adalah gambar yang telah tersebar ke semua media elektronik di Eropa dan Amerika... dapatkah anda membayangkannya?"
Selanjutnya, ia mengemukakan pertanyaan yang menyinggung dua kelompok Islam fundamentalis di Mesir, Ikwanul Muslimin dan Salafi yang secara gamblang menganjurkan aksi-aksi keji seperti ini.
"Bagaimana orang-orang seperti ini dapat menjalankan pemerintahan?"
Ucapannya ini dikaitkan dengan perkataan pemimpin Islam Salafi Mesir, Sheikh Yassir al Burhami saat debat kandidat presiden pada bulan Mei lalu yang kembali menegaskan, muslim yang murtad akan dibunuh.
"Apakah dibenarkan seorang muslim menjadi seorang Kristen atau agama lain? tentu saja tidak dibenarkan; ini adalah perihal peraturan sharia yang disampaikan secara jelas, sebab menurut hadith, hal itu tidak diperbolehkan... mengacu kepada ucapan nabi Muhammad, siapa saja yang meninggalkan agamanya [Islam], ia harus dibunuh."
Tawfiq Okasha, sang tokoh liberal Mesir yang baru-baru ini mencalonkan diri sebagai Presiden negara itu, dianggap kontroversial karena secara gamblang mendukung pemerintahan Mubarak selama masa 'revolusi' Mesir 2011 lalu serta menggunakan media yang dikelolanya sebagai senjata penyerang kelompok Islam fundamentalis, Ikwanul Muslimin dan Salafi yang dicap sebagai kelompok bertopeng agama yang oportunis, culas dan munafik.
Mohon perhatian!
Sebelum menonton video dibawah ini, kami memberitahukan:
Alasan kami menyediakan video ini sebagai bukti valid menampik sikap skeptis para intoleran yang menuduh jika berita ini hanyalah isapan jempol/ hoax/ muslihat/ rekayasa/ kabar bohong.
Video dibawah ini mengandung gambar sadis dan penuh kekerasan, sehingga kami mengharapkan agar anda memikirkan segala pertimbangan dahulu dengan matang sebelum menyaksikannya.
Bagi anda yang bimbang, ragu dan tidak mampu menyaksikan adegan sadis dan kekerasan, kami sarankan agar tidak menyaksikan video ini.
Sumber: Perisai.net Baca Selengkapnya...
Senin, 04 Juni 2012
Ibadah Terakhir Jemaat HKBP Filadelfia
Meskipun Mahkamah Agung tetap men-sahkan pembangunan gedung gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, nyatanya protes warga sekitar terus menintimidasi. Bahkan aparta keamanan pun tidak dapat berbuat banyak.Akhirnya kemarin Minggu (3/6), puluhan anggota jemaat dipimpin oleh pendeta beribadah secara singkat dengan pengawalan sejumlah aparat kepolisian. Situasi dilaporkan kondusif karena sebelumnya sudah dilakukan musyawarah antara ratusan warga yang diwakili tokoh agama, Kepolisian Resor Kota Bekasi, Komando Distrik Militer, Majelis Ulama Indonesia, dan pihak gereja.
Dirilis Liputan6.com, dalam ibadah tersebut disepakati bahwa ibadah saat itu merupakan yang terakhir kalinya di tempat yang dianggap sebagian pihak sebagai tanah sengketa. Dilaporkan juga bahwa pemerintah Kabupaten Bekasi mencarikan tempat beribadah untuk puluhan anggota jemaat HKBP tersebut.
Seperti diketahui bersama, kisruh pendirian gereja tersebut, berawal dari surat penghentian kegiatan pembangunan dan kegiatan ibadah di gereja tersebut yang dikeluarkan Bupati Bekasi pada 2009 lalu. Namun putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung pada September 2010 dan PTTUN Jakarta pada Maret 2011 menyatakan surat keputusan tersebut batal.
Mahkamah Agung pun menyatakan pembangunan izin gereja sah. Kendati demikian, penolakan warga terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut terus berlanjut hingga beberapa ormas ikut campur dan melakukan intimidasi.
Setelah HKBP Ciketing, GKI Yasmin dan beberapa gereja lainnya yang mengalami intoleransi, cerita dari HKBP Filadelfia sampai saat ini memperlihatkan bahwa umat Kristen harus rela dan mengalah akibat arogansi kelompok intoleran yang tidak mengerti Pancasila, dan bukti lemahnya aparat keamanan dan pemerintah dalam bertindak.
Sumber: Jawaban.com Baca Selengkapnya...
Bpk. Bounchan: Dipenjara karena Kristus
![]() |
| Bpk. Khum Christian Bounchan Kanthavong |
Bpk. Khum Christian Bounchan Kanthavong mendapat hukuman penjara 13 tahun 8 bulan di Laos karena imannya. Pada awal tahun ini ia dibebaskan. Sebelum ia menjadi orang percaya, Bpk. Bounchan bekerja sebagai asisten gubernur distrik untuk pemerintah komunis.
Pada tahun 1965, Bpk. Bouchan masuk tentara di Laos. Ia kemudian menjadi asisten untuk seorang pejabat penting. Ia pertama kali bertemu dengan orang Kristen pada saat ia dikirim untuk belajar politik di Tha Gnong pada tahun 1975. Pada waktu itu, ia tidak memberi banyak perhatian mengenai Kekristenan, tetapi kemudian sebagai asisten gubernur distrik, ia mengunjungi desa-desa yang terdapat orang Kristen. Ia merasa tertarik dengan ibadah mereka, tapi orang-orang Kristen di sana merasa takut padanya karena jabatannya dalam pemerintahan.
Pada satu waktu, ketika ia menginap bersama sebuah keluarga di sebuah desa, ia mendengar sebuah program radio Kristen yang ditopang oleh VOM. Ia mengajukan beberapa pertanyaan mengenai Kekristenan, tetapi tidak ada seorang pun yang memberikannya jawaban terperinci. Sebagai seorang yang bekerja untuk pemerintah, Bouchan mempunyai keluasan masuk keluar Thailand untuk urusan bisnis. Di sana, pada tahun 1997, ia mencari orang yang ia dengar berbicara di radio.
Orang-orang Kristen di sana merasa takut dengannya, sama seperti ia sendiri merasa takut jangan-jangan mereka akan melaporkannya kepada pemerintah Laos. Tetapi orang yang ingin ia cari bersedia menemuinya. Ia kemudian membawa Bpk. Bouchan ke sebuah ruangan dan menjelaskan siapa Kristus padanya. Anggota tentara ini dibaptis pada malam itu dan mulai membagikan kabar baik itu ke manapun ia pergi.
Pihak berwenang berulang-ulang memberikan peringatan padanya untuk berhenti berkhotbah. Ia diberhentikan dari pekerjaannya. Pada tanggal 8 Juni 1999 ia ditangkap, dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Pada tanggal 2 Februari 2012, ia dibebaskan, 2 tahun lebih cepat. VOM menopangnya dan keluarganya ketika ia berada dalam penjara, termasuk menyediakan perawatan medis baginya setelah ia bebas.
Berikut ini adalah wawancara staf VOM dengannya segera sesudah kebebasannya. Ia mulai dengan membagikan apa yang terjadi padanya setelah ia dibaptis.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bpk. Bouchan: Saya kembali ke gereja saya dan bicara tentang Yesus. Banyak orang yang hadir; mereka mau menjadi Kristen. Tak berapa lama, seluruh desa mau hadir. Saya tidak tahu bagaimana menuntun mereka kepada Kristus, karena itu saya pergi menemui seorang pemimpin Kristen. Saya katakan, “Saya sudah memberitakan Injil, banyak orang yang ingin menjadi Kristen. Tolong datang dan bimbing mereka kepada Kristus. Saya tidak tahu bagaimana melakukannya.” Tapi ia merasa takut dan ia katakan, “Saya tidak bisa pergi ke sana. Kau juga seharusnya tidak boleh melakukan ini. Kamu bisa dipenjara.” Saya menjawabnya, “Oh, saya bekerja untuk pemerintah. Saya bekerja sesuai dengan hukum yang berlaku. Saya tahu hukum, dan mereka tidak bisa memenjarakan saya lebih dari dua setengah tahun karena saya belum pernah melakukan apa-apa yang salah.”
Pada tanggal 8 Juni 1999, pada jam 10 pagi, empat dari para penatua gereja di desa saya ditahan oleh polisi. Hanya 30 menit kemudian mereka menahan saya juga, dan mereka menaruh kami di lima ruang kecil yang berbeda.
Saya menulis pesan di selembar kertas kecil meminta mereka untuk mengatakan bahwa mereka tidak tahu apa-apa. Saya katakan, “Biarkan saya yang memikul kesalahannya. Saya yang akan menanggungnya, supaya kalian bisa kembali berkhotbah dan memimpin gereja.” Keesokan harinya, mereka dibelenggu dan diinterogasi dua kali. Para penatua mengikuti saran saya dan menyangkal tuduhan yang diberikan. Dua di antara mereka dihukum penjara selama enam bulan sebelum dilepaskan. Dua lainnya dihukum delapan tahun penjara, tetapi keduanya meninggal dunia tiga tahun sebelum masa tahanan mereka berakhir. Saya yang tersisa di penjara.
Dalam penjara, saya selalu bertindak hati-hati. Saya tidak makan makanan yang diberikan di penjara atau diberi oleh polisi. Saya tidak minum air yang mereka beri, kuatir jangan-jangan sudah diracuni. Saya tidak makan makanan mereka sama sekali. Saya harus hati-hati karena saya tahu hidup saya berharga bagi Allah dan pelayananNya.
Banyak kali, polisi yang datang untuk menginterogasi saya, mengatakan dengan halus, “Minumlah segelas air. Kau sedang sakit tenggorokan, dan kau haus. Kau bahkan terdengar haus. Ini, minumlah segelas air ini.” Saya menjawab, “Tidak, terima kasih banyak. Saya tidak haus.” Banyak kali mereka menawarkan makanan dan minuman, tetapi saya tidak menerimanya. Saya juga beri tahu teman-teman saya untuk tidak menerima makanan dan minuman dari mereka, tetapi teman-teman saya tidak mendengar saya.
Dua puluh hari sesudah saya ditahan, mereka melakukan investigasi terhadap saya selama lima hari, kemudian mengatakan, “Kau tidak mengatakan yang sebenarnya. Kami tahu kau sedang mencoba melakukan hal yang buruk terhadap negara.”
Lalu mereka membelenggu saya. Belenggunya terbuat dari kayu, kayunya besar – lumayan besar. Belenggu itu memisahkan kedua kaki saya, dan mereka juga memborgol tangan saya. Mereka kuatir saya akan melarikan diri. Mereka memborgol saya, bahkan mengikat kedua ibu jari saya. Lalu mereka menaruh saya dalam sebuah ruangan gelap selama tujuh hari tanpa makanan.
Salah seorang penjaga datang diam-diam ke ruangan saya pada jam 9 malam dan memberi saya sedikit makanan. Saya bertahan karena makanan itu – sedikit makanan dari penjaga itu.
VOM: Apakah mereka memberimu air minum selama tujuh hari itu?
Bpk. Bounchan: Tidak sama sekali. Ruangan itu sangat kotor, dan saya mendapat kusta. Ya, sama seperti yang di dalam Alkitab. Saya tidak bisa menggaruk tubuh saya karena diborgol, tapi istri saya mengirimkan cabai untuk saya karena mereka tidak mau memberikan saya obat. Saya tidak punya apa-apa selain sedikit nasi dan cabe yang diberi istri saya. Saya berdoa pada Tuhan, mengolek cabe itu dan menggunakannya untuk mengurangi rasa gatal. Saya melakukannya sampai cabe itu habis, dan kulit saya kelihat lebih baik.
Ketika cabe sudah habis, kustanya kelihatan sudah sembuh. Tapi setelah seminggu kemudian, saya merasakan rasa sakit di mata saya seperti sesuatu telah menggit saya. Istri saya datang dan minta izin untuk membawa saya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan karena mata saya, tapi polisi mengatakan, “Ia musuh negara kita. Jangan merawatnya. Biar ia menjadi buta, dan biar ia mati di sini. Kami tidak akan mengizinkan kalian pergi ke rumah sakit.”
Mereka menginterogasi saya 16 kali, dan menanyakan, “Mengapa kau pergi ke desa-desa dan memberi tahu mereka tentang nama Yesus?” Saya jawab, “Tidak, saya tidak berkhotbah tentang nama Yesus. Kalian tahu hukum. Kalian memberi kami saluran untuk melakukan ini karena kami berhak untuk percaya tentang apapun. Saya berkhotbah tentang Allah.” Mereka marah karena saya katakan bahwa menurut hukum saya berhak untuk menceritakan tentang Yesus.
VOM: Sebelum Anda ditahan, ketika Anda berkunjung ke desa-desa, Anda katakan bahwa Anda mengatakan kepada mereka tentang bagaimana menjadi seorang Kristen, tetapi Anda tidak tahu bagaimana menuntun mereka. Pesan apa yang Anda sampaikan kepada mereka pada waktu itu?
Bpk. Bouchan: Saya memberitakan kepada mereka bahwa menjadi seorang Kristen akan membebaskan kalian, dan Allah akan membersihkan hidup mereka. Saya katakan, “Jadilah seorang Kristen, maka kalian akan tahu bahwa kalian harus bertobat. Kalian akan bebas dari tujuh kebiasaan. Kalian bisa dilepaskan dari hati ular, macan, merak atau babi kalian.”
[Pak Bounchan menggunakan sebuah penyajian berita injil dengan menggunakan gambar binatang yang menunjukkan kejahatan hati dan tindakan kita.]
VOM: Jadi ketika Anda katakan pada penjaga bahwa Anda tidak mengkhotbahkan Yesus, Anda tidak berkhotbah tentang namaNya.
Bpk. Bouchan: Ketika saya memberitakan Injil, saya katakan pada mereka untuk datang pada Tuhan dan bertobat. Saya hanya tahu langkah pertama. Saya tidak mengetahui secara mendalam tentang nama Yesus.
VOM: Menurut Anda apa yang membuat begitu banyak orang meresponinya?
Bpk. Bouchan: Kebanyakan mereka adalah masyarakat yang tinggal di pedesaan – mereka merokok, minum minuman keras dan menyembah roh palsu. Jadi saya katakan pada mereka jika mereka menjadi anak-anak Allah, mereka akan dilepaskan. Hal itu merupakan perubahan yang besar bagi mereka, karena setiap tahun mreka harus mempersembahkan seekor babi, sapi, atau kerbau untuk roh. Ketika saya memberi tahu mereka bahwa Allah bisa melepaskan mereka, hal itu sangat membantu bagi mereka – tidak hanya secara rohani dan jasmani, tetapi secara finansial juga.
Dalam tahanan, saya ditaruh sendirian dalam sebuah ruangan selama satu tahun, dan selama masa itu, saya tidak pernah diberikan sebuah Alkitab. Keluarga saya menganggap bahwa adalah hal yang aneh saya meminta untuk dikirimi Alkitab. Saya bahkan meminta penjaga yang memberikan saya makanan untuk memberi tahu istri saya sebuah pesan. Saya katakan, “Beri tahu istri saya, 'Boleh tolong saya? Bawa sebuah Alkitab untuk saya. Saya tidak bisa hidup tanpa Alkitab. Saya harus membaca Alkitab.”
Setelah satu setengah tahun, mereka mengeluarkan saya. Bukan keluar dari penjara, tetapi dari ruang gelap itu. Segera saya disuruh bekerja keras membawa kayu bakar dua kali sehari. Mereka memaksa saya untuk membawa kayu bakar sebesar paha. Banyak kali saya merasa sangat lelah, tapi polisi akan menaruh senjata di punggung saya dan katakan, “Panggillah Tuhan untuk menolongmu. Berserulah pada Tuhan untuk memberimu kekuatan.”
Saya memberitakan Yesus, dan mereka berkata pada saya, “Kau percaya pada hal yang baik.” Mereka mulai memperlakukan saya dengan sopan, tetapi setelah satu minggu kemudian, mereka semua dipindahkan. Sebuah kelompok polisi yang baru ditugaskan di situ.
VOM: Apa yang Anda lakukan ketika mereka mengejek Anda?
Bpk. Bouchan: Saya tidak mengatakan apa-apa. Satu kali, para penjaga bertanya pada saya jika saya lelah, dan saya katakan pada mereka kalau saya lelah. Seorang penjaga bertanya, “Apa yang kau makan dengan nasi?” Saya katakan, “Tidak ada. Istri saya hanya mengirimkan nasi dan sayur-sayuran.”* Penjaga itu mengatakan, “Uang Yesus bertebaran di seluruh dunia dan di sini juga. Kau seharusnya minta padaNya untuk mengirimkan sejumlah uang untukmu supaya kau bisa membeli makanan yang baik.”
Selama sepuluh tahun, mereka memaksa saya untuk membuka hutan untuk di jadikan ladang padi. Saya melakukannya untuk polisi yang menjaga penjara. Kebanyakan saya akan membuka tanah mereka sendiri, tapi kadang kala saya membuka untuk milik orang lain. Polisi yang mendapat uangnya. Dua kali sehari, mereka memaksa saya untuk pergi ke hutan untuk mengambil kayu bakar.
Pada tahun 2007, mereka percaya pada saya dan tidak mengawasi saya. Mereka membiarkan saya pergi sendiri untuk mengambil kayu bakar. Pada bulan Juli atau Agustus, mereka memberikan saya dua atau tiga jam untuk mengambil kayu bakar karena saat itu air sungai menguap. Saya tahu rutinitas setiap hari, sehingga pada hari pertama saya mengumpulkan kayu cukup untuk dua hari. Pada hari kedua, saya berenang menyebrang sungai yang meluap, lari ke rumah saya, mengambil lima buah Alkitab dan lari kembali. Saya menyembunyikan Alkitab-Alkitab itu dan kemudian membawa kayu bakar kembali ke kamp.
Pada satu hari saya sedang membawa kayu bakar, di dalam tas saya ada Alkitab. Polisi mengatakan pada saya, “Hey, saya mau memeriksa tasmu.” Mereka menemukan Alkitab saya dan membawa saya ke kantor. Mereka memanggil saya ke lantai dua di mana ada banyak polisi. Mereka meminta saya untuk mengatakan kepada mereka tentang buku itu dan memaksa saya untuk membacanya dengan suara nyaring. Setelah saya membaca beberapa waktu lamanya, saya berhenti dan berkata, “Oh, saya tidak bisa menyelesaikannya dalam satu hari, tapi kalau kalian ingin mengetahui lebih banyak, saya akan mengatakannya pada kalian.” Saya sedang membagikan Injil kepada mereka ketika seorang kolonel masuk ke ruangan. “Apa yang kalian sedang lakukan?” tanyanya. Salah satu polisi menjawab, “Kami sedang belajar tentang Yesus. Ini buku Yesus.” Kolonel itu berkata, “Buku jelek itu? Siapa yang bawa itu kemari? Buang sana!”
Lalu saya katakan, “Pak, ini buku yang baik. Mari datang dan lihat jika Anda tak percaya.” Beberapa hari berikutnya, mereka membawa saya ke kantor kolonel itu. Ia berkata, “Sekarang, katakan pada saya tentang bukumu itu.” Ketika seorang polisi yang lain datang ke kantor dan melihatnya tertarik dengan apa yang saya sedang katakan, mereka berdua pun mendengarkan saya. Tak berapa lama, beberapa polisi lainnya masuk untuk mendengarkan saya. Saya memberitakan Yesus, dan mereka berkata pada saya, “Kau percaya pada hal yang baik.” Mereka mulai memperlakukan saya dengan sopan, tetapi setelah satu minggu kemudian, mereka semua dipindahkan. Sebuah kelompok polisi yang baru ditugaskan di situ.
Ketika mereka mengambil Alkitab saya, saya tidak pernah mendapatkannya lagi. Tapi saya punya sebuah Alkitab yang saya kubur di ruang di mana saya tidur. Sebagian lantai rusak, sehingga saya menggali tanahnya dan mengubur Alkitab saya di situ. Saya juga mendengar sebuah program Kristen dari sebuah radio kecil. Saya bahkan mendengar nama saya disebut, dan hal itu memberi saya dorongan. Tapi satu hari polisi datang dan memeriksa sekitar ruangan saya dan di bawah tikar. Mereka menemukan lubang di bawah tempat tidur saya, mengambil Alkitab dan radio dan memberi saya denda. Saya tidak mempunyai uang, karena itu saya menebang bambu dari hutan, membuat kandang ayam dan menjualnya untuk membayar denda itu.
VOM: Bagaimana Anda membawa Alkitab dan radio ke dalam penjara?
Bpk. Bouchan: Istri dan anak-anak saya meninggalkan radio itu di rumah seseorang dekat penjara. Para penjaga percaya pada saya, sehingga ketika saya membawa keranjang untuk mengambil sayur-mayur, mereka membiarkan saya. Saya mengambil tumbuhan dengan daun besar – saya tidak tahu namanya dalam Bahasa Inggris. Saya kemudian menggunakan tumbuhan itu untuk membungkus sebuah Alkitab atau radio ke dalam, saya menaruh sayuran yang lain di atasnya.
VOM: Berapa lama Anda memiliki radio itu sebelum mereka menemukannya?
Bpk Bounchan: Bounchan: Mereka mengambil lima radio dari saya. Beberapa bertahan sampai lima atau enam bulan, tetapi yang lain cepat rusak.
VOM: Bagaimana dengan Alkitab? Berapa banyak Alkitab?
Bpk Bounchan: Mereka mengambil lima Alkitab, tapi saya memiliki enam Alkitab dalam penjara. Akhirnya mereka tak peduli lagi dengan yang keenam. Saya bisa membacanya dengan terang-terangan; mereka tidak keberatan.
VOM: Kapan Anda mendengarkan radio, apakah Anda harus melakukannya diam-diam?
Bpk Bounchan: Saya mendengarnya di bawah jaring nyamuk dengan menggunakan headphone, dan saya masuk di bawah selimut. Ketika saya mendengar bermacam program Kristen, hati saya disegarkan.
Tetapi ketika kelompok penjaga baru datang, mereka menemukan Alkitab saya dan membakarnya. Tidak semuanya terbakar, ada bagian-bagian yang tertinggal. Saya marah, dan mengambilnya dan membacanya terang-terangan, sekalipun hanya tinggal sebagian kecil yang tertinggal. Saya tidak peduli dengan perasaan mereka. Saya menjadi marah dan berdoa, “Oh Tuhan, hukumlah mereka supaya mereka tahu bahwa Engkaulah yang mahatinggi.”
[Beberapa tahun setelah doa Bounchan itu, kepala polisi meninggal karena virus yang menyerang liver, dan empat penjaga lainnya dipenjara karena mencuri dan perdagangan obat terlarang]
Bpk Bounchan: Pada tahun terakhir di penjara, para penjaga minum banyak setelah menyembelih seekor sapi. Seorang kapten lupa pistolnya di atas tempat tidur saya, dan saya melihatnya dan merasa takut. Apa yang harus aku lakukan? Jika saya membawa pistol ini ke kantor, mereka mungkin akan menuduh saya dengan sesuatu yang tidak saya lakukan. Saya memutuskan untuk menunjukkan pistol itu pada seorang penjaga, dengan berkata, “Pak, saya menemukan pistol ini. Seseorang datang ke pondok saya dan lupa.” Penjaga itu mengatakan, “Lihat nomornya. Oh, ini pistol Kapten Pornchai.” Sebuah pesan disampaikan kepada kapten itu untuk datang menemui saya, tapi ia berkata, “Bounchan mau bertemu saya?” Ia marah. “Mengapa tahanan ini berani memanggil saya? Mengapa ia perlu bertemu dengan saya?” Tapi penjaga itu mendesaknya. Ia sangat marah ketika ia datang pada saya. “Apa yang kau mau?” tanyanya. Saya katakan, “Apakah ini pistol Anda?” dan tingkah lakunya berubah. “Oh terima kasih. Terima kasih. Baik. Terima kasih. Terima kasih banyak,” katanya sambil berlutut di lantai. Kau menyelamatkan pekerjaan saya. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih.” Ia menyalami tangan saya. Ia tanyakan apa yang ingin saya makan. Ia menanyakan apa yang bisa ia lakukan untuk saya.
VOM: Kapten itu, ia sungguh berlutut?
Bpk Bounchan: Ya, ia bisa kehilangan pekerjaannya karena kehilangan pistolnya.
Bulan Januari tahun ini, seorang kepada penjara mengatakan pada saya, “Keluarga Anda sangat kuat dalam iman mereka sehingga Kekristen menyebar kemana-mana. Itu sebabnya kau tinggal di sini. Kami tidak bisa membiarkan kau keluar karena keluargamu masih terus menyebarkan Injil. Kalau kau mau dilepaskan, pulang ke rumah, minum dan bermain dan bergabung dengan partai seperti kami – itu hal yang terbaik bagi seseorang di dunia ini – jangan hidup seperti kau ini. Berhenti percaya pada imanmu atau kau akan tetap miskin. Banyak orang percaya yang menjadi miksin dan semakin miskin sampai pada akhirnya tidak percaya sama sekali.”
Tapi saya tahu tinggal sebentar lagi saya akan bebas. Saya katakan padanya, “Kalau Anda berhenti menyembah berhala dari semen, kalau Anda berhenti menyembah berhala dari emas atau perunggu, maka saya akan berhenti menyembah Allahku. Anda tidak mau berhenti. Mengapa Anda mau memaksa saya untuk berhenti?”
Pada tahun 2010, saya dipaksa untuk membersihkan toilet polisi di kamp. Saya harus membawa air dari tempat yang sangat jauh. Saya gunakan dua ember untuk membawa air untuk ditaruh di toilet. Saya lakukan ini setiap hari selama delapan bulan.
Suatu kali saya jatuh karena saya sudah tua dan membawa ember berat berisi air. Ada rasa sakit di bagian punggung, dan saya mencoba untuk berdiri tapi jatuh ke dalam sungai. Polisi mengejek saya sambil berkata, “Hey, mengapa kau tidak memanggil Allahmu untuk memberimu kekuatan?”
VOM: Jadi ketika tentara dan polisi mengejekmu karena imanmu, mengapa kau diam saja?
Bpk Bounchan: Saya takut kalau-kalau mereka akan melakukan suatu kekerasan. Aku sudah melihat penjaga menembak tahanan lainnya yang mencoba menanggapi mereka. Mereka tidak menembakmu, tapi menakutimu. Mereka menembakimu dan kau yang membayar lima dolar untuk setiap peluru.
Pada tanggal 3 September 2010 polisi memberi tahu saya bahwa mereka menerima sebuah surat dari Amerika dan Kanada, tapi saya tidak pernah diijinkan untuk melihatnya. Mereka juga menaruh saya dalam sebuah ruangan kecil tanpa makanan selama 10 hari karena surat itu. Selama 10 hari saya tidak ada makanan atau air, tapi saya ditahan dalam ruangan itu selama sebulan dan lima belas hari.
VOM: Jadi pada satu waktu, ketika nama Anda disebut di program radio Voice of America, hal itu memberi dorongan besar pada Anda. Tapi sekarang [surat] itu mengakibatkan masalah serius bagi Anda.
Bpk Bounchan: Saya mengirim pesan pada istri saya untuk mencari tahu di mana surat itu. Ia coba, tetapi ia tidak bisa menemukan apa-apa. Tapi mereka katakan bahwa surat itu ada pada mereka, dan mereka menaruh saya dalam sebuah ruangan kecil selama sebulan dan lima belas hari. Saya juga harus membayar denda 200,000 kip [kurang lebih Rp 225.000] ketika saya dikeluarkan.
Sebelum saya dikeluarkan dari penjara, pejabat tinggi yang berwenang di penjara itu mengatakan pada saya, “Kalau kau dilepaskan, hentikan kepercayaanmu. Jangan percaya sama sekali. Jangan ambil apapun, dan jangan pergi ke manapun. Jangan berkomunikasi dengan orang Kristen lainnya, atau kau tidak akan mendapatkan apa-apa.” Saya dilepaskan tiga bulan setelah itu.
VOM: Anda tidak kelihatan marah atau merasa kepahitan karena dipenjara. Apakah Anda merasa marah sewaktu Anda masih berada di penjara?
Bpk Bounchan: Saya tidak merasa menyesal, tapi di sisi lain, saya bersyukur kepada Tuhan. Bahkan di penjara, saya tahu Allah menyertai saya, dan saya tahu apa yang Ia telah lakukan untuk saya di kayu salib. Hal itu lebih besar dari apa yang saya alami di penjara.
VOM: Pada waktu kapan Anda merasa sangat lemah atau waktu kapan Anda merasa kesulitan yang sangat? Kapan menurut Anda merupakan waktu terburuk bagi Anda?
Bpk Bounchan: Waktu terburuk bagi saya adalah dari tahun 1999-2001 – sekitar tiga atau empat tahun – karena pada waktu itu saya tidak mempunyai sebuah Alkitab. Saya juga baru menjadi seorang percaya, tapi tetap mempunyai damai sejahtera dalam hati saya. Ketika saya memperoleh Alkitab atau radio, saya akan membaca dan mendengar untuk bertumbuh dalam iman saya setiap hari.
VOM: Jadi pada waktu Anda tidak mempunyai apapun sama sekali. Mengapa Anda tetap setia kepada Allah?
Bpk Bounchan: Saya mengingat sesuatu yang saya dengar di radio. Pembawa acara mengatakan bahwa Tuhan kita adalah Allah yang menciptakan dunia, alam semesta. Ketika saya mendengar kata-katanya, saya memikirkan bumi, bintang-bintang dan bulan, dan saya melihat kemuliaan Allah. Betapa menakjubkan! Kalau tidak ada seorang pun yang dapat menciptakan itu semua, bagaimana itu semua dapat ada? Ketika saya memandang semua itu, saya melihat bahwa semua itu nyata adanya. Hal itu menghibur dan mendukung saya dan menyebabkan saya bergantung pada iman saya ketika itu.
VOM: Dapatkah Anda mengatakan sedikit tentang bagaimana kelihatannya penjara itu? Gambarkan ruang gelap itu.
Bpk Bounchan: Ruang itu dibuat dengan batu-batu besar dan semen, tapi pintunya terbuat dari besi dengan sebuah lubang seperti jendela. Pada pukul 11.30 pagi, seorang penjaga akan membuka jendela itu dan menjatuhkan makanan. Kemudian pada pukul 3 sore makanan dibawa lagi. Selain itu, saya tidak tahu waktu hari itu. Syukur pada Allah karena pintunya terbuat dari besi. Ada sebuah lubang kecil akibat karatan. Di situ saya akan berdiri dan menaruh hidung saya dilubang itu dan menghirup udara segar.
VOM: Kalau seseorang memberitahu kisah Anda kepada orang Kristen di seluruh dunia, apakah ada sesuatu yang ingin Anda katakan kepada orang-orang yang berdoa untuk Anda?
Bpk Bounchan: Saya berada dalam penjara. Saya tahu bagaimana sulitnya hidup ini, tapi saya ingin mendorong orang percaya di Amerika untuk tetap kuat dalam iman mereka. Saya tahu banyak orang Amerika belum menerima Yesus, tapi kalian mempunyai kebebasan untuk memberitakan Yesus dan membagikan Injil. Pergilah memberitakan Injil dalam nama Yesus karena kalian bisa. Kalian punya hak untuk membaca Alkitab, untuk berdoa dan pergi ke gereja. Saya mohon, lakukan itu.
Saya mohon doakan negara saya Laos, supaya Allah akan mengubah negera ini menjadi negeri milik Tuhan. Doakan supaya setiap orang menerima Yesus Kristus karena saya tahu tidak ada yang berharga dalam hidup ini selain menjadi Kristen dan mengikuti Yesus Kristus.
Terima kasih kepada saudara dan saudari di Amerika, Kanada dan negara lainnya untuk doa Anda yang setia. Saya tahu bahwa saya masih hidup hari ini karena kesetiaan Anda berdoa. Saya sekarang membagikan kesaksian saya karena doa Anda yang berkuasa.
Saya mohon doa untuk hidup saya sekarang ini. Ketika saya hidup, saya ingin hidup saya memuliakan kerajaan Tuhan kita. Saya ingin membagikan Injil dan melakukan hal-hal yang baik untuk memuliakan Dia. Doakan saya. Doakan keluarga saya untuk melayani, dan doakan supaya Allah akan menyediakan apa yang kami perlu.
Anak perempuan Bpk Bounchan, Sangdara, mengingat penyalahgunaan obat oleh ayahnya dan perilaku kasarnya terhadap ibunya. Tetapi ketika ayahnya bertemu Yesus, semua itu berubah. Bahkan dengan ayahnya berada di penjara, pelayanan Kristen keluarga ini terus bertumbuh.
Sangdara: Sejak hari di mana ayah saya pulang dan mengatakan kepada ibu saya tentang Tuhan, kami melihat perubahan yang besar di dalam hidupnya. Ketika ibu saya menjadi marah, ia tidak akan menanggapinya. Ketika ibu saya sudah tenang, ia akan mengulangi, “Apa yang kau pikir tentang Tuhan yang kukatakan beberapa hari lalu?” Ibu saya akan memakinya lagi, tapi ayah saya selalu diam saja. Saya melihat suatu perubahan besar, tapi saya tidak mengerti mengapa ayah saya begitu berbeda atau mengapa ia membiarkan ibu saya berbicara seperti itu padanya. Mengapa ia tidak memukul ibuku seperti sebelum-sebelumnya? Mengapa ia tidak menanggapinya? Setelah itu, ibu saya mulai bertanya-tanya tentang hal yang sama. Sejak ia menjadi seorang Kristen, ia tidak pernah meninggalkan rumah dengan perempuan-perempuan lain. Ia berhenti minum. Ia berhenti meminjam uang dari orang lain.
Kami mempunyai altar untuk roh di rumah kami, tapi satu hari, ia mematahkan altar itu. Ia membongkarnya dan melemparkannya keluar. Kami semua terkejut. Tidak seorang pun yang bisa mengatakan sepatah kata. Beberapa minggu berikutnya, ia bertanya lagi pada ibu saya, “Apa yang kau pikir tentang Tuhan yang kuceritakan padamu? Apakah kita perlu percaya pada Allah ini?”
Ibu saya menjadi marah padanya. Ia mengambil sebuah kendi logam dan memukul kepala ayah saya. Ia masih tidak membalasnya. Kemudian, dua orang laki-laki datang ke rumah saya, membuka Alkitab dan membagikan Injil kepadanya. Ia belajar tentang Allah, dan seminggu kemudian, ia menyerahkan hidupnya kepada Kristus.
Ketika ayah saya dipenjara, saya melihat ibu saya menjadi sangat haus dan lapar akan Firman Tuhan. Jujur, ia tidak pernah meletakkan Alkitab. Pada malam hari, siang hari, di rumah – ia tidak pernah meninggalkan Alkitab. Saya tidak tahu apa-apa pada waktu itu, tapi saya melihat bahwa ayah saya juga suka membaca buku itu.
Namun ketika itulah saya mengalami bagaimana Allah mengubah kami. Sebelumnya, jika seseorang mengatakan hal-hal yang buruk atau mengutuk saya, saya akan panik dan merasa tak senang. Bahkan ketika gurunya mempermalukan saya di hadapan murid-murid lain dan ketika saya tidak mempunyai teman, saya merasakan kehangatan dalam hati saya. Saya mempunyai damai sejahtera seperti seseorang berdiri di samping saya dan menghibur saya.
VOM: Kapan setelah itu kau melihat ayahmu?
Sangdara: Setelah hampir dua bulan, polisi mengizinkan saya bertemu dengan ayah saya. Ayah saya mengatakan pada saya, “Tetap kuat dalam Tuhan, kasihi Dia, layani Dia dan jangan kuatir dengan aku. Jika mereka akan membiarkanku mati di sini, aku rela mati demi nama Allah.”
Saya bertanya-tanya Allah mana yang dimaksud ayahku. Siapakah Allah? Tetapi dorongan ayah saya mengiang-ngiang di kepala saya: tetap kuat, kasihi dan layani Allah. Hal itu mengganggu pikiranku setiap hari. Saya pergi pada ibu saya, dan ia memberikanku sebuah Alkitab, sambil berkata, “Allah ada di dalamnya. Bacalah.” Setelah saya menjadi orang percaya, saya ingin belajar Alkitab. Saya ingin melayani Allah. Hanya ada tiga orang percaya di daerah kami: ibu saya, salah satu kakak laki-laki saya, dan saya sendiri. Kami duduk di sebuah meja kecil setiap hari Minggu, membaca Alkitab dan berdoa. Kemudian sebuah keluarga bergabung dengan kami, lalu sebuah keluarga. Bulan demi bulan, tahun demi tahun, banyak orang menghadiri gereja rumah kami. Tak lama, 36 gereja rumah beroperasi di daerah di mana kami tinggal.
Pada waktu ayah saya baru dipenjara, keadaan sangat sulit. Orang-orang memandang remeh dan membenci kami. Di sekolah saya, gurunya mengatakan kepada murid-murid lain, “Inilah putri dari musuh negara kita.” Saya tidak mempunyai teman. Tidak ada yang bicara pada saya di sekolah, dan semuanya memandang remeh terhadap saya.
Namun ketika itulah saya mengalami bagaimana Allah mengubah kami. Sebelumnya, jika seseorang mengatakan hal-hal yang buruk atau mengutuk saya, saya akan panik dan merasa tak senang. Bahkan ketika gurunya mempermalukan saya di hadapan murid-murid lain dan ketika saya tidak mempunyai teman, saya merasakan kehangatan dalam hati saya. Saya mempunyai damai sejahtera seperti seseorang berdiri di samping saya dan menghibur saya.
VOM: Bagaimana perasaanmu sekarang ini dengan kebebasan ayahmu setelah 14 tahun? Bagaimana pemikiranmu sekarang?
Sangdara: Saya sangat bersyukur karena ayahku telah dibebaskan. Lewat masa-masa sulit yang ia lalui di penjara, ia menjadi teladan pelayanan bagi kami yang hidup di luar. Karena kesabarannya, kami dapat melalui banyak masalah. Ia tidak pernah mengeluh, bahkan ketika ia jatuh sakit. Ia tetap mengirimkan pesan pada kami mendorong kami supaya tetap kuat. Ketika ia dilepaskan, hal itu adalah sukacita yang besar bagi keluarga kami.
VOM: Adalah hal yang luar biasa yang dikerjakan Allah di dalam keluarga kalian. Ini adalah cerita yang luar biasa tentang kasih dan kesetiaan Allah.
Sangdara: Karena ayah saya dipenjara, kami mengalami kebaikan, kasih dan kemurahan dari Tuhan. Banyak orang menangis bersama kami, berdoa untuk kami dan mendukung kami. Jika kami tidak mempunyai Allah, doa dan dukungan, pasti kami sudah mendapat masalah. Karena kasih karunia Allah dan karena kasih dan doa yang tak henti-hentinya, kami tak pernah tidur dengan perut kosong sekalipun kami miskin. Tuhan menyediakan bagi kami dengan makanan sehari-hari, dan kami selalu punya cukup makanan.
Terima kasih banyak untuk bantuan dan dukungan Anda yang setia. Karena kalian, kami bisa tegak berdiri dalam iman dan melayani Allah seperti yang sedang kami lakukan hari ini. Apa yang kalian telah lakukan untuk kami, kami lakukan untuk orang lain. Kami akan mengembalikan perbuatan kasih kalian kepada orang lain dan membuatnya hidup bersama mereka.
Sumber: Menarapenjaga.blogspot.com Baca Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)





